Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Nusantara
icon featured
Nusantara
Disambangi Kapolri dan Panglima TNI

Ponpes Minhaajurrosyidiin dan LDII Target Puluhan Ribu Warga Tervaksin

DPD LDII Se-Bali Ikut Menyukseskan

14 Juli 2021, 08: 25: 11 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Ponpes Minhaajurrosyidiin dan LDII Target Puluhan Ribu Warga Tervaksin

LDII : Panglima TNI bersama Kapolri didampingi Ketua DPP LDII Umum KH Chriswanto  Santoso (paling kiri) meninjau vaksinasi di Ponpes Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (13/7). (istimewa)

Share this      

JAKARTA, BALI EXPRESS - Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kembali meninjau lokasi vaksinasi di Padepokan Pencak Silat Persinas ASAD, Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, Selasa (13/7). 

Kedatangan mereka disambut Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Chriswanto Santoso dan Ketua Ponpes Minhaajurrosyidiin KH Muhammad Asy'ari Akbar. Vaksinasi kali ini dikhususkan untuk remaja berumur 12 hingga 17 tahun. 

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali mengingatkan, target pemerintah dalam program vaksinasi nasional meningkat jadi 2 juta orang per harinya. Ia optimistis dengan lokasi Padepokan ASAD dan kerja sama yang baik antara LDII, Ponpes Minhaajurrosyidiin, Puskesmas Cipayung, dan TNI-Polri, target bisa terwujud. 

Baca juga: Bio Farma Mulai Distribusikan Vaksin AstraZeneca dari COVAX

"Tempat ini sesuai karena sirkulasinya bagus, terbuka dan lapangan luas. Kami berikan motivasi kepada panitia, dengan hadir ke sini melakukan peninjauan kegiatan. Seandainya target ke depan ditambahkan 2 sampai 3 juta orang, kami akan menambahkan kembali jumlah tenaga kesehatan," ujarnya. 

Apresiasi datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, Ponpes Minhaajurrosyidiin dan DPP LDII telah ikut berperan dalam program vaksinasi nasional Covid-19. Hal tersebut berpengaruh besar untuk menciptakan kekebalan kelompok atau 'herd immunity' yang memerlukan kerja sama semua pihak. "Ini kedua kalinya kami ke sini. Terima kasih kepada panitia atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal ini," ujar Listyo.

Pada kesempatan tersebut, TNI-Polri juga memberikan bantuan sembako beras sebanyak 10 ton untuk Ponpes Minhaajurrosyidiin. "Ini adalah perintah Presiden untuk terus membagikan kepada masyarakat. Kami bersama-sama orang yang melawan pandemi," terang Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto. 

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso menyampaikan perkembangan pelaksanaan vaksin yang sudah dilakukan Puskesmas Cipayung bekerja sama dengan LDII dan Ponpes Minhaajurrosyidiin. 

"Vaksinasi ini dimulai tanggal 14 Juni 2021, dengan peserta para santri dan warga di sekitar pesantren. Setelah kami berkoordinasi dengan pimpinan kecamatan, tempatnya memungkinkan untuk dilakukan secara berkelanjutan. Selama masih dibutuhkan kami siap membantu," ujar Chriswanto.

Terkait kerja sama dengan TNI-Polri, LDII telah menggelar vaksinasi di berbagai wilayah. "Kami sekarang sudah berkordinasi dengan jajaran Pangdam dan Polda. Saat ini DPW Sulsel sudah bekerja sama dengan Kodam Hasanuddin. Sementara DPW Kalbar sudah bekerjasama dengan Polda," kata Chriswanto. 

Menurutnya, DPP LDII terus memetakan daerah-daerah yang memungkinkan kerja sama antara Polda dan Kodam di seluruh wilayah Indonesia.  "LDII siap membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 dengan menargretkan anak usia 12-17 tahun. Setiap harinya, kami melayani sebanyak 2000 anak," ujar Chriswanto.

"Selama vaksin masih ada, kami anjurkan anak-anak bisa vaksin di Ponpes Minhaajurrosyidiin. Vaksinasi anak ini sebagai bentuk kerjasama LDII dengan TNI-Polri serta Dinkes DKI," paparnya.

Ia juga berterimakasih atas bantuan beras tersebut. Ia menegaskan komitmen LDII membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. 

"Meski kontribusi kami yang kecil secara nasional, tapi kami ingin berkelanjutan sebagai upaya kami membantu pemerintah mencapai target vaksinasi 2 juta per hari dari target pemerintah," pungkas Chriswanto.

"Selain membangun karakter generasi penerus sebagai pribadi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri, sekaligus pencetak juru dakwah, pondok pesantren kami memiliki tugas pengabdian masyarakat," kata KH Muhammad Asy'ari Akbar, pengasuh Ponpes Minhaajurrosyidin.

Pria yang juga alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengungkapkan, kesuksesan penyelenggaran vaksinasi terutama untuk usia 12-17 tahun, merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat. 

Berdasarkan data yang dihimpun Kepala Puskesmas Cipayung drg. Rini Muharni, vaksinasi di Padepokan Persinas ASAD Ponpes Minhaajurrosyidiin sudah terdaftar sekitar 18.000 peserta. Peserta yang sudah divaksin mencapai 15.000 orang. 

“Rata-rata per hari 800 hingga 1.000 peserta yang divaksinasi," kata Rini Muharni. Hingga saat ini lokasi vaksinasi terus berjalan dan lokasi antara laki-laki dan perempuan juga terpisah, meskipun dalam satu lokasi.

Di sisi lain, upaya mendukung kesuksesan vaksinasi juga dilakukan jajaran DPD LDII kabupaten/kota di Bali. Tanggal 18 Juli mendatang, DPD LDII Kota Denpasar bekerjasama dengan Polresta Denpasar menggelar vaksinasi massal yang ditempatkan di Gedung Serbaguna LDII Bali, di Padang Sambian, Denpasar Barat. 

Tempat ini cukup representatif karena memiliki halaman luas, sehingga sirkulasi udara sangat baik. Vaksinasi di Denpasar ini juga diikuti warga LDII dari Kabupaten Badung.

Selain di Denpasar, DPD LDII Kabupaten Tabanan juga menyukseskan vaksinasi massal. Saat ini 85 persen warga LDII Tabanan sudah mendapat vaksin. Warga LDII Tabanan menerima vaksin dari RSUD Tabanan, Puskesmas Tabanan II, dan Rindam IX Udayana.  

(bx/ade/rin/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia