Minggu, 28 Nov 2021
Bali Express
Home / Nusantara
icon featured
Nusantara

Diajak Susur Sungai, 11 Siswa MTs Tewas Tenggelam 

16 Oktober 2021, 08: 46: 47 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Diajak Susur Sungai, 11 Siswa MTs Tewas Tenggelam 

PENCARIAN : Sejumlah petugas melakukan pencarian siswa yang tenggelam saat kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021) malam. (Antara/HO-Basarnas)

Share this      

CIAMIS, BALI EXPRESS - Kantor Basarnas Bandung menyatakan 11 siswa MTs Harapan Baru tewas akibat tenggelam saat kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10) malam.

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansah membenarkan telah mengevakuasi korban yang selamat maupun meninggal dunia dalam peristiwa itu.

"Siswa siswi MTs Harapan Baru Ciamis melakukan kegiatan susur sungai bersih-bersih sungai, tiba-tiba beberapa orang siswa siswi tenggelam," katanya.

Baca juga: 3 Hari Hilang, Jenazah Bocah Perempuan yang Diterkam Buaya Ditemukan

Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Bandung, kegiatan itu melibatkan 150 siswa untuk kegiatan menyusuri sungai di Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Ciamis.

Petugas gabungan, masih di lokasi kejadian untuk siap siaga melakukan pencarian, dilengkapi dengan peralatan untuk penyelamatan di sungai.

"Saat ini tim masih berada di lokasi kejadian untuk mengantisipasi laporan dan perkembangan dari pihak panitia dan keluarga korban," katanya.

Laporan terbaru jumlah korban yang berhasil dievakuasi 21 orang terdiri atas 10 orang selamat dan 11 orang meninggal dunia.

Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung tengah mengidentifikasi seluruh siswa korban tewas maupun selamat.

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan 

korban yang terakhir ditemukan pada pukul 20.30 WIB teridentifikasi seorang perempuan bernama Siti Zahra, korban tewas sebelumnya yakni bernama Aldo, Fatah, Candra Rizki, Alfian, Khansa, Dea Rizki, Aditya, Kafka, Fahrur, dan Fadzri..

Sedangkan korban selamat yang harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis yakni bernama Yama dan Fasa.

Selanjutnya data korban yang diselamatkan warga belum diketahui identitasnya sebanyak delapan orang.

Deden menyampaikan timnya masih disiagakan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tenggelam atau hilang dalam kejadian tersebut.

"Sampai saat ini tim masih 'standby' di lokasi guna melakukan koordinasi intens dengan pihak kepolisian, pihak sekolah, dan pihak keluarga korban untuk memastikan tidak ada lagi laporan adanya siswa siswi yang belum ditemukan," katanya. (ant)

(bx/rin/rin/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia