Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nahas! Ayah dan Anak Kecelakaan saat Berangkat Kerja, sang Putra Tewas Mengenaskan

I
Penulis: I Made Mertawan❯
Petugas Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto melakukan olah TKP kecelakaan di Jalan Brawijaya, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Mojokerto, Jumat (21/2/2025).
Petugas Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto melakukan olah TKP kecelakaan di Jalan Brawijaya, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Mojokerto, Jumat (21/2/2025).

BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Brawijaya, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Mojokerto, pada Jumat (21/2/2025) pagi.


Advertisement

Seorang pemotor, Aprian Ariesta Perangin Angin,24, tewas terlindas truk kontainer saat dalam perjalanan berangkat kerja bersama ayahnya.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu diduga merupakan kasus tabrak lari.

Advertisement

Truk yang melindas korban tidak berhenti di lokasi kejadian dan terus melaju ke arah timur.

Menurut keterangan ayah korban, Jatim Amindra Perangin Angin,49, mereka berangkat dari rumah di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, menuju proyek bangunan di Pandaan, Pasuruan.

Saat melintas di lokasi kejadian, motor yang mereka tumpangi disenggol oleh kendaraan lain yang tiba-tiba mengerem mendadak untuk menghindari mobil parkir.

Advertisement

"Ban depan motorku disenggol ban belakang motor itu, terus jatuh," ujar Jatim di RSUD Prof. Dr. Soekandar, Mojosari.

Nahas, Aprian terjatuh ke sisi kanan jalan dan langsung terlindas roda truk kontainer yang melintas.

Akibatnya, korban meninggal di tempat dengan luka parah pada bagian kepala.

Sementara itu, saksi di lokasi, Umar Faruq,26, menduga truk kontainer yang melindas korban tidak menyadari kejadian tersebut.

"Truknya terus melaju ke arah timur, entah sopirnya tahu atau tidak, tapi bisa jadi ini kasus tabrak lari," ujarnya.

Kasus ini kini dalam penyelidikan Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan. (*)

 

 

Advertisement
Editor : I Made Mertawan
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Motor Terjun dari Jembatan Tukad Gelagah Tabanan, Wanita 51 Tahun Tak Tertolong

Motor Terjun dari Jembatan Tukad Gelagah Tabanan, Wanita 51 Tahun Tak Tertolong

Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan korban kembali terjadi di Kabupaten Tabanan, tepatnya di Banjar Gelagah, Desa Payangan, Kecamatan Marga, pada Jumat (30/10/2026).

Jenazah PMI Asal Kintamani Ni Putu Gita Cahyani Masih di AS, Pemulangan Butuh Rp200 Juta

Jenazah PMI Asal Kintamani Ni Putu Gita Cahyani Masih di AS, Pemulangan Butuh Rp200 Juta

Jenazah Ni Putu Gita Cahyani, 28, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, masih berada di Amerika Serikat. Keluarga kini menunggu proses pembalseman selesai sebelum jenaz

Bukan Laka Lantas, Polisi Usut Kematian Warga Sukawana Kintamani yang Ditemukan Tertindih Motor

Bukan Laka Lantas, Polisi Usut Kematian Warga Sukawana Kintamani yang Ditemukan Tertindih Motor

Satreskrim Polres Bangli bersama Polsek Kintamani mendalami kematian Ketut Selamat,49, warga Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer