alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

BMKG Ingatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Beberapa Wilayah 

JAKARTA, BALI EXPRESS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia,  Jumat (23/7).

Dalam informasi yang dikutip dari situs BMKG di Jakarta, disampaikan potensi hujan sedang hingga lebat diperingatkan untuk Provinsi Riau, Bengkulu, Lampung, Banten.

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

BMKG menyampaikan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera. Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Jawa Barat hingga Lampung dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sementara itu, BMKG juga meminta masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan atau lahan. (ant/rin)

.


JAKARTA, BALI EXPRESS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia,  Jumat (23/7).

Dalam informasi yang dikutip dari situs BMKG di Jakarta, disampaikan potensi hujan sedang hingga lebat diperingatkan untuk Provinsi Riau, Bengkulu, Lampung, Banten.

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

BMKG menyampaikan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera. Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Jawa Barat hingga Lampung dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sementara itu, BMKG juga meminta masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan atau lahan. (ant/rin)

.


Most Read

Artikel Terbaru

/