alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Persiapan Musda, DPD Demokrat Bali Tunggu Jadwal Dari DPP

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Bali saat ini tengah menunggu jadwal Musyawarah Daerah (Musda). Namun jadwal tersebut yang memiliki kewenangan adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.  Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta, Senin (4/10).

Ia menyampaikan pelaksanaan musda tidak akan terganggu dengan adanya gejolak di DPP terkait Kongres Luar Biasa (KLB) beberapa waktu lalu. Bahkan diakuinya, jika pohon tumbuh semakin besar, semakin keras pula angin menerpa. ” Malah semakin kompak, semakin solid, memang ada riak, namun malah terbentuk dan semakin solid,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejak AHY menjadi ketua umum banyak tantangan dihadapi oleh Partai Demokrat. Namun hal tersebut sebagai tantangan, sekaligus dijadikan sebuah peluang dalam Pilpres 2024 mendatang. “Kisruh DPP terkait KLB, kan gak ada dampaknya, gak ada dampaknya di daerah. Kepengurusan ketua umum AHY tidak ada masalah,  hanya gangguan kecil,” imbuh Mudarta.

Disinggung dengan pelaksanaan Musda Partai Demokrat, ia mengaku masih akan berkoordinasi ke DPP. Sebab pihaknya  masih memikirkan terkait situasi di tengah pandemi  covid 19 menyelenggaran agenda tersebut.

“Untuk musda itu memang ngantri se -Indonesia  di seluruh provinsi. Yang mana ditetapkan jadwalnya dari pusat. Kami hanya bisa laporkan melandainya kasus positif covid 19,  sambil membaca situasi  kasus pandemi terlebih dahulu di daerah masing-masing,” tandasnya.

Sementara jadwal musda diperkirakan keluar jika situasi di daerah masing-masing dirasa aman dari pandemi. Sehingga kegiatan partai dengan agenda mengumpulkan kader partai itu tidak menyalahi aturan pemerintah di tengah situasi darurat covid 19.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Bali saat ini tengah menunggu jadwal Musyawarah Daerah (Musda). Namun jadwal tersebut yang memiliki kewenangan adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.  Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta, Senin (4/10).

Ia menyampaikan pelaksanaan musda tidak akan terganggu dengan adanya gejolak di DPP terkait Kongres Luar Biasa (KLB) beberapa waktu lalu. Bahkan diakuinya, jika pohon tumbuh semakin besar, semakin keras pula angin menerpa. ” Malah semakin kompak, semakin solid, memang ada riak, namun malah terbentuk dan semakin solid,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejak AHY menjadi ketua umum banyak tantangan dihadapi oleh Partai Demokrat. Namun hal tersebut sebagai tantangan, sekaligus dijadikan sebuah peluang dalam Pilpres 2024 mendatang. “Kisruh DPP terkait KLB, kan gak ada dampaknya, gak ada dampaknya di daerah. Kepengurusan ketua umum AHY tidak ada masalah,  hanya gangguan kecil,” imbuh Mudarta.

Disinggung dengan pelaksanaan Musda Partai Demokrat, ia mengaku masih akan berkoordinasi ke DPP. Sebab pihaknya  masih memikirkan terkait situasi di tengah pandemi  covid 19 menyelenggaran agenda tersebut.

“Untuk musda itu memang ngantri se -Indonesia  di seluruh provinsi. Yang mana ditetapkan jadwalnya dari pusat. Kami hanya bisa laporkan melandainya kasus positif covid 19,  sambil membaca situasi  kasus pandemi terlebih dahulu di daerah masing-masing,” tandasnya.

Sementara jadwal musda diperkirakan keluar jika situasi di daerah masing-masing dirasa aman dari pandemi. Sehingga kegiatan partai dengan agenda mengumpulkan kader partai itu tidak menyalahi aturan pemerintah di tengah situasi darurat covid 19.


Most Read

Artikel Terbaru

/