26.5 C
Denpasar
Monday, May 29, 2023

Bawaslu Temukan 426 Saran Perbaikan

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pengawasan Tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilaksanakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih telah selesai dilaksanakan.

Bawaslu Buleleng pun menggelar evaluasi hasil pengawasan bersama jajaran Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Buleleng di New Sunari Lovina Beach Resort Desa Kalibubuk, Buleleng, Sabtu (18/3). Turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Widyardana Putra.

“Data pemilih sebenarnya sangat sederhana, hanya menambahkan yang sudah sesuai dengan ketentuan dan mengurangi atau menghapus yang tidak sesuai. Tetapi pada prosesnya memang selalu ada kendala. Ada banyak keterbatasan, sehingga mengapa pengawasan sangat penting dilakukan” ujar Widyardana Putra.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali ini menerangkan, dari hasil pengawasan, bagaimana dinamika yang terjadi di lapangan pada saat pengawasan Coklit. Ada 426 saran perbaikan yang telah disampaikan jajaran Pengawas kepada jajaran pelaksana teknis KPU dalam proses coklit se-Bali.
Sementara di Buleleng sendiri ada 19 saran perbaikan yang disampaikan.

Baca Juga :  Perangkat Desa Garda Terdepan Jaga Kerukunan Jelang Pemilu 2024

Dengan masih panjangnya tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih, Widy mendorong bagaimana sedari awal jajarannya melakukan pemetaan, baik itu potensi ganda yang ada atau juga terkait data disabilitas yang ada pada daftar pemilih. “Akan sangat penting bagi kita untuk melakukan analisa berkelanjutan pada data pemilih yang ada, karena kita punya peran penting untuk menjaga hak pemilih ini,” tegasnya.

 






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pengawasan Tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilaksanakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih telah selesai dilaksanakan.

Bawaslu Buleleng pun menggelar evaluasi hasil pengawasan bersama jajaran Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Buleleng di New Sunari Lovina Beach Resort Desa Kalibubuk, Buleleng, Sabtu (18/3). Turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Widyardana Putra.

“Data pemilih sebenarnya sangat sederhana, hanya menambahkan yang sudah sesuai dengan ketentuan dan mengurangi atau menghapus yang tidak sesuai. Tetapi pada prosesnya memang selalu ada kendala. Ada banyak keterbatasan, sehingga mengapa pengawasan sangat penting dilakukan” ujar Widyardana Putra.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali ini menerangkan, dari hasil pengawasan, bagaimana dinamika yang terjadi di lapangan pada saat pengawasan Coklit. Ada 426 saran perbaikan yang telah disampaikan jajaran Pengawas kepada jajaran pelaksana teknis KPU dalam proses coklit se-Bali.
Sementara di Buleleng sendiri ada 19 saran perbaikan yang disampaikan.

Baca Juga :  Sudikerta Minta Kemenangan 60 Persen di Buleleng

Dengan masih panjangnya tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih, Widy mendorong bagaimana sedari awal jajarannya melakukan pemetaan, baik itu potensi ganda yang ada atau juga terkait data disabilitas yang ada pada daftar pemilih. “Akan sangat penting bagi kita untuk melakukan analisa berkelanjutan pada data pemilih yang ada, karena kita punya peran penting untuk menjaga hak pemilih ini,” tegasnya.

 






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru