alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Efek Pembangunan Tol, Lolak Berharap Warga Toleh Kampung Miliarder

DENPASAR, BALI EXPRESS –Dibangunnya Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk akan berdampak terhadap perputaran ekonomi di Bali. Pemilik lahan yang kena jalur pembangunan jalan ini tentu akan mendapat kompensasi ganti rugi. Bahkan akan muncul orang kaya baru karena mendapatkan uang ganti rugi yang tidak sedikit.

Melihat fakta sisi lain pembangunan tol ini, Ketua DPD Partai Hanura Bali, I Kadek Arimbawa yang tenar dengan nama Lolak ini menyarankan agar melihat pengalaman dari kampung miliarder di Tuban, Jawa Timur.

Lolak mengatakan pembangunan itu sudah pasti akan berdampak positif terhadap perekonomian Bali secara merata. “Masyarakat harus mengambil pengalaman dari kampung miliarder di Tuban Jawa Timur. Harus mengelola keungan dengan baik,” terangnya, Kamis (12/5).

Lolak berharap masyarakat yang mendapatkan ganti rugi lahan dapat memutar uang agar bisa bermanfaat secara jangka panjang, tidak digunakan untuk berfoya-foya yang hanya bisa dinikmati sesaat.

Selain itu, Lolak juga menyarankan agar pemerintah daerah yang dilintasi jalan tol turut memperjuangkan masyarakatnya, terutama berkaitan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Paling tidak agar disediakan tempat mereka berjualan pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai rest area,” sambungnya.

Apalagi dibangunnya jalan tol nanti, lanjutnya, juga akan mempercepat akses perjalanan di darat. Baik terkait pengembangan pariwisata maupun pengiriman barang antar kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Bali.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

DENPASAR, BALI EXPRESS –Dibangunnya Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk akan berdampak terhadap perputaran ekonomi di Bali. Pemilik lahan yang kena jalur pembangunan jalan ini tentu akan mendapat kompensasi ganti rugi. Bahkan akan muncul orang kaya baru karena mendapatkan uang ganti rugi yang tidak sedikit.

Melihat fakta sisi lain pembangunan tol ini, Ketua DPD Partai Hanura Bali, I Kadek Arimbawa yang tenar dengan nama Lolak ini menyarankan agar melihat pengalaman dari kampung miliarder di Tuban, Jawa Timur.

Lolak mengatakan pembangunan itu sudah pasti akan berdampak positif terhadap perekonomian Bali secara merata. “Masyarakat harus mengambil pengalaman dari kampung miliarder di Tuban Jawa Timur. Harus mengelola keungan dengan baik,” terangnya, Kamis (12/5).

Lolak berharap masyarakat yang mendapatkan ganti rugi lahan dapat memutar uang agar bisa bermanfaat secara jangka panjang, tidak digunakan untuk berfoya-foya yang hanya bisa dinikmati sesaat.

Selain itu, Lolak juga menyarankan agar pemerintah daerah yang dilintasi jalan tol turut memperjuangkan masyarakatnya, terutama berkaitan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Paling tidak agar disediakan tempat mereka berjualan pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai rest area,” sambungnya.

Apalagi dibangunnya jalan tol nanti, lanjutnya, juga akan mempercepat akses perjalanan di darat. Baik terkait pengembangan pariwisata maupun pengiriman barang antar kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Bali.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/