26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Masyarakat Tabi-Saireri Tolak Kedatangan Anies Baswedan ke Papua

PAPUA, BALI EXPRESS – Calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan membagikan kunjungannya di Tanah Papua di akun Twitter pribadinya, Kamis (8/12). Di akun @aniesbaswedan ia mengunggah beberapa foto sambutan yang diberikan orang Papua kepadanya, serta menulis cuitan yang menarasikan sambutan dan kehangan orang Papua.

“Senang sekali bisa kembali ke Tanah Papua. Begitu mendarat, merasakan udara yang segar, sambutan yang hangat, suasana persaudaraan yang amat kuat,” tulisnya.

Diketahui, kunjungan Anies ke Papua untuk menghadiri peresmian kantor DPW Partai NasDem Provinsi Papua di Jayapura.

Di tengah narasi Anies membangun citra sosok yang diterima dengan baik di manapun, muncul video penolakan kedatangan Anies oleh Masyarakat Adat Tabi Saireri, Papua.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga yang mengatasnamakan masyarakat Tabi Saireri membacakan pernyataan penolakan keras terhadap kedatangan Anies ke Papua. Mereka menilai, menjelang tahun 2023 berbagai pihak telah mulai memainkan politik praktis untuk mencari dukungan, sebagaimana Anies Baswedan telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (Capres) pada tahun 2024.

Pihaknya juga menolak dijadikan komoditi politik praktis yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas di Papua.

Berikut pernyataan sikap masyarakat Tabi – Saireri atas penolakan kedatangan Anis Baswedan di Papua.

  1. Kami masyarakat Tabi Saireri mendesak agar Anies Baswedan membatalkan rencananya ke Papua karena dapat membuat gaduh.
  2. Kami masyarakat Tabi Saireri cinta damai dan menolak adanya permainan politik identitas yang dapat memicu konflik seperti di Jakarta.
  3. Kami masyarakat Tabi Saireri menolak dimanfaatkan sebagai komoditi politik praktis.





Reporter: Wiwin Meliana

PAPUA, BALI EXPRESS – Calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan membagikan kunjungannya di Tanah Papua di akun Twitter pribadinya, Kamis (8/12). Di akun @aniesbaswedan ia mengunggah beberapa foto sambutan yang diberikan orang Papua kepadanya, serta menulis cuitan yang menarasikan sambutan dan kehangan orang Papua.

“Senang sekali bisa kembali ke Tanah Papua. Begitu mendarat, merasakan udara yang segar, sambutan yang hangat, suasana persaudaraan yang amat kuat,” tulisnya.

Diketahui, kunjungan Anies ke Papua untuk menghadiri peresmian kantor DPW Partai NasDem Provinsi Papua di Jayapura.

Di tengah narasi Anies membangun citra sosok yang diterima dengan baik di manapun, muncul video penolakan kedatangan Anies oleh Masyarakat Adat Tabi Saireri, Papua.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga yang mengatasnamakan masyarakat Tabi Saireri membacakan pernyataan penolakan keras terhadap kedatangan Anies ke Papua. Mereka menilai, menjelang tahun 2023 berbagai pihak telah mulai memainkan politik praktis untuk mencari dukungan, sebagaimana Anies Baswedan telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (Capres) pada tahun 2024.

Pihaknya juga menolak dijadikan komoditi politik praktis yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas di Papua.

Berikut pernyataan sikap masyarakat Tabi – Saireri atas penolakan kedatangan Anis Baswedan di Papua.

  1. Kami masyarakat Tabi Saireri mendesak agar Anies Baswedan membatalkan rencananya ke Papua karena dapat membuat gaduh.
  2. Kami masyarakat Tabi Saireri cinta damai dan menolak adanya permainan politik identitas yang dapat memicu konflik seperti di Jakarta.
  3. Kami masyarakat Tabi Saireri menolak dimanfaatkan sebagai komoditi politik praktis.





Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru