alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

IPU ke -144 Tingkatkan Eksistensi Indonesia di Mata Dunia

NUSA DUA, BALI EXPRESS – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan IPU ke-144 akan menjadi ajang yang dapat meningkatkan eksistensi Indonesia di mata dunia. Jika event IPU di Nusa Dua berjalan dengan baik maka akan membawa nama Indonesia dan Bali menjadi positif di dunia internasional.
IPU ke – 144 akan membuktikan bahwa Indonesia dapat menjadi salah satu negara yang patut diperhitungkan oleh dunia intenasional karena Indonesia memiliki sumber daya yang luar biasa baik, sumber daya alam maupun sumber daya manusia serta mampu menjadikan sumber daya yang ada untuk kemajuan Indonesia.
IPU ke-144 mengambil tema “Getting to Zero: Mobilizing Parliament to Act on Climate Change”. Isu perubahan iklim diambil sebagai tema besar yang akan dibahas karena menyangkut kelangsungan hidup dan keselamatan dunia. “Perubahan iklim dan pandemi Covid-19, itu isu utamanya tentu saja agenda turunan dan saya juga membuka ruang diskusi mengikuti dinamika yang akan dibahas sesuai dengan aturan persidangan,” kata Puan saat berada di Nusa Dua Bali (15/3/2022).
Karena itu, Puan mengingatkan agar tidak ada isu lain yang dibawa yang justru nantinya terkesan tidak menghargai sesama anggota IPU.
Ia memastikan sebanyak 115 negara akan hadir dalam penyelenggaraan IPU ke-144. Sementara total peserta yang akan ikut forum parlemen dunia tersehut ditaksir mencapai total 1.000 peserta.
“Sampai saat ini ada 115 negara menyatakan kehadiran fisik. Jadi tidak ada haybrid, tidak ada zoom. Semua yang hadir itulah perserta dari IPU,” ujar Puan.
IPU diagendakan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo itu pun diyakini akan membangkitkan citra Pulau Bali sekaligus membantu memulihkan perekonomian pariwisata di Pulau Dewata setelah cukup lama terdampak pandemi Covid-19. Forum parlemen dunia tersebut juga dinilai akan memberi kontribusi yang baik bagi Indonesia sebagai presidensi KTT G20.
Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir dalam rapat koordinasi bersama Puan menyatakan kondisi pandemi Covid-19 di wilayahnya sudah terkelola dengan baik. Tingkat vaksinasi di Bali juga sudah cukup tinggi sehingga pelaksanaan IPU ke-144 akan lebih terjamin keamanannya.
“Pertemuan ini, momentum pertama pertemuan internasional yang diselenggarakan di Provinsi Bali sebagai awal dari pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali yang sudah memerlukan momentum yang tepat saat ini. Karena, pandemi sudah sangat terkendali dan sangat kondusif,” ucap Koster.
Hajat besar forum parlemen dunia ini akan dihadiri delegasi yang terdiri dari para Ketua Parlemen, anggota Parlemen dan pejabat Sekretariat Parlemen negara anggota IPU. Selain itu akan hadir pula pimpinan Organisasi Internasional, para ahli/pakar dan praktisi sebagai narasumber sesi, serta media dan stakeholder lainnya. DPR RI menyiapkan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan IPU ke-144.


NUSA DUA, BALI EXPRESS – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan IPU ke-144 akan menjadi ajang yang dapat meningkatkan eksistensi Indonesia di mata dunia. Jika event IPU di Nusa Dua berjalan dengan baik maka akan membawa nama Indonesia dan Bali menjadi positif di dunia internasional.
IPU ke – 144 akan membuktikan bahwa Indonesia dapat menjadi salah satu negara yang patut diperhitungkan oleh dunia intenasional karena Indonesia memiliki sumber daya yang luar biasa baik, sumber daya alam maupun sumber daya manusia serta mampu menjadikan sumber daya yang ada untuk kemajuan Indonesia.
IPU ke-144 mengambil tema “Getting to Zero: Mobilizing Parliament to Act on Climate Change”. Isu perubahan iklim diambil sebagai tema besar yang akan dibahas karena menyangkut kelangsungan hidup dan keselamatan dunia. “Perubahan iklim dan pandemi Covid-19, itu isu utamanya tentu saja agenda turunan dan saya juga membuka ruang diskusi mengikuti dinamika yang akan dibahas sesuai dengan aturan persidangan,” kata Puan saat berada di Nusa Dua Bali (15/3/2022).
Karena itu, Puan mengingatkan agar tidak ada isu lain yang dibawa yang justru nantinya terkesan tidak menghargai sesama anggota IPU.
Ia memastikan sebanyak 115 negara akan hadir dalam penyelenggaraan IPU ke-144. Sementara total peserta yang akan ikut forum parlemen dunia tersehut ditaksir mencapai total 1.000 peserta.
“Sampai saat ini ada 115 negara menyatakan kehadiran fisik. Jadi tidak ada haybrid, tidak ada zoom. Semua yang hadir itulah perserta dari IPU,” ujar Puan.
IPU diagendakan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo itu pun diyakini akan membangkitkan citra Pulau Bali sekaligus membantu memulihkan perekonomian pariwisata di Pulau Dewata setelah cukup lama terdampak pandemi Covid-19. Forum parlemen dunia tersebut juga dinilai akan memberi kontribusi yang baik bagi Indonesia sebagai presidensi KTT G20.
Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir dalam rapat koordinasi bersama Puan menyatakan kondisi pandemi Covid-19 di wilayahnya sudah terkelola dengan baik. Tingkat vaksinasi di Bali juga sudah cukup tinggi sehingga pelaksanaan IPU ke-144 akan lebih terjamin keamanannya.
“Pertemuan ini, momentum pertama pertemuan internasional yang diselenggarakan di Provinsi Bali sebagai awal dari pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali yang sudah memerlukan momentum yang tepat saat ini. Karena, pandemi sudah sangat terkendali dan sangat kondusif,” ucap Koster.
Hajat besar forum parlemen dunia ini akan dihadiri delegasi yang terdiri dari para Ketua Parlemen, anggota Parlemen dan pejabat Sekretariat Parlemen negara anggota IPU. Selain itu akan hadir pula pimpinan Organisasi Internasional, para ahli/pakar dan praktisi sebagai narasumber sesi, serta media dan stakeholder lainnya. DPR RI menyiapkan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan IPU ke-144.


Most Read

Artikel Terbaru

/