alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Meriahkan PKB XLIV 2022

AKNSBY Yogyakarta Padukan Aksi Tim Karawitan, Tari, dan Kriya Kulit

DENPASAR, BALI EXPRESS — Setelah Indramayu, kini Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY), Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, yang tampil di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV Tahun 2022.

Sebagai peserta luar daerah Bali kedua, AKNSBY menghadirkan nuansa kesenian Jawa dan Keraton di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (21/6) malam.

Direktur AKNSBY Dr. Supadma M.Hum mengaku, pihaknya memang sangat berharap bisa tampil di event tahunan PKB ini. Dikatakannya, untuk tampil maksimal dilibatkan tim dari tiga program studi (prodi), yakni Prodi Karawitan, Tari, dan Kriya Kulit, dengan latihan dan persiapan yang cukup matang selama 2,5 bulan.

“Keikutsertaan kami bisa dibilang sebagai unjuk kebolehan, disamping sebagai sebuah pameran dari kami sebagai hasil dari pembelajaran. Karena kami, AKNSBY ini mengelola D1 pendidikan vokasi yang berorietasi mengarah pada keterampilan,” ujarnya.

Ada lima pertunjukan yang ditampilkan. Pertama, Tari Golek Ayun-Ayun yang merupakan tarian gaya klasik Yogyakarta ciptaan Alm KRT Sasmitadipura (Romo Sas). Tarian ini menggambarkan seorang gadis remaja menginjak dewasa yang suka bersolek, berhias diri dengan motif-motif gerakan tari putri dan diiringi gendhing Ladrang Ayun-ayun.

Penampilan kedua Wayang Topeng Sekartaji Kembar yang berkisah tentang penculikan Dewi Sekartaji oleh mahluk Raseksi Duta Prabu Kelana Sewandono. Penampilan ketiga yakni Beksan Bandabaya menggambarkan para prajurit sedang berlatih mengolah senjata berupa pedang dan tameng.

Terkait pelestarian kebudayaan, Supadma menjelaskan, sesungguhnya Yogyakarta hampir mirip dengan Bali yang masih kuat melestarikan kebudayaan daerahnya. Karena itu, dengan diberikannya kesempatan tampil di PKB, pihaknya sangat bersyukur bisa mengenalkan kesenian Yogyakarta kepada masyarakat Bali.

“Kami berterima kasih kepada bapak Gubernur Bali dan Bapak Kepala Dinas Kebudayaan, dimana kami terus berkomunikasi secara intens, sehingga bisa tampil malam ini,” ucapnya.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

DENPASAR, BALI EXPRESS — Setelah Indramayu, kini Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY), Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, yang tampil di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV Tahun 2022.

Sebagai peserta luar daerah Bali kedua, AKNSBY menghadirkan nuansa kesenian Jawa dan Keraton di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (21/6) malam.

Direktur AKNSBY Dr. Supadma M.Hum mengaku, pihaknya memang sangat berharap bisa tampil di event tahunan PKB ini. Dikatakannya, untuk tampil maksimal dilibatkan tim dari tiga program studi (prodi), yakni Prodi Karawitan, Tari, dan Kriya Kulit, dengan latihan dan persiapan yang cukup matang selama 2,5 bulan.

“Keikutsertaan kami bisa dibilang sebagai unjuk kebolehan, disamping sebagai sebuah pameran dari kami sebagai hasil dari pembelajaran. Karena kami, AKNSBY ini mengelola D1 pendidikan vokasi yang berorietasi mengarah pada keterampilan,” ujarnya.

Ada lima pertunjukan yang ditampilkan. Pertama, Tari Golek Ayun-Ayun yang merupakan tarian gaya klasik Yogyakarta ciptaan Alm KRT Sasmitadipura (Romo Sas). Tarian ini menggambarkan seorang gadis remaja menginjak dewasa yang suka bersolek, berhias diri dengan motif-motif gerakan tari putri dan diiringi gendhing Ladrang Ayun-ayun.

Penampilan kedua Wayang Topeng Sekartaji Kembar yang berkisah tentang penculikan Dewi Sekartaji oleh mahluk Raseksi Duta Prabu Kelana Sewandono. Penampilan ketiga yakni Beksan Bandabaya menggambarkan para prajurit sedang berlatih mengolah senjata berupa pedang dan tameng.

Terkait pelestarian kebudayaan, Supadma menjelaskan, sesungguhnya Yogyakarta hampir mirip dengan Bali yang masih kuat melestarikan kebudayaan daerahnya. Karena itu, dengan diberikannya kesempatan tampil di PKB, pihaknya sangat bersyukur bisa mengenalkan kesenian Yogyakarta kepada masyarakat Bali.

“Kami berterima kasih kepada bapak Gubernur Bali dan Bapak Kepala Dinas Kebudayaan, dimana kami terus berkomunikasi secara intens, sehingga bisa tampil malam ini,” ucapnya.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/