alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Tim Dana-Dipa Kunjungi Masyarakat Kubu, Gelorakan Perubahan

AMLAPURA, BALI EXPRESS – PDIP memang belum mengumumkan secara resmi paket I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) untuk menghadapi Pilkada Karangasem Desember mendatang. Tapi tim independen terus bergerak menemui masyarakat.

Setidaknya gelora untuk perubahan Karangasem itu terlihat saat tim yang dikomandoi I Nengah Suadi, S.H, bergerak memenuhi undangan warga Dadia Pasek Batu Dinding, Dusun Adat Muntig, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Kamis (20/8). Tidak hanya itu, tim juga menyerahkan bantuan beras dari anggota DPRD Karangasem Fraksi PDIP Dapil Kubu I Nengah Songkob.

Namun sayang, Gede Dana dan Wayan Artha Dipa tidak bisa hadir karena ada kegiatan di Kecamatan Rendang dan Selat. “Saya ditugaskan untuk menemui semeton dalam kegiatan ini. Tapi beliau titip doa, semoga Covid-19 cepat berlalu,” ungkap Suadi

Baca Juga :  Garap Pariwisata, Gede Mangun mulai Kebut di Tingkat Ranting PDIP

Didampingi anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Karangasem I Gede Parwata dan Ketua PAC Kubu I Made Suarjana, pria asal Desa Tulamben ini juga menggeber beberapa alasan dirinya bergerak menjadi ketua tim pemenangan independen. Menurutnya, ada misi perjuangan dan ingin berbuat lebih di Karangasem, khususnya di Kecamatan Kubu.

Menurutnya, pembangunan Karangasem bisa lebih maju jika berada dalam satu jalur dengan pemerintah daerah dan pusat. Bahkan Karangasem tidak bisa hanya mengandalkan APBD saja. “Harus ada sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pusat, jelas akan lebih mudah,” tegasnya.

Dirinya menilai, pembangunan di Kecamatan Kubu selama 4,5 tahun terakhir nyaris tidak ada perkembangan. “Pemerintahan sekarang sudah bagus, tapi perhatian untuk masyarakat Kubu masih kurang. Saya yakin kalau kita sudah satu jalur pasti akan bisa membangun perubahan Karangasem,” harap Suadi.

Baca Juga :  Sanjaya Minta Bawaslu Tegas Soal Surat di Candikuning II

Sementara itu, anggota DPRD Karangasem I Nengah Songkob mengatakan, masyarakat Karangasem butuh perubahan yang mendasar. Hal yang paling krusial yang harus perlu diperhatikan adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sejak tiga tahun terakhir terus merosot tajam. “Bagaimana bisa bicara kesejahteraan masyarakat kalau PAD saja turus minus dari target,” ungkapnya.

Dia meyakini, kehadiran Dana-Dipa mampu menjawab tuntutan masyarakat terhadap kemajuan Karangasem yang signifikan. Terlebih keduanya berpengalaman langsung dengan pemerintahan, baik di legislatif maupun eksekutif. “Perubahan itu dengan visi Membangun Sat Kertih Loka Bali di Karangasem melalui Pembangunan Semesta Berencana, menuju Karangasem Era Baru,” pungkas Songkob.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – PDIP memang belum mengumumkan secara resmi paket I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) untuk menghadapi Pilkada Karangasem Desember mendatang. Tapi tim independen terus bergerak menemui masyarakat.

Setidaknya gelora untuk perubahan Karangasem itu terlihat saat tim yang dikomandoi I Nengah Suadi, S.H, bergerak memenuhi undangan warga Dadia Pasek Batu Dinding, Dusun Adat Muntig, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Kamis (20/8). Tidak hanya itu, tim juga menyerahkan bantuan beras dari anggota DPRD Karangasem Fraksi PDIP Dapil Kubu I Nengah Songkob.

Namun sayang, Gede Dana dan Wayan Artha Dipa tidak bisa hadir karena ada kegiatan di Kecamatan Rendang dan Selat. “Saya ditugaskan untuk menemui semeton dalam kegiatan ini. Tapi beliau titip doa, semoga Covid-19 cepat berlalu,” ungkap Suadi

Baca Juga :  Media Ajak Warganet dan Milenial Kawal Kebijakan Pemeritah

Didampingi anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Karangasem I Gede Parwata dan Ketua PAC Kubu I Made Suarjana, pria asal Desa Tulamben ini juga menggeber beberapa alasan dirinya bergerak menjadi ketua tim pemenangan independen. Menurutnya, ada misi perjuangan dan ingin berbuat lebih di Karangasem, khususnya di Kecamatan Kubu.

Menurutnya, pembangunan Karangasem bisa lebih maju jika berada dalam satu jalur dengan pemerintah daerah dan pusat. Bahkan Karangasem tidak bisa hanya mengandalkan APBD saja. “Harus ada sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pusat, jelas akan lebih mudah,” tegasnya.

Dirinya menilai, pembangunan di Kecamatan Kubu selama 4,5 tahun terakhir nyaris tidak ada perkembangan. “Pemerintahan sekarang sudah bagus, tapi perhatian untuk masyarakat Kubu masih kurang. Saya yakin kalau kita sudah satu jalur pasti akan bisa membangun perubahan Karangasem,” harap Suadi.

Baca Juga :  Usai Nonton Calonarang, Mobil Kepunyaan Ortu Hilang

Sementara itu, anggota DPRD Karangasem I Nengah Songkob mengatakan, masyarakat Karangasem butuh perubahan yang mendasar. Hal yang paling krusial yang harus perlu diperhatikan adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sejak tiga tahun terakhir terus merosot tajam. “Bagaimana bisa bicara kesejahteraan masyarakat kalau PAD saja turus minus dari target,” ungkapnya.

Dia meyakini, kehadiran Dana-Dipa mampu menjawab tuntutan masyarakat terhadap kemajuan Karangasem yang signifikan. Terlebih keduanya berpengalaman langsung dengan pemerintahan, baik di legislatif maupun eksekutif. “Perubahan itu dengan visi Membangun Sat Kertih Loka Bali di Karangasem melalui Pembangunan Semesta Berencana, menuju Karangasem Era Baru,” pungkas Songkob.


Most Read

Artikel Terbaru

/