alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Gudang Penyimpanan Bangkai Pesawat Disegel

BOGOR, BALI EXPRESS – Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan operasi mendadak (sidak) ke lokasi gudang penyimpanan bangkai pesawat, di Jalan Raya Kemang, Parung, tepatnya Kampung Hambulu Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang, Kamis (28/7).

Dari hasil pemeriksaan, ternyata keberadaan tempat penyimpanan bangkai pesawat belum memiliki izin yang lengkap dan baru sebatas izin lokasi RT RW dan desa sampai nomor induk berusaha (NIB).

“ Kami Satpol PP bersama semua pihak mengadakan sidak kelokasi pergudangan pesawat bekas revarasi dan melihat perizinannya, apakah sudah ada atau belum serta melihat existing di lapangan,” ungkap Kepala Bidang Ketertiban dan Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Wawan Darmawan ketika ditemui wartawan usai melakukan operasi mendadak.

Baca Juga :  Ada Fasilitas Garden untuk Wedding Party di Merak Lifestyle Hotel

Berdasarkan laporan pengelola, perizinannya belum lengkap dan dilakukan penghentian kegiatan sementara. “Kami melaksanakan penegakan berupa penghentian sementara kegiatan. Silakan dari pengelola agar klarifikasi, dan kami sudah memberikan penegakan dan tindakan melihat data perizinannya dengan memasang police line dan segel,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan memanggil untuk menglarifikasi perizinannya, supaya jelas keberadaan gudang yang menyimpan bangkai pesawat tersebut.

“Kalau kita lihat pertama bahwa kegiatan atas nama PT Tedi baru memiliki izin lokasi, izin usaha, dan nomor induk berusaha (NIB), kemudian sudah ada persetujuan warga dari RT RW dan Kepala desa, cuma belum ke kecamatan setempat,” tuturnya.

Kalau melihat dari tata perundangan, lanjutnya, izinnya masih banyak yang harus diproses sampai Izin mendirikan bangunan (IMB). “Semuanya tertuang perda 4 tahun 2015, kemudian perda 12 tahun 2019 tentang bangunan gedung bahwa setiap orang atau badan pada saat akan membangun atau merubah harus memiliki izin yang lengkap,” ungkapnya. (jpg/wid)

Baca Juga :  Festival Tepi Sawah, Ajang Tahunan Berorientasi Ramah Lingkungan

 


BOGOR, BALI EXPRESS – Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan operasi mendadak (sidak) ke lokasi gudang penyimpanan bangkai pesawat, di Jalan Raya Kemang, Parung, tepatnya Kampung Hambulu Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang, Kamis (28/7).

Dari hasil pemeriksaan, ternyata keberadaan tempat penyimpanan bangkai pesawat belum memiliki izin yang lengkap dan baru sebatas izin lokasi RT RW dan desa sampai nomor induk berusaha (NIB).

“ Kami Satpol PP bersama semua pihak mengadakan sidak kelokasi pergudangan pesawat bekas revarasi dan melihat perizinannya, apakah sudah ada atau belum serta melihat existing di lapangan,” ungkap Kepala Bidang Ketertiban dan Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Wawan Darmawan ketika ditemui wartawan usai melakukan operasi mendadak.

Baca Juga :  Seorang Santri Meninggal Ditimpa Longsoran Batu Cadas di Lebak

Berdasarkan laporan pengelola, perizinannya belum lengkap dan dilakukan penghentian kegiatan sementara. “Kami melaksanakan penegakan berupa penghentian sementara kegiatan. Silakan dari pengelola agar klarifikasi, dan kami sudah memberikan penegakan dan tindakan melihat data perizinannya dengan memasang police line dan segel,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan memanggil untuk menglarifikasi perizinannya, supaya jelas keberadaan gudang yang menyimpan bangkai pesawat tersebut.

“Kalau kita lihat pertama bahwa kegiatan atas nama PT Tedi baru memiliki izin lokasi, izin usaha, dan nomor induk berusaha (NIB), kemudian sudah ada persetujuan warga dari RT RW dan Kepala desa, cuma belum ke kecamatan setempat,” tuturnya.

Kalau melihat dari tata perundangan, lanjutnya, izinnya masih banyak yang harus diproses sampai Izin mendirikan bangunan (IMB). “Semuanya tertuang perda 4 tahun 2015, kemudian perda 12 tahun 2019 tentang bangunan gedung bahwa setiap orang atau badan pada saat akan membangun atau merubah harus memiliki izin yang lengkap,” ungkapnya. (jpg/wid)

Baca Juga :  Livingstone, Café Nyaman di Tengah Padatnya Lalu Lintas Kuta

 


Most Read

Artikel Terbaru

/