alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Wabup Kasta Kunjungi Desa Ngrombo dan Desa Kemuning Jawa Tengah

SUKOHARJO, BALI EXPRESS – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Ny. Sri Kasta dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra IB Mas Ananda mengunjungi Desa Wisata Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, Jumat (22/10). Kunjungan bersama awak media biro Klungkung ini dalam rangka studi komparasi ke Desa yang dinobatkan sebagai desa wisata terbaik se-Indonesia, setelah menyabet juara I lomba desa wisata kategori kreatif tingkat nasional bertajuk BCA Desa Wisata Awards 2021.

 

“Desa Ngrombo sebagai peraih peringkat pertama sebagai desa wisata terbaik se-Indonesia, tentu patut kita pelajari apa yang menjadi keunggulan dan kelebihannya, ditengah upaya kita membangun desa desa wisata di Kabupaten Klungkung,” kata Wabup Made Kasta. 

 

Rombongan diterima di Pendopo Desa Ngrombo dan dilanjutkan mengunjungi salah satu pengerajin gitar. Pihaknya mengakui bakat dan kreativitas warga Desa yang telah mampu memproduksi gitar. Apalagi industri ini sudah mampu menyerap banyak tenaga kerja dari desa ini sendiri sehingga mampu mandiri. Menurutnya hal inilah yang patut ditiru.

 

Sementara itu Kepala Desa Ngrombo Sri Partini mengatakan, terdapat sekitar 200-an pengerajin gitar di desanya. Industri ini telah mampu menyerap sekitar 600 lebih tenaga kerja mulai dari kaum muda, bapak-bapak, perempuan hingga penyandang disabilitas. Berkat industri kerajinan ini warga desa sudah mampu mencukupi kebutuhan desa sendiri. Warga mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri dari industri kerajinan di Desa Ngrombo.

 

“Namun tidak hanya industri gitar, ada potensi lain di desa yang kami garap bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Ngrombo. Seperti budaya, kuliner, serta wisata alam. Keempat potensi desa ini menjadi bagian tak terpisahkan yang dioptimalkan pokdarwis setempat sehingga mengantar Ngrombo, Sukoharjo, menjadi desa wisata terbaik se-Indonesia,” jelas Kepala Desa Ngrombo, Sri Partini. 

 

Kemudian Wabup Made Kasta bersama rombongan menuju Desa Wisata Kemuning di Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah. Desa ini terpilih sebagai desa wisata berbasis digital terbaik tingkat nasional dalam ajang Desa Wisata Award 2021 yang digelar oleh Bank Central Asia (BCA). 

 

Kunjungan diawali di Kantor Desa Kemuning, kemudian dilanjutkan ke sentra produksi teh. “Potensi kita sebenarnya tidak kalah, namun diperlukan komitmen dan keseriusan semua pihak untuk mengembangkan Desa Wisata kita dengan inovasi,” ungkap Wabup Kasta.

 

Di sisi lain Kepala Desa Kemuning Widadi Nur Widyoko mengatakan pengelolaan wisata di desanya dilakukan secara digital. Digitalisasi meliputi sistem tiket masuk elektronik, pengukuran arus untuk wisata tubing, pengukuran kecepatan angin untuk wisata paralayang serta pemasangan wifi dan CCTV di sejumlah lokasi. 

 

“Digitalisasi dikontrol secara terpusat di ruang pengendali  yang ada di kantor Desa Kemuning sehingga segala sesuatu dapat dikontrol dan diketahui datanya secara riil. Melalui tiket elektronik misalnya, kita bisa mengetahui jumlah kunjungan wisata hari ke hari secara riil,” katanya.


SUKOHARJO, BALI EXPRESS – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Ny. Sri Kasta dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra IB Mas Ananda mengunjungi Desa Wisata Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, Jumat (22/10). Kunjungan bersama awak media biro Klungkung ini dalam rangka studi komparasi ke Desa yang dinobatkan sebagai desa wisata terbaik se-Indonesia, setelah menyabet juara I lomba desa wisata kategori kreatif tingkat nasional bertajuk BCA Desa Wisata Awards 2021.

 

“Desa Ngrombo sebagai peraih peringkat pertama sebagai desa wisata terbaik se-Indonesia, tentu patut kita pelajari apa yang menjadi keunggulan dan kelebihannya, ditengah upaya kita membangun desa desa wisata di Kabupaten Klungkung,” kata Wabup Made Kasta. 

 

Rombongan diterima di Pendopo Desa Ngrombo dan dilanjutkan mengunjungi salah satu pengerajin gitar. Pihaknya mengakui bakat dan kreativitas warga Desa yang telah mampu memproduksi gitar. Apalagi industri ini sudah mampu menyerap banyak tenaga kerja dari desa ini sendiri sehingga mampu mandiri. Menurutnya hal inilah yang patut ditiru.

 

Sementara itu Kepala Desa Ngrombo Sri Partini mengatakan, terdapat sekitar 200-an pengerajin gitar di desanya. Industri ini telah mampu menyerap sekitar 600 lebih tenaga kerja mulai dari kaum muda, bapak-bapak, perempuan hingga penyandang disabilitas. Berkat industri kerajinan ini warga desa sudah mampu mencukupi kebutuhan desa sendiri. Warga mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri dari industri kerajinan di Desa Ngrombo.

 

“Namun tidak hanya industri gitar, ada potensi lain di desa yang kami garap bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Ngrombo. Seperti budaya, kuliner, serta wisata alam. Keempat potensi desa ini menjadi bagian tak terpisahkan yang dioptimalkan pokdarwis setempat sehingga mengantar Ngrombo, Sukoharjo, menjadi desa wisata terbaik se-Indonesia,” jelas Kepala Desa Ngrombo, Sri Partini. 

 

Kemudian Wabup Made Kasta bersama rombongan menuju Desa Wisata Kemuning di Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah. Desa ini terpilih sebagai desa wisata berbasis digital terbaik tingkat nasional dalam ajang Desa Wisata Award 2021 yang digelar oleh Bank Central Asia (BCA). 

 

Kunjungan diawali di Kantor Desa Kemuning, kemudian dilanjutkan ke sentra produksi teh. “Potensi kita sebenarnya tidak kalah, namun diperlukan komitmen dan keseriusan semua pihak untuk mengembangkan Desa Wisata kita dengan inovasi,” ungkap Wabup Kasta.

 

Di sisi lain Kepala Desa Kemuning Widadi Nur Widyoko mengatakan pengelolaan wisata di desanya dilakukan secara digital. Digitalisasi meliputi sistem tiket masuk elektronik, pengukuran arus untuk wisata tubing, pengukuran kecepatan angin untuk wisata paralayang serta pemasangan wifi dan CCTV di sejumlah lokasi. 

 

“Digitalisasi dikontrol secara terpusat di ruang pengendali  yang ada di kantor Desa Kemuning sehingga segala sesuatu dapat dikontrol dan diketahui datanya secara riil. Melalui tiket elektronik misalnya, kita bisa mengetahui jumlah kunjungan wisata hari ke hari secara riil,” katanya.


Most Read

Artikel Terbaru

/