alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Jugaran Besi Tua Ditembak Orang Tak Dikenal

SIDOARJO, BALI EXPRESS – Warga Tenggulunan, Candi, Sidoarjo, Senin (27/6) malam digegerkan suara dua kali tembakan orang tak dikenal (OTK) kepada M. Sabar, juragan besi tua.

Akibat peristiwa itu, kondisi pria 37 tahun tersebut kritis di RSUD Sidoarjo. Mendengar suara tembakan itu, warga sekitar datang dan kaget melihat Sabar yang tergeletak di tanah.

Safii, 41, tetangga sekaligus sesama pengepul besi tua mengungkapkan, pukul 19.30 dirinya membakar ubi di selatan rel kereta api bersama seorang kawannya. Tiba-tiba dia mendengar suara letusan dari arah barat tempatnya berada.

“Suaranya dua kali dor-dor. Saya pikir ada anak tertabrak motor atau petasan, karena suaranya agak ada jeda,” ujarnya.

Baca Juga :  Social Distancing, Isi dengan Rock Balancing

Penasaran karena ada teriakan minta tolong, Safii bersama teman dan istrinya langsung mendatangi asal suara tersebut. Saat tiba, dia menjumpai Sabar terkapar dengan bersimbah darah. “Kalau soal pelaku, saya tidak lihat. Tapi, orang-orang yang cangkruk di sana bilang ada motor matik merah jalan kenceng ke arah Pasar Larangan, Sidoarjo,” tuturnya. Lokasi penembakan Sabar tersebut berada di bawah flyover Tenggulunan, tak jauh dari rumah Sabar.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus itu. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Barang bukti juga terus dikumpulkan. “Penyelidikan kami menunggu kesembuhan korban yang masih kritis,” katanya.

Sementara itu, Sabar hingga kemarin masih dirawat di RSUD Sidoarjo. Saat tiba di instalasi gawat darurat (IGD), kondisinya tidak sadar. Bahkan, kemarin pukul 11.20 dia dipindah dari IGD ke instalasi pelayanan intensif terpadu (IPIT). (jpg/wid)

Baca Juga :  Aniaya Bocah SD, Dua Personel TNI Ditahan

 


SIDOARJO, BALI EXPRESS – Warga Tenggulunan, Candi, Sidoarjo, Senin (27/6) malam digegerkan suara dua kali tembakan orang tak dikenal (OTK) kepada M. Sabar, juragan besi tua.

Akibat peristiwa itu, kondisi pria 37 tahun tersebut kritis di RSUD Sidoarjo. Mendengar suara tembakan itu, warga sekitar datang dan kaget melihat Sabar yang tergeletak di tanah.

Safii, 41, tetangga sekaligus sesama pengepul besi tua mengungkapkan, pukul 19.30 dirinya membakar ubi di selatan rel kereta api bersama seorang kawannya. Tiba-tiba dia mendengar suara letusan dari arah barat tempatnya berada.

“Suaranya dua kali dor-dor. Saya pikir ada anak tertabrak motor atau petasan, karena suaranya agak ada jeda,” ujarnya.

Baca Juga :  Social Distancing, Isi dengan Rock Balancing

Penasaran karena ada teriakan minta tolong, Safii bersama teman dan istrinya langsung mendatangi asal suara tersebut. Saat tiba, dia menjumpai Sabar terkapar dengan bersimbah darah. “Kalau soal pelaku, saya tidak lihat. Tapi, orang-orang yang cangkruk di sana bilang ada motor matik merah jalan kenceng ke arah Pasar Larangan, Sidoarjo,” tuturnya. Lokasi penembakan Sabar tersebut berada di bawah flyover Tenggulunan, tak jauh dari rumah Sabar.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus itu. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Barang bukti juga terus dikumpulkan. “Penyelidikan kami menunggu kesembuhan korban yang masih kritis,” katanya.

Sementara itu, Sabar hingga kemarin masih dirawat di RSUD Sidoarjo. Saat tiba di instalasi gawat darurat (IGD), kondisinya tidak sadar. Bahkan, kemarin pukul 11.20 dia dipindah dari IGD ke instalasi pelayanan intensif terpadu (IPIT). (jpg/wid)

Baca Juga :  Selalu Ada Menu Spesial Setiap Hari di Bali Kopi House

 


Most Read

Artikel Terbaru

/