alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Delapan Petahana Tumbang di Pilkel Klungkung

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Dua puluh dua desa di Kabupaten Klungkung melaksanakan pemilihan perbekel (pilkel), Minggu (9/8). Berdasarkan pleno panitia pemungutan suara di masing-masing desa, delapan petahana (incumbent) tumbang. Sementara 11 petahana mampu mempertahankan kursinya.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), delapan petahana yang harus merelakan kursi perbekel tersebar di tiga kecamatan.  Untuk di Kecamatan Klungkung, seorang petahana kalah. Yakni di Desa Kamasan. Petahana Ida Bagus Ketut Danendra harus puas dengan perolehan suara di posisi terakhir dari lima calon. Calon yang memperoleh suara tertinggi adalah I Gede Buda Artawan.

Di Kecamatan Nusa Penida, tiga petahana perolehan suaranya di bawah pendatang baru. Yaitu di Desa Batununggul I Ketut Kurna, Desa Tanglad I Wayan Bangsa, Desa Ped I Ketut Karya. Lalu di Kecamatan Dawan,  empat petahana terpental. Yaitu di Desa Sulang I Nengah Mudiasa, Sampalan Tengah I Wayan Mudiarta, Sampalan Klod I Ketut Gede Winaya dan Kampung Kusamba Abdul Gafar. Sedangkan di Kecamatan Banjarangkan, ketiga petahana mampu mengungguli lawannya.

Baca Juga :  16 New Comer Ungguli Incumbent Dalam Pilkel Serentak

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja mengatakan, semua panitia tingkat desa sudah selesai melaksanakan rapat pleno. Hasilnya akan disampaikan ke Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) masing-masing. Selanjutnya, BPD melalui camat, melaporkan hasil pilkel ke bupati. Sehingga bupati bisa menerbitkan surat keputusan. “Pelantikan direncanakan Oktober 2020. Mungkin minggu pertama atau kedua,” terang Suteja. Suteja menegaskan, pelaksanaan pilkel berjalan aman.

Hal itu mendapat apresiasi dari  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang sempat memantau pelaksanaan pilkel bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Ketua DPRD Klungkung AA Gde Anom, dan lainnya. Selain berjalan dengan aman dan kondusif, pilkel di tengah pandemi Covid-19 telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.  “Siapapun pemenangnya, dialah yang terbaik sesuai pilihan masyarakat,” kata Suwirta.

Baca Juga :  11 Desa Gelar Pilkel Serentak di Gianyar, Ditambah Dua Desa Pilkel PAW

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Dua puluh dua desa di Kabupaten Klungkung melaksanakan pemilihan perbekel (pilkel), Minggu (9/8). Berdasarkan pleno panitia pemungutan suara di masing-masing desa, delapan petahana (incumbent) tumbang. Sementara 11 petahana mampu mempertahankan kursinya.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), delapan petahana yang harus merelakan kursi perbekel tersebar di tiga kecamatan.  Untuk di Kecamatan Klungkung, seorang petahana kalah. Yakni di Desa Kamasan. Petahana Ida Bagus Ketut Danendra harus puas dengan perolehan suara di posisi terakhir dari lima calon. Calon yang memperoleh suara tertinggi adalah I Gede Buda Artawan.

Di Kecamatan Nusa Penida, tiga petahana perolehan suaranya di bawah pendatang baru. Yaitu di Desa Batununggul I Ketut Kurna, Desa Tanglad I Wayan Bangsa, Desa Ped I Ketut Karya. Lalu di Kecamatan Dawan,  empat petahana terpental. Yaitu di Desa Sulang I Nengah Mudiasa, Sampalan Tengah I Wayan Mudiarta, Sampalan Klod I Ketut Gede Winaya dan Kampung Kusamba Abdul Gafar. Sedangkan di Kecamatan Banjarangkan, ketiga petahana mampu mengungguli lawannya.

Baca Juga :  Antisipasi Gesekan Antar Pendukung Calon, Bupati Mahayastra Tinjau Pelaksanaan Pilkel Serentak

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja mengatakan, semua panitia tingkat desa sudah selesai melaksanakan rapat pleno. Hasilnya akan disampaikan ke Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) masing-masing. Selanjutnya, BPD melalui camat, melaporkan hasil pilkel ke bupati. Sehingga bupati bisa menerbitkan surat keputusan. “Pelantikan direncanakan Oktober 2020. Mungkin minggu pertama atau kedua,” terang Suteja. Suteja menegaskan, pelaksanaan pilkel berjalan aman.

Hal itu mendapat apresiasi dari  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang sempat memantau pelaksanaan pilkel bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Ketua DPRD Klungkung AA Gde Anom, dan lainnya. Selain berjalan dengan aman dan kondusif, pilkel di tengah pandemi Covid-19 telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.  “Siapapun pemenangnya, dialah yang terbaik sesuai pilihan masyarakat,” kata Suwirta.

Baca Juga :  Ribuan Surat Suara Pilkel di Buleleng Salah Cetak

Most Read

Artikel Terbaru

/