alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Seluruh Fraksi Setujui Ranperda RPJMD dan Rancangan KUA-PPAS Denpasar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sidang paripurna ke-15 masa persidangan II DPRD Kota Denpasar dengan agenda pendapat akhir dan pemandangan umum fraksi digelar pada Jumat (6/8). Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua I Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra secara virtual ini turut dihadiri Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.  

Dalam kesempatan tersebut, kelima fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Ranperda Rencana Pembangunna Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rancangan Kebijakam Umum APBD (KUA) serta rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar tahun anggaran 2022. 

Dalam pembacaan pemandangan umum fraksi, Fraksi Partai Nasdem-PSI lewat juru bicaranya I Wayan Gatra mengatakan, Fraksi NasDem PSI meminta kepada walikota dan jajaran agar rancangan RPJMD Semesta Berencana yang telah disusun dapat diimplementasikan dan dilaksanakan sesuai perencanaan, baik pelaksanaan di lapangan. Penganggaran serta mekanisme Iainnya sehingga pembangunan yang dilaksanakan memberi manfaat dan mensejahterakan masyarakat. 

Pandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan AA Gede Putra Ariewangsa menekankan, proses penyusunan rancangan peraturan ini telah melalui tahapan Forum Konsultasi Publik, Pembahasan rancangan awal RPJMD di DPRD. Demikian juga konsultasi rancangan awal RPJMD dengan Provinsi Bali, Forum Lintas Perangkat Daerah dan Musrenbang RPJMD. Sehingga RPJMD telah mengalami penajaman serta penyempurnaan yang berdasarkan masukan dari berbagai pihak yang ikut dilibatkan setiap tahapan penyusunan. 

Sebagai pembicara ketiga, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dibacakan I Wayan Sutama mengatakan, Fraksi PDIP mendorong pemerintah daerah untuk lebih memaksimalkan belanja daerah sehingga dapat  menggerakan perekonomian masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19.

Fraksi Partai Gerindra yang dibacakan I Kompyang Gede mengatakan, RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2021-2026 merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah Kota Denpasar. Sehingga ke depannya agar menjadi pedoman dalam pelaksanaanya nanti untuk mencapai visi dan misi walikota dan wakil walikota Denpasar. 

 

Sebagai pembicara terakhir, pandangan umum Fraksi Partai Golkar yang dibacakan AA Gede Mahendra menyebutkan, rancangan APBD Kota Denpasar hendaknya dapat diprioritaskan pada pembelanjaan. Hal ini utamanya untuk kepentingan masyarakat di bidang kesehatan. 

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan atas kesungguhan kerja keras dan kerja samanya sehingga Ranperda RPJMD dapat disepakati untuk ditetapkan menjadi perda. Demikian pula dengan disepakatinya rancangan KUA serta PPAS Kota Denpasar 2022.

“Kebersamaan ini perlu secara terus menerus kita jaga karena kita menyadari bahwa tugas-tugas dalam penyelenggaraan umum pemerintahan, di masa yang akan datang jauh lebih berat. Sedangkan di sisi lain tuntutan masyarakat dan permasalahan akan selalu lebih kompleks sejalan dengan dinamika masyarakat di berbagai bidang kehidupan,” kata Jaya Negara.

“Mengingat dalam pendapat akhir fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa usul atau saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan menjadi perhatian kami untuk dikaji dan ditindaklanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya. Dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya. 

 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Sidang paripurna ke-15 masa persidangan II DPRD Kota Denpasar dengan agenda pendapat akhir dan pemandangan umum fraksi digelar pada Jumat (6/8). Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua I Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra secara virtual ini turut dihadiri Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.  

Dalam kesempatan tersebut, kelima fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Ranperda Rencana Pembangunna Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rancangan Kebijakam Umum APBD (KUA) serta rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar tahun anggaran 2022. 

Dalam pembacaan pemandangan umum fraksi, Fraksi Partai Nasdem-PSI lewat juru bicaranya I Wayan Gatra mengatakan, Fraksi NasDem PSI meminta kepada walikota dan jajaran agar rancangan RPJMD Semesta Berencana yang telah disusun dapat diimplementasikan dan dilaksanakan sesuai perencanaan, baik pelaksanaan di lapangan. Penganggaran serta mekanisme Iainnya sehingga pembangunan yang dilaksanakan memberi manfaat dan mensejahterakan masyarakat. 

Pandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan AA Gede Putra Ariewangsa menekankan, proses penyusunan rancangan peraturan ini telah melalui tahapan Forum Konsultasi Publik, Pembahasan rancangan awal RPJMD di DPRD. Demikian juga konsultasi rancangan awal RPJMD dengan Provinsi Bali, Forum Lintas Perangkat Daerah dan Musrenbang RPJMD. Sehingga RPJMD telah mengalami penajaman serta penyempurnaan yang berdasarkan masukan dari berbagai pihak yang ikut dilibatkan setiap tahapan penyusunan. 

Sebagai pembicara ketiga, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dibacakan I Wayan Sutama mengatakan, Fraksi PDIP mendorong pemerintah daerah untuk lebih memaksimalkan belanja daerah sehingga dapat  menggerakan perekonomian masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19.

Fraksi Partai Gerindra yang dibacakan I Kompyang Gede mengatakan, RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2021-2026 merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah Kota Denpasar. Sehingga ke depannya agar menjadi pedoman dalam pelaksanaanya nanti untuk mencapai visi dan misi walikota dan wakil walikota Denpasar. 

 

Sebagai pembicara terakhir, pandangan umum Fraksi Partai Golkar yang dibacakan AA Gede Mahendra menyebutkan, rancangan APBD Kota Denpasar hendaknya dapat diprioritaskan pada pembelanjaan. Hal ini utamanya untuk kepentingan masyarakat di bidang kesehatan. 

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan atas kesungguhan kerja keras dan kerja samanya sehingga Ranperda RPJMD dapat disepakati untuk ditetapkan menjadi perda. Demikian pula dengan disepakatinya rancangan KUA serta PPAS Kota Denpasar 2022.

“Kebersamaan ini perlu secara terus menerus kita jaga karena kita menyadari bahwa tugas-tugas dalam penyelenggaraan umum pemerintahan, di masa yang akan datang jauh lebih berat. Sedangkan di sisi lain tuntutan masyarakat dan permasalahan akan selalu lebih kompleks sejalan dengan dinamika masyarakat di berbagai bidang kehidupan,” kata Jaya Negara.

“Mengingat dalam pendapat akhir fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa usul atau saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan menjadi perhatian kami untuk dikaji dan ditindaklanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya. Dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya. 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/