alexametrics
30.8 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

3 Siswi dari Riau, Jembrana, Sulut Jadi Duta Harmoni Tingkat Nasional

PEKANBARU, BALI EXPRESS – Zuhudiah Azzahra dinobatkan menjadi Duta Harmoni tingkat nasional dan merupakan satu-satunya perwakilan Provinsi Riau yang lolos pada kegiatan Mentoring/Motivator Muda Moderasi Beragama tahun 2021 dari Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag.

Terpilihnya Zuhudiah Azzahra tersebut disampaikan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Kampar H.Sasra Putra kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr.H.Mahyudin di Pekanbaru, Minggu (28/11).

Menurut Sasra Putra, Zuhudiah Azzahra terpilih setelah melalui perjalanan panjang dengan menyisihkan 750 peserta.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Mahyudin memberikan apresiasi tinggi dan mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Zuhudiyah Azzahra.

“Alhamdulillah, barakallah. Kita bangga pada siswa madrasah yang mempunyai talenta dan berinovasi serta berprestasi pada ajang nasional, terlebih lagi pada program prioritas Kementerian Agama,” kata Mahyudin.

“Saya merasa bangga ada siswa kita mempunyai bakat, talenta, inovasi dan prestasi, terlebih di saat kita mendengung – dengungkan Penguatan Moderasi Beragama. Sebagai Duta Harmoni Nasional, Zuhudiyah wajib membantu Kementerian Agama Provinsi Riau ikut serta menyebarluaskan pesan moderasi beragama,” katanya.

Ia menjelaskan moderasi beragama merupakan upaya untuk menyikapi paham dan cara keberagamaan yang ekstrem, baik kiri (liberal dan sekuler) maupun kanan (intoleran dan teror). Yang perlu dicermati adalah adanya masyarakat yang bersikap eksklusif atau bertindak kekerasan karena beda paham keagamaan. Jika sudah berlebihan seperti ini, maka moderasi beragama sangat penting dan dibutuhkan.

Baca Juga :  Membangun Pariwisata Daerah dalam Keharmonisan dan Kebersamaan

Mengusung tema Duta Harmoni Duta Hebat Bermartabat, Moderat dan Anti Korupsi, menuliskan tujuh aksi dalam kata moderat yaitu menolak faham radikal, operasi tambang, derma rutin beda agama, enjoi berintegarasi dengan siapa saja, rajin gotong royong dan menolong sesama, angkat dan suarakan kebenaran atas rasisme saudara kita, serta teguh, jujur, enggan memiliki hak orang lain.

Sementara itu, menurut kepala MAN 1 Kampar H. Sasra, Zuhudiah menjadi terbaik ke 3 bersama teman sepejuangannya dari Bali sebagai terbaik 1 dan Sulawesi Utara sebagai terbaik kedua.

“Alhamdulillah siswa kami bisa mengharumkan nama Riau, Terlepas dari adanya juara atau tidak yang terpenting sesungguhnya bagi kita adalah menjaga keutuhan bangsa dari perpecahan,” katanya.

Duta Harmoni Nasional 2021

1. Aldinta Batrisya Wasima dari MAN 1 Jembrana Bali

2. Wida Puspa Mokolintad dari MAN 1 Kota Mobagou, Sulawesi Utara (Sulut)

3. Zuhudiah Azzahra dari MAN Riau. 

3 Siswi, Riau, Jembrana, Sulut, Jadi Duta Harmoni, Tingkat Nasional.

PEKANBARU, BALI EXPRESS – Zuhudiah Azzahra dinobatkan menjadi Duta Harmoni tingkat nasional dan merupakan satu-satunya perwakilan Provinsi Riau yang lolos pada kegiatan Mentoring/Motivator Muda Moderasi Beragama tahun 2021 dari Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag.

Terpilihnya Zuhudiah Azzahra tersebut disampaikan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Kampar H.Sasra Putra kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr.H.Mahyudin di Pekanbaru, Minggu (28/11).

Menurut Sasra Putra, Zuhudiah Azzahra terpilih setelah melalui perjalanan panjang dengan menyisihkan 750 peserta.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Mahyudin memberikan apresiasi tinggi dan mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Zuhudiyah Azzahra.

“Alhamdulillah, barakallah. Kita bangga pada siswa madrasah yang mempunyai talenta dan berinovasi serta berprestasi pada ajang nasional, terlebih lagi pada program prioritas Kementerian Agama,” kata Mahyudin.

“Saya merasa bangga ada siswa kita mempunyai bakat, talenta, inovasi dan prestasi, terlebih di saat kita mendengung – dengungkan Penguatan Moderasi Beragama. Sebagai Duta Harmoni Nasional, Zuhudiyah wajib membantu Kementerian Agama Provinsi Riau ikut serta menyebarluaskan pesan moderasi beragama,” katanya.

Ia menjelaskan moderasi beragama merupakan upaya untuk menyikapi paham dan cara keberagamaan yang ekstrem, baik kiri (liberal dan sekuler) maupun kanan (intoleran dan teror). Yang perlu dicermati adalah adanya masyarakat yang bersikap eksklusif atau bertindak kekerasan karena beda paham keagamaan. Jika sudah berlebihan seperti ini, maka moderasi beragama sangat penting dan dibutuhkan.

Baca Juga :  Bagi Umat di Zona Merah, MUI Imbau Shalat Idul Adha di Rumah

Mengusung tema Duta Harmoni Duta Hebat Bermartabat, Moderat dan Anti Korupsi, menuliskan tujuh aksi dalam kata moderat yaitu menolak faham radikal, operasi tambang, derma rutin beda agama, enjoi berintegarasi dengan siapa saja, rajin gotong royong dan menolong sesama, angkat dan suarakan kebenaran atas rasisme saudara kita, serta teguh, jujur, enggan memiliki hak orang lain.

Sementara itu, menurut kepala MAN 1 Kampar H. Sasra, Zuhudiah menjadi terbaik ke 3 bersama teman sepejuangannya dari Bali sebagai terbaik 1 dan Sulawesi Utara sebagai terbaik kedua.

“Alhamdulillah siswa kami bisa mengharumkan nama Riau, Terlepas dari adanya juara atau tidak yang terpenting sesungguhnya bagi kita adalah menjaga keutuhan bangsa dari perpecahan,” katanya.

Duta Harmoni Nasional 2021

1. Aldinta Batrisya Wasima dari MAN 1 Jembrana Bali

2. Wida Puspa Mokolintad dari MAN 1 Kota Mobagou, Sulawesi Utara (Sulut)

3. Zuhudiah Azzahra dari MAN Riau. 

3 Siswi, Riau, Jembrana, Sulut, Jadi Duta Harmoni, Tingkat Nasional.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru