Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Nusantara
icon featured
Nusantara

2 Tewas, Kapal Pengayoman IV Tenggelam, Angkut 2 Truk

17 September 2021, 18: 44: 04 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

2 Tewas, Kapal Pengayoman IV Tenggelam, Angkut 2 Truk

SISIR : Petugas gabungan menyisir lokasi tenggelamnya kapal Pengayoman IV di perairan Pulau Nusakambangan (Segara Anakan), Kabupaten Cilacap, Jumat (17/9/2021). (Antara/Sumarwoto)

Share this      

CILACAP, BALI EXPRESS- Petugas gabungan yang terdiri atas Basarnas Cilacap , TNI/Polri, dan Lembaga Pemasyarakatan Pulau Nusakambangan, dibantu nelayan sekitar mengevakuasi korban kapal Pengayoman IV yang terbalik dan tenggelam di perairan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (17/9) pagi.

Koordinator Lapas Se-Nusakambangan Jalu Yuswa Panjang mengatakan, kapal Pengayoman IV yang terbalik hingga akhirnya tenggelam itu membawa tujuh penumpang dan dua truk.

"Kapal Pengayoman IV betul tenggelam setelah terbawa arus putar. Muatan di atasnya ada truk miring dan kapal ikut miring lanjut tenggelam," kata Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan itu.

Baca juga: Tiga Jenazah Dievakuasi, Kotak Hitam Rimbun Air Ditemukan

Ia mengatakan lima orang dari tujuh penumpang kapal Pengayoman IV dapat diselamatkan, sedangkan dua orang lainnya meninggal dunia.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya mengatakan, lima korban selamat terdiri atas Subagyo Antoro yang merupakan nakhoda, Diki dan Melga selaku anak buah kapal, Suheris (sopir truk), serta Sulianto (penumpang).

"Sementara dua korban meninggal dunia terdiri atas Wahyu yang merupakan petugas lapas dan Kardim selaku sopir truk. Seluruh korban telah dievakuasi menuju RSUD Cilacap," tuturnya.

Terkait dengan kronologi kejadian, dia mengatakan berdasarkan keterangan dari saksi, kapal Pengayoman IV berangkat dari Dermaga Wijayapura, Cilacap, menuju Dermaga Sodong, Pulau Nusakambangan, pada pukul 08.45 WIB, membawa dua buah truk dan tujuh penumpang, termasuk sopir serta awak kapal.

"Di tengah perjalanan kurang lebih 1,8 kilometer, kapal terhantam angin lalu terbalik," ucap dia. Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya akan mengerahkan penyelam dari Basarnas, Pangkalan TNI Angkatan Laut Cilacap, Polres Cilacap, maupun komunitas guna memastikan kemungkinan adanya korban lain dalam kejadian tersebut. (ant)

(bx/rin/rin/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia