alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Elektabilitas Demokrat Masuk Dua Besar Survei CISA

DENPASAR, BALI EXPRESS – Lembaga analis dan konsiultan politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) meluncurkan hasil survei terbarunya. Surveinya itu terkait tingkat elektabilitas parpol jelang Pileg 2024, bahkan survei ini pun yang merupakan keempat selama tahun 2021. 

 

Dalam survei terbaru bertajuk performa pemerintah dan tren elektoral terkini itu Partai Demokrat mengalami lonjakan elektabilitas. Partai Demokrat di posisi kedua dengan 18,83 persen. 

 

Sementara, posisi pertama masih dipegang oleh PDI Perjuangan dengan 24,92 persen. Sementara, di bawah Partai Demokrat ada Partai Golkar yang berada di posisi ketiga dengan prosentase 13,09 persen. Sedangkan Gerindra berada di urutan keempat dengan 10,5 persen. 

 

Posisi lima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 10,25 persen. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,5 persen,  dan Nasdem 5,75 persen. “Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 3,66 persen, sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya mendapatkan 2,92 persen serta ada 3,58 persen yang memilih parpol lainnya,” kata Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa pada keterangan persnya, Jumat, (10/12) malam. 

 

Survei tersebut dilakukan kurun waktu 1 sampai 7 Desember 2021 dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi secara proporsional. Sementara metode penarikan sampel dengan menggunakan simple random sampling.

 

Wakil Ketua DPRD Bali, Tjokorda Gede Putra Asmara Sukawati menyambut baik hasil survei tersebut. Dia mengatakan bahwa pilihan Demokrat berkoalisi dengan rakyat sendiri membuat kepercayaan masyarakat kepada partainya semakin meningkat. 

 

“Rakyat memberikan sinyal yang kuat.  Kalau apresiasi akan diberikan kepada yang benar-benar berbuat dan membantu rakyat. Sudah tidak heranya lagi politik pencitraan. Melakukan hal-hal yang sekedar menarik simpati rakyat, tetapi tidak ada manfaatnya untuk rakyat,” tutur Cok Asmara yang juga Ketua DPC Demokrat Gianyar ini. 

 

Dia juga menjelaskan, kerja keras Partai Demokrat membantu rakyat selama pandemi . “Rakyat pun memberikan apresiasi dan atensi yang besar untuk setiap upaya Demokrat membantu rakyat yang sedang kesusahan karena pandemi, krisis ekonomi, dan bencana,” tandasnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Lembaga analis dan konsiultan politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) meluncurkan hasil survei terbarunya. Surveinya itu terkait tingkat elektabilitas parpol jelang Pileg 2024, bahkan survei ini pun yang merupakan keempat selama tahun 2021. 

 

Dalam survei terbaru bertajuk performa pemerintah dan tren elektoral terkini itu Partai Demokrat mengalami lonjakan elektabilitas. Partai Demokrat di posisi kedua dengan 18,83 persen. 

 

Sementara, posisi pertama masih dipegang oleh PDI Perjuangan dengan 24,92 persen. Sementara, di bawah Partai Demokrat ada Partai Golkar yang berada di posisi ketiga dengan prosentase 13,09 persen. Sedangkan Gerindra berada di urutan keempat dengan 10,5 persen. 

 

Posisi lima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 10,25 persen. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,5 persen,  dan Nasdem 5,75 persen. “Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 3,66 persen, sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya mendapatkan 2,92 persen serta ada 3,58 persen yang memilih parpol lainnya,” kata Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa pada keterangan persnya, Jumat, (10/12) malam. 

 

Survei tersebut dilakukan kurun waktu 1 sampai 7 Desember 2021 dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi secara proporsional. Sementara metode penarikan sampel dengan menggunakan simple random sampling.

 

Wakil Ketua DPRD Bali, Tjokorda Gede Putra Asmara Sukawati menyambut baik hasil survei tersebut. Dia mengatakan bahwa pilihan Demokrat berkoalisi dengan rakyat sendiri membuat kepercayaan masyarakat kepada partainya semakin meningkat. 

 

“Rakyat memberikan sinyal yang kuat.  Kalau apresiasi akan diberikan kepada yang benar-benar berbuat dan membantu rakyat. Sudah tidak heranya lagi politik pencitraan. Melakukan hal-hal yang sekedar menarik simpati rakyat, tetapi tidak ada manfaatnya untuk rakyat,” tutur Cok Asmara yang juga Ketua DPC Demokrat Gianyar ini. 

 

Dia juga menjelaskan, kerja keras Partai Demokrat membantu rakyat selama pandemi . “Rakyat pun memberikan apresiasi dan atensi yang besar untuk setiap upaya Demokrat membantu rakyat yang sedang kesusahan karena pandemi, krisis ekonomi, dan bencana,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/