Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Nusantara
icon featured
Nusantara

Viral, Oknum TNI-Polri Baku Pukul, Begini Kronologinya

25 November 2021, 11: 43: 50 WIB | editor : I Putu Suyatra

Viral, Oknum TNI-Polri Baku Pukul, Begini Kronologinya

Share this      

AMBON, BALI EXPRESS - Video amatir berisi insiden baku pukul dua oknum anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) dengan seorang oknum tentara berseragam loreng tersebar luas. Kejadian tersebut berlokasi di Kota Ambon, tepatnya di dekat Pos Mutiara Mardika.

Menurut Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 6 sore di depan Pos Mutiara Mardika.

Saat itu ada petugas Polantas melakukan pengaturan arus lalu lintas, kemudian menilang warga. Tidak terima ditilang, warga itu melapor ke saudaranya yang anggota TNI. Oknum anggota TNI datang dan terjadi perselisihan.

Baca juga: Lima Penambang Emas Tradisional Tewas di Lubang Galian

VIDEO TENTARA VS POLISI (ISTIMEWA)

"Jadi betul jam 6 sore di depan Pos Mutiara Mardika ada anggota kita sementara melakukan pengaturan arus lalu lintas ada warga yang akan ditilang, tidak terima. Lalu melaporkan ke saudaranya yang oknum anggota TNI, datang dan terjadi perselisihan," ujarnya.

Namun peristiwa tersebut sudah berakhir damai. Meski demikian, ketiga oknum TNI dan Polri yang terlibat baku pukul tetap menjalani pemeriksaan di kesatuan masing-masing. Yang bersalah akan ditindak.

"Di antara mereka sudah saling memaafkan, ketiga oknum polisi dan tentara itu. Namun, terkait ada pelanggaran, masing-masing (Polri dan TNI, red) lakukan pemeriksaan terhadap anggota dan yang bersalah akan ditindak," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat Rabu malam (24/11).


Ia mengatakan untuk menyelesaikan masalah tersebut dari TNI dan Polri melakukan mediasi di kantor POM Kodam XVI Pattimura. Tiga oknum polisi dan tentara yang berselisih akhirnya berdamai.


Foto ketiganya yang sedang melakukan salam komando sebagai isyarat sudah berdamai kini juga sudah beredar di media sosial.

"Tadi waktu proses damai ada saya, Kabid Propam Polda Maluku, Kapendam, dan Kapolresta Ambon. Semua sudah diselesaikan," tutur Roem Ohoirat. (antara)

(bx/man/yes/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia