alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

ABK Hilang Ceburkan Diri di Laut Selatan Lombok Saat Menuju Bali

MATARAM, BALI EXPRESS – Seban Jayadi (21), seorang anak buah kapal (ABK) KM Sumber Nelayan 28 diduga hilang setelah menceburkan diri di sekitar perairan laut selatan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram Nanang Sigit PH di Mataram, Senin (28/2) mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima dari Kantor SAR Denpasar, korban berasal dari Dusun Goge, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Korban dicurigai menjatuhkan diri ke laut saat perjalanan menuju Pelabuhan Benoa Bali dengan jarak 12 nautical mile dari Pantai Kuta di Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (26/2) sekitar pukul 23.00 Wita.

“Rekan-rekan korban baru menyadari kalau temannya tidak ada di kapal pada esok harinya sekitar jam delapan pagi saat berada di perairan Bali,” katanya.

Nanang mengatakan pihaknya sudah melakukan pelacakan ke kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian pertama dan melakukan pencarian di perairan Pantai Kuta.

Kantor SAR Mataram juga mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Kuta Mandalika untuk melakukan pencarian bersama potensi SAR sejak Senin pagi.

Hingga pukul 12.00 Wita, hasil pencarian melalui penyisiran di perairan masih nihil. Pencarian dilakukan menggunakan perahu rigid inflatable boat (RIB), yakni jenis perahu multipurpose yang bisa di gunakan untuk berbagai keperluan dan dalam berbagai kondisi cuaca. ant

 


MATARAM, BALI EXPRESS – Seban Jayadi (21), seorang anak buah kapal (ABK) KM Sumber Nelayan 28 diduga hilang setelah menceburkan diri di sekitar perairan laut selatan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram Nanang Sigit PH di Mataram, Senin (28/2) mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima dari Kantor SAR Denpasar, korban berasal dari Dusun Goge, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Korban dicurigai menjatuhkan diri ke laut saat perjalanan menuju Pelabuhan Benoa Bali dengan jarak 12 nautical mile dari Pantai Kuta di Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (26/2) sekitar pukul 23.00 Wita.

“Rekan-rekan korban baru menyadari kalau temannya tidak ada di kapal pada esok harinya sekitar jam delapan pagi saat berada di perairan Bali,” katanya.

Nanang mengatakan pihaknya sudah melakukan pelacakan ke kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian pertama dan melakukan pencarian di perairan Pantai Kuta.

Kantor SAR Mataram juga mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Kuta Mandalika untuk melakukan pencarian bersama potensi SAR sejak Senin pagi.

Hingga pukul 12.00 Wita, hasil pencarian melalui penyisiran di perairan masih nihil. Pencarian dilakukan menggunakan perahu rigid inflatable boat (RIB), yakni jenis perahu multipurpose yang bisa di gunakan untuk berbagai keperluan dan dalam berbagai kondisi cuaca. ant

 


Most Read

Artikel Terbaru

/