alexametrics
27.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Menginap di Mess Sekolah Partai, Gubernur Koster Bercanda Ganjar Ngorok

JAKARTA, BALI EXPRESS – Beredar foto dan video pendek, tentang situasi mess Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sejak Selasa (21/6) hingga Kamis (23/6) berlangsung Rakernas II PDIP. Rakernas II Dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Sisi menariknya adalah seluruh Ketua DPD PDIP dari 34 Provinsi dan Gubernur dari Kader PDIP wajib menginap di Mess Sekolah Partai.

Dalam video pendek itu, terlihat Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, terlihat juga Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono. “Ini jam setengah sebelas malam, ini adalah kader – kader  yang tidak bisa tidur,” ujar Ganjar disambut tawa seisi ruangan mess dengan bed atau tempat tidur bertingkat. “Ada yang kekenyangan ada juga yang kelaparan,” sambung Ganjar disambut tawa lebih keras.

Kemudian ada yang nyeletuk. “Bapak Gubernur Bali (Wayan Koster) pakai celana pendek, tapi tetap ganteng. Apa tanggapannya Pak Gub?,” cetusnya. Langsung Gubernur Koster berujar. “Ini sebuah kebersamaan, materinya bagus, tidurnya nyenyak, makanannya enak,” ujar Gubernur yang Ketua DPD PDIP Bali ini. Kemudian ada yang bertanya, “Siapa yang ngorok?,” tanya salah seorang. “Yang ngorok Pak Ganjar,” jawab Koster bercanda disambut tawa termasuk tawa keras dari Ganjar.

Dikonfirmasikan ke Gubernur Bali Wayan Koster membenarkan video itu. Mantan Anggota DPR RI tiga periode ini mengatakan bahwa, suasana kebersamaan luar biasa di Mess Sekolah Partai. “Tidurnya pakai ranjang bertingkat, saya kebetulan bersebelahan dengan Pak Ganjar, rame, seru dan guyub,” jelas melalui sambungan telpon.

Koster mengatakan seluruh peserta Rakernas memang wajib menginap di Mess Sekolah Partai. Yang sangat sederhana. “Untuk mendidik Kader agar mengikuti Rakernas dengan tertib dan disiplin,serta menghayati suasana kesederhanaan dan merakyat,dengan tidak menbedakan jabatannya,” jelas Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini. “Tentu saja sangat relevan dengan materi Rakernas untuk memikirkan masalah masalah riil kerakyatan,mencarikan solusi yang bermanfaat untuk rakyat,” pungkasnya.


JAKARTA, BALI EXPRESS – Beredar foto dan video pendek, tentang situasi mess Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sejak Selasa (21/6) hingga Kamis (23/6) berlangsung Rakernas II PDIP. Rakernas II Dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Sisi menariknya adalah seluruh Ketua DPD PDIP dari 34 Provinsi dan Gubernur dari Kader PDIP wajib menginap di Mess Sekolah Partai.

Dalam video pendek itu, terlihat Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, terlihat juga Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono. “Ini jam setengah sebelas malam, ini adalah kader – kader  yang tidak bisa tidur,” ujar Ganjar disambut tawa seisi ruangan mess dengan bed atau tempat tidur bertingkat. “Ada yang kekenyangan ada juga yang kelaparan,” sambung Ganjar disambut tawa lebih keras.

Kemudian ada yang nyeletuk. “Bapak Gubernur Bali (Wayan Koster) pakai celana pendek, tapi tetap ganteng. Apa tanggapannya Pak Gub?,” cetusnya. Langsung Gubernur Koster berujar. “Ini sebuah kebersamaan, materinya bagus, tidurnya nyenyak, makanannya enak,” ujar Gubernur yang Ketua DPD PDIP Bali ini. Kemudian ada yang bertanya, “Siapa yang ngorok?,” tanya salah seorang. “Yang ngorok Pak Ganjar,” jawab Koster bercanda disambut tawa termasuk tawa keras dari Ganjar.

Dikonfirmasikan ke Gubernur Bali Wayan Koster membenarkan video itu. Mantan Anggota DPR RI tiga periode ini mengatakan bahwa, suasana kebersamaan luar biasa di Mess Sekolah Partai. “Tidurnya pakai ranjang bertingkat, saya kebetulan bersebelahan dengan Pak Ganjar, rame, seru dan guyub,” jelas melalui sambungan telpon.

Koster mengatakan seluruh peserta Rakernas memang wajib menginap di Mess Sekolah Partai. Yang sangat sederhana. “Untuk mendidik Kader agar mengikuti Rakernas dengan tertib dan disiplin,serta menghayati suasana kesederhanaan dan merakyat,dengan tidak menbedakan jabatannya,” jelas Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini. “Tentu saja sangat relevan dengan materi Rakernas untuk memikirkan masalah masalah riil kerakyatan,mencarikan solusi yang bermanfaat untuk rakyat,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/