BALI EXPRESS, DENPASAR - Jika di beberapa rumah makan kita akan menemukan berbagai hidangan, baik makanan dan minuman masa kini. Namun, di Warung Nok Bumbu Bali tidak demikian, karena minuman yang ditawarkan tentu sangat berkaitan erat dengan makanan yang tersedia. Hal ini dimaksudkan agar konsumen juga turut memperhatikan kesehatan setelah berbelanja atau wisata kuliner.
Pemilik Warung Nok Bumbu Bali, Jalan Padma No. 167 Penatih, Denpasar, Gede Narendra mengatakan, cara ini merupakan salah satu inovasi di Warung Nok Bumbu Bali untuk menjaga kesehatan konsumen. Seperti yang kita ketahui, olahan daging babi sangat kaya akan lemak. Dengan demikian, jika kita mengonsumsi jus atau olahan minuman di Warung Nok Bumbu Bali tentunya akan dapat menetralisasi kadar lemak yang dikonsumsi.
"Salah satu jawabanya adalah dengan mengonsumsi Jus Kemangi yang dengan berbagai jenis kandungan didalamnya dapat menetralisasi kadar lemak, setelah mengonsumsi daging babi, " kata Narendra.
Selain itu, terdapat juga beberapa olahan minuman yang sangat terjaga kesehatannya. Seperti Jus Semangka, Kemangi, Strawberry, dan masih banyak lainya yang tentunya rendah lemak. "Sehingga masyarakat yang hendak mengonsumsi olahan daging babi di Warung Nok Bumbu Bali mendapat edukasi tentang makanan dan minuman sehat. Jadi, jangan khawatir obesitas," seru Narendra.
Dalam prosesnya, Warung Nok Bumbu Bali sangat menghindari penggunaan es yang berlebihan. Hal ini dikarenakan kondisi minuman yang kebanyakan es sangat merugikan konsumen. Karena tidak memberikan rasa yang alami. Untuk menghindari kondisi yang demikian, pihaknya memilih untuk membekukan bahan yang hendak digunakan atau frozen. Sehingga, ketika diolah kedinginan jus akan tetap terjaga, sehingga tidak akan mempengaruhi rasa dan kondisi jus yang terlalu cair.
"Kita konsisten pada kualitas produk saja untuk menarik konsumen," jelasnya.
Editor : I Putu Suyatra