alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Soal Wisman Belum Datang, Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Bali

DENPASAR, BALI EXPRESS – Adanya kebijakan yang diambil oleh pusat untuk Bali dalam kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) membuat pariwisata Bali belum terdampak. Mulai dari waktu karantina wisman yang baru tiba di Bali, maupun kebijakan lainnya yang membuat wisman enggan ke Bali. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi menyebut nasib Bali kali ini hanya bisa berdoa.

“Ini kan sudah terlanjur sebagian wisatawan di luar negeri booking tempat wisata. Tidak dipungkiri setiap kebijakan pasti membawa dampak. Kalau sudah ke Bali ada karantina sekian hari pasti dikalahkan oleh negeri yang tanpa kebijakan karantina sekian hari, kan larinya kesana mereka,” jelas Krsna Budi,  Senin (15/11).

Politisi Partai Golkar ini pun menyampaikan sangat menghormati setiap kebijakan yang ada. Baik itu datangnya dari pusat maupun di daerah. Namun masukan-masukan dari setiap kebijakan yang datangnya dari bawah semestinya diserap sebagai pertimbangan.

“Makanya kami menghormati setiap kebijakan, namun setiap kebijakan bagaimana perlu mendengarkan masukan dari bawahan. Kalau seperti ini  sifatnya kan menunggu sisa- sisa orang yang belum booking di luar negeri. Terpaska berdoa, Bali hanya bisa berdoa saja sekerang, mudah- mudahan Tuhan beri keadilan buat Bali,” sambungnya.

Meski demikian, beberapa event yang ada di Bali di akhir tahun ini merupakan perhatian pemerintah untuk Bali. Kresna Budi berharap kebijakan-kebijakan serupa agar terus didapatkan oleh Bali. Sebab Bali paling terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Banyak terimakasih  kami sampaikan kepada pemerintah pusat terkait apa yang dilakukan untuk Bali. Seperti event-event nasional maupun internasional, itu kan harapan kita.  Ada kebijakan lebih untuk Bali. Tidak  saatnya kita menyalahkan siapa- siapa, namun saatnya membangun kebersamaan,” tandas Kresna Budi.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Adanya kebijakan yang diambil oleh pusat untuk Bali dalam kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) membuat pariwisata Bali belum terdampak. Mulai dari waktu karantina wisman yang baru tiba di Bali, maupun kebijakan lainnya yang membuat wisman enggan ke Bali. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi menyebut nasib Bali kali ini hanya bisa berdoa.

“Ini kan sudah terlanjur sebagian wisatawan di luar negeri booking tempat wisata. Tidak dipungkiri setiap kebijakan pasti membawa dampak. Kalau sudah ke Bali ada karantina sekian hari pasti dikalahkan oleh negeri yang tanpa kebijakan karantina sekian hari, kan larinya kesana mereka,” jelas Krsna Budi,  Senin (15/11).

Politisi Partai Golkar ini pun menyampaikan sangat menghormati setiap kebijakan yang ada. Baik itu datangnya dari pusat maupun di daerah. Namun masukan-masukan dari setiap kebijakan yang datangnya dari bawah semestinya diserap sebagai pertimbangan.

“Makanya kami menghormati setiap kebijakan, namun setiap kebijakan bagaimana perlu mendengarkan masukan dari bawahan. Kalau seperti ini  sifatnya kan menunggu sisa- sisa orang yang belum booking di luar negeri. Terpaska berdoa, Bali hanya bisa berdoa saja sekerang, mudah- mudahan Tuhan beri keadilan buat Bali,” sambungnya.

Meski demikian, beberapa event yang ada di Bali di akhir tahun ini merupakan perhatian pemerintah untuk Bali. Kresna Budi berharap kebijakan-kebijakan serupa agar terus didapatkan oleh Bali. Sebab Bali paling terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Banyak terimakasih  kami sampaikan kepada pemerintah pusat terkait apa yang dilakukan untuk Bali. Seperti event-event nasional maupun internasional, itu kan harapan kita.  Ada kebijakan lebih untuk Bali. Tidak  saatnya kita menyalahkan siapa- siapa, namun saatnya membangun kebersamaan,” tandas Kresna Budi.


Most Read

Artikel Terbaru

/