alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Dikenal Perokok Berat, Nora Batuk Darah dan Tewas di Kos

DENPASAR, BALI EXPRESS – Seorang wanita bernama Nurhayati, 45, ditemukan tewas di kamar kosnya Jalan Cemara l Nomor 3, Sanur, Denpasar Selatan. 

Peristiwa itu terjadi Jumat (16/7) pagi hari, usai wanita yang dipanggil Nora itu, terlihat terduduk sambil batuk-batuk cukup keras di depan kamar kos.

Wanita kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur yang batuk batuk itu diketahui oleh pemilik kos, Nyoman Suerni, 58, saat hendak berangkat ke Pasar Intaran untuk menjual ikan sekitat pukul 06.00 Wita. “Saksi saat itu memilih melanjutkan perjalanan menuju pasar,” terang Kasubag Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi dikonfirmasi pada hari yang sama.

Berselang 30 menit kemudian, Suerni kembali dari pasar dan masih mendapati Nora batuk-batuk. Namun kali ini lebih parah karena batuknya mengeluarkan darah. Pemilik kos itu pun mengambilkan air untuk korban, tetapi tidak bisa diminum, lantaran wanita yang baru sebulan tingga di kosannya itu tenggorokannya bengkak.

“Karena keadaan korban tersebut, saksi melaporkan kepada Kepala Lingkungan Banjar Semawang, I Made Dewin, dan diteruskan juga ke BPBD Denpasar agar diberi penanganan,” tambahnya. 

Petugas BPBD Denpasar tiba di lokasi dan langsung coba mengecek keadaan korban yang sudah pindah beristirahat ke ke dalam kamar. Naas, Nora saat itu dinyatakan telah meninggal. 

Kabar duka ini lalu dilaporkan ke kepolisian guna proses selanjutnya. Indentifikasi Polresta Denpasar tiba di tempat kejadian perkara (TKP), langsung melakukan olah TKP bersama tim unit kecil Polsek Denpasar Selatan. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh wanita berkampung halaman di Rabadomou Barat, NTT. 

“Dari keterangan para saksi, korban telah seminggu mengalami sakit gigi yang membuat pipi dan dagu kanan bengkak, merembet ke tenggorokan. Sepengetahuan saksi, bahwa korban merupakan perokok berat. Lalu pada Kamis (15/7) korban lemas, dan sempat diantar berobat ke RS Sanglah oleh temannya, Anang Marup, 24,” beber Sukadi. 

Berdasarkan keterangan para saksi, diduga kuat Nora memang meninggal karena sakit. Tapi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya, perlu dilakukan tindakan outopsi oleh dokter forensik. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Seorang wanita bernama Nurhayati, 45, ditemukan tewas di kamar kosnya Jalan Cemara l Nomor 3, Sanur, Denpasar Selatan. 

Peristiwa itu terjadi Jumat (16/7) pagi hari, usai wanita yang dipanggil Nora itu, terlihat terduduk sambil batuk-batuk cukup keras di depan kamar kos.

Wanita kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur yang batuk batuk itu diketahui oleh pemilik kos, Nyoman Suerni, 58, saat hendak berangkat ke Pasar Intaran untuk menjual ikan sekitat pukul 06.00 Wita. “Saksi saat itu memilih melanjutkan perjalanan menuju pasar,” terang Kasubag Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi dikonfirmasi pada hari yang sama.

Berselang 30 menit kemudian, Suerni kembali dari pasar dan masih mendapati Nora batuk-batuk. Namun kali ini lebih parah karena batuknya mengeluarkan darah. Pemilik kos itu pun mengambilkan air untuk korban, tetapi tidak bisa diminum, lantaran wanita yang baru sebulan tingga di kosannya itu tenggorokannya bengkak.

“Karena keadaan korban tersebut, saksi melaporkan kepada Kepala Lingkungan Banjar Semawang, I Made Dewin, dan diteruskan juga ke BPBD Denpasar agar diberi penanganan,” tambahnya. 

Petugas BPBD Denpasar tiba di lokasi dan langsung coba mengecek keadaan korban yang sudah pindah beristirahat ke ke dalam kamar. Naas, Nora saat itu dinyatakan telah meninggal. 

Kabar duka ini lalu dilaporkan ke kepolisian guna proses selanjutnya. Indentifikasi Polresta Denpasar tiba di tempat kejadian perkara (TKP), langsung melakukan olah TKP bersama tim unit kecil Polsek Denpasar Selatan. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh wanita berkampung halaman di Rabadomou Barat, NTT. 

“Dari keterangan para saksi, korban telah seminggu mengalami sakit gigi yang membuat pipi dan dagu kanan bengkak, merembet ke tenggorokan. Sepengetahuan saksi, bahwa korban merupakan perokok berat. Lalu pada Kamis (15/7) korban lemas, dan sempat diantar berobat ke RS Sanglah oleh temannya, Anang Marup, 24,” beber Sukadi. 

Berdasarkan keterangan para saksi, diduga kuat Nora memang meninggal karena sakit. Tapi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya, perlu dilakukan tindakan outopsi oleh dokter forensik. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/