Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Dugaan Pembunuhan di Toko Bangunan Gresik, Polisi Periksa 6 Saksi

I
Penulis: I Putu Suyatra❯
DIAMANKAN : Terduga pelaku pembunuhan inisial IR saat diamankan anggota Satreskrim Polres Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
DIAMANKAN : Terduga pelaku pembunuhan inisial IR saat diamankan anggota Satreskrim Polres Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik) 

Advertisement

BALIEXPRESS.ID – Satreskrim Polres Gresik masih mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap MFH, 23, yang ditemukan meninggal dunia di sebuah toko bangunan di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sabtu (3/10) pagi.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa enam orang saksi dan mendalami hasil visum terhadap korban untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik peristiwa tersebut.

Dalam perkara ini, polisi telah mengamankan seorang perempuan berinisial IR, 22. Polisi menduga IR terlibat dalam kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Advertisement

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo mengatakan, penyidikan masih terus dikembangkan. Untuk sementara, polisi menduga pelaku dalam kasus tersebut hanya satu orang.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan penyidikan. Untuk sementara, pelaku diduga masih satu orang," ujar AKP Prasetyo di Mapolres Gresik.

Korban Alami Luka Akibat Benda Tajam

Advertisement

Hasil pemeriksaan medis dan visum yang diterima penyidik menunjukkan korban mengalami sejumlah luka akibat kekerasan menggunakan benda tajam.

"Hasil visum terhadap korban menunjukkan beberapa luka kekerasan benda tajam, di antaranya tiga buah luka iris di kepala dan satu luka bacok," ungkap Prasetyo.

Temuan tersebut kini menjadi salah satu bagian penting yang didalami penyidik untuk menyusun rangkaian kejadian secara utuh.

Selain kondisi korban, polisi juga mencocokkan keterangan para saksi dengan barang bukti dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Motif Dugaan Kecemburuan Masih Didalami

Terkait motif, penyidik mengindikasikan adanya dugaan kecemburuan. Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir karena polisi masih mencocokkannya dengan keterangan saksi, barang bukti, serta temuan di lokasi kejadian.

Advertisement
Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Terdakwa Pembunuhan Pak Man Colik Tak Ajukan Eksepsi, Sidang Berlanjut ke Pembuktian

Terdakwa Pembunuhan Pak Man Colik Tak Ajukan Eksepsi, Sidang Berlanjut ke Pembuktian

Agus Novit Pramana alias Petong,30, terdakwa kasus pembunuhan pengusaha kuliner asal Klungkung, I Nyoman Cita alias Pak Man Colik, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Semarapura, Senin (12/10/2026).

Motif Pembunuhan Pelajar di Prigen Terungkap, Motor Korban Digadaikan Rp2,4 Juta

Motif Pembunuhan Pelajar di Prigen Terungkap, Motor Korban Digadaikan Rp2,4 Juta

Motif pembunuhan pelajar di Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terungkap. Polisi menyebut sepeda motor milik korban MIA yang dikuasai tersangka WYH digadaikan seharga Rp2,4 juta.

Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Ladang, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Ladang, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Warga Desa Cepoko, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, digegerkan dengan penemuan seorang warga lanjut usia tewas bersimbah darah di sebuah ladang, Senin (28/9).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer