Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Politik
icon featured
Politik

Hanura Kritisi Rencana Penyesuaian Tarif Parkir di Masa Pandemi

19 November 2021, 17: 36: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Hanura Kritisi Rencana Penyesuaian Tarif Parkir di Masa Pandemi

PEMANDANGAN FRAKSI: Anggota Fraksi Hanura Luh Adriani membacakan pemandangan fraksinya terkair ranperda perubahan atas Perda Klungkung Nomor 13 Tahun 2012. (Istimewa)

Share this      

SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Rancangan peraturan daerah perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor  13 tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir yang diajukan Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung dikritisi oleh Fraksi Hanura DPRD Klungkung. Sebab ranperda yang didalamnya terdapat penyesuain tarif tersebut diusulkan di masa pandemi Covid-19.

Fraksi Hanura melalui anggotanya Luh Adriani dalam rapat paripurna  dengan agenda pemandangan umum fraksi, Selasa (16/11) menyampaikan bahwa ranperda  tersebut telah berlaku selama 9 tahun.  Sesuai amanat peraturan dimaksud, peninjauan atas tarif retribusi dilakukan paling lama dalam jangka waktu 3 tahun.  Ini berarti bahwa  perubahan terhadap tarif retribusi tempat khusus parkir  sudah sangat tepat dilaksanakan. Namun demikian ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. “Peninjauan  tarif retribusi tempat khusus parkir yang  sesuai ranperda terjadi peningkatan tarif retribusi dan hal ini dilakukan saat perekonomian daerah belum pulih sebagai dampak terjangkitnya pandemi Covid-19,” kata Adriani. “Apakah secara sosiologis sudah mempertimbangkan kondisi saat ini, mohon penjelasan,” sambungnya.

Selain itu, fraksi tersebut juga mempertanyakan dasar yang dipergunakan untuk menentukan  tarif sekali parkir, parkir harian dan parkir bulanan sampai penerapan nilai yang dibebankan kepada  pemilik kendaraan bermotor.

Baca juga: Rapat DPRD Karangasem Molor Empat Jam, Diduga Ini Penyebabnya

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian ranperda tersebut, beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir diajukan dalam rangka meningkatkan pelayanan fasilitas parkir pada tempat khusus parkir dengan penyediaan tempat parkir harian yang disediakan bagi pengguna layanan parkir yang membutuhkan. Penyediaan fasilitas tempat parkir harian tersebut memberikan potensi bagi pendapatan daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah guna menunjang pembangunan daerah melalui retribusi parkir.

Dalam ranperda itu, diajukan beberapa perubahan. Seperti Pasal 1 diubah untuk menyesuaikan dengan perubahan nomenklatur perangkat daerah  dan perbaikan  teknis penulisan dan ketentuan Pasal 8 diubah untuk menambahkan struktur tarif parkir harian.

(bx/wan/man/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia