alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Pengembangan Pariwisata di Nusa Penida, Ini Tanggapan Dewan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pariwisata Bali saat ini nampaknya sudah mulai merata, tidak hanya Bali Selatan. Pemerataan itu juga terjadi di wilayah Bali Timur, yaitu Pulau Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan. Sehingga perlahan pengembangan pariwisata di Provinsi Bali akan merata kedepannya.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali, Tjokorda Gede Agung, memaparkan selain Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang dibangun di Kabupaten Klungkung, juga pengembangan pariwisata di pulau-pulau yang ada di wilayah bumi serombotan tersebut.

Terlebih pengembangan yang ada juga didukung dengan dibangunnya pelabuhan Segitiga Emas. Hanya saja dalam mengurai kemacetan di jalan saat membludaknya wisatawan yang datang, menurut Tjok Agung memerlukan kesiapan yang matang.

“Kalau infrastruktur dikatakan belum siap dan memadai,dari dulu juga sudah banyak pertimbangan lahan pelebaran jalan.  Karena lokasinya banyak jurang, sehingga memerlukan anggaran yang cukup besar,” terangnya, Minggu (8/5).

Politisi PDIP asal Klungkung ini juga menerangkan, kepulauan  Nusa Penida seharusnya jangan melampaui kapasitas jumlah mobil.  Supaya kemacetan tidak terjadi saat membludaknya wisatawan datang untuk menikmati alam di sana.

“Paling tidak kami juga sudah berpikir dengan membutuhkan dana besar, untuk pelebaran jalan yang menggunakan pinggiran jurang,” imbuh mantan Wakil Bupati Klungkung ini.

Termasuk juga dalam wacana jalan lingkar, Tjok Agung mengatakan jika dibangun di wilayah kota kecamatan juga kendala pemukiman yang mulai padat. Kedepannya usai pelaksanaan G20, pemerintah diminta untuk memikirkan solusi untuk Nusa Penida.

“Kalau jalan lingkar, rumah penduduk juga sudah padat. Sehingga banyak hal yang perlu dipikirkan, mudah-mudahan  tahun 2022-2023 ini akan dipikirkan untuk penataan dan pengembangan di sana,” tandasnya.






Reporter: Putu Agus Adegrantika

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pariwisata Bali saat ini nampaknya sudah mulai merata, tidak hanya Bali Selatan. Pemerataan itu juga terjadi di wilayah Bali Timur, yaitu Pulau Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan. Sehingga perlahan pengembangan pariwisata di Provinsi Bali akan merata kedepannya.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali, Tjokorda Gede Agung, memaparkan selain Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang dibangun di Kabupaten Klungkung, juga pengembangan pariwisata di pulau-pulau yang ada di wilayah bumi serombotan tersebut.

Terlebih pengembangan yang ada juga didukung dengan dibangunnya pelabuhan Segitiga Emas. Hanya saja dalam mengurai kemacetan di jalan saat membludaknya wisatawan yang datang, menurut Tjok Agung memerlukan kesiapan yang matang.

“Kalau infrastruktur dikatakan belum siap dan memadai,dari dulu juga sudah banyak pertimbangan lahan pelebaran jalan.  Karena lokasinya banyak jurang, sehingga memerlukan anggaran yang cukup besar,” terangnya, Minggu (8/5).

Politisi PDIP asal Klungkung ini juga menerangkan, kepulauan  Nusa Penida seharusnya jangan melampaui kapasitas jumlah mobil.  Supaya kemacetan tidak terjadi saat membludaknya wisatawan datang untuk menikmati alam di sana.

“Paling tidak kami juga sudah berpikir dengan membutuhkan dana besar, untuk pelebaran jalan yang menggunakan pinggiran jurang,” imbuh mantan Wakil Bupati Klungkung ini.

Termasuk juga dalam wacana jalan lingkar, Tjok Agung mengatakan jika dibangun di wilayah kota kecamatan juga kendala pemukiman yang mulai padat. Kedepannya usai pelaksanaan G20, pemerintah diminta untuk memikirkan solusi untuk Nusa Penida.

“Kalau jalan lingkar, rumah penduduk juga sudah padat. Sehingga banyak hal yang perlu dipikirkan, mudah-mudahan  tahun 2022-2023 ini akan dipikirkan untuk penataan dan pengembangan di sana,” tandasnya.






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/