alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Rekomendasi PDIP Tahap Empat Masih Tanda Tanya

DENPASAR, BALI EXPRESS – Waktu pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk pilkada tahun ini akan dimulai 4 September 2020 mendatang. Sejauh ini, pengumuman rekomendasi untuk enam pasangan calon dari PDIP masih menjadi teka-teki. Meski DPP PDIP menjadwalkan pengumuman tersebut akan dilakukan pada tahap keempat.

Sayangnya, kapan tahap pamungkas itu akan dijadwalkan, masih abu-abu. Meski informasi dalam sepekan terakhir menyebutkan pengumuman sedianya akan dilakukan antara 20 atau 21 Agustus 2020. Namun dalam perkembangannya disebut diundur menjadi Senin (24/8).

Meski begitu, jajaran DPD PDIP Bali sendiri mengaku belum mendapatkan instruksi untuk melakukan persiapan yang terkait dengan rencana pengumuman rekomendasi tersebut. Mengingat dalam dua tahapan terakhir, pengumuman dilakukan melalui video converence menyesuaikan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Seperti dikatakan Sekretaris DPD PDIP Bali I GN Jaya Negara, saat dikonfirmasi Minggu (23/8). “Tidak ada. Belum ada konfirmasi untuk itu (pengumuman rekomendasi),” jawabnya singkat saat dikonfirmasi.

Demikian halnya saat disinggung soal informasi yang menyebutkan pengumuman disampaikan pada hari ini, dia pun enggan berspekulasi terlalu jauh. “Kalau mundur mungkin. Atau bisa jadi mendadak diinformasikan pada siang besok,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini 11 Prosedur yang Disiapkan Bandara Ngurah Rai Sambut Turis Asing

Meski demikian, politisi yang terhitung bakal calon Walikota Denpasar ini menegaskan, dalam posisi mendadak pun, pihaknya di sekretariat akan siap. Mengingat pengumuman rekomendasi dilaksanakan melalui video conference. “Alat (video conference) kan ada. Jadi tidak perlu repot,” tegasnya.

Sekadar kilas balik, dalam pengumuman tahap ketiga belum lama ini, rekomendasi untuk enam kabupaten/kota di Bali akan diumumkan pada tahap keempat. Berbarengan dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia yang sama-sama belum diumumkan rekomendasinya.

Dalam pengumuman yang berlangsung pada 11 Agustus 2020, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, yang memimpin jalannya rapat tersebut menyebutkan, rekomendasi untuk Provinsi Bali akan diumumkan pada gelombang keempat atau yang terakhir. 

Masuknya Provinsi Bali dalam pengumuman rekomendasi, bersamaan dengan Kota Surabaya serta sejumlah daerah lain di Jawa Timur maupun provinsi lainnya, dikarenakan pertimbangan daerah basis.

Meski belum ada kepastian mengenai kapan pengumuman tahap keempat akan dilaksanakan, spekulasi mengenai pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP di enam kabupaten/kota di Bali sudah muncul sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kapolres Gianyar Gelar Pasukan Pengaman TPS

Di Denpasar, rekomendasi diperkirakan tertuju pada pasangan IGN Jaya Negara dengan Kade Agus Arya Wibawa. Di Badung, rekomendasi diprediksi masih tertuju pada pasangan petahana, Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa. Kemudian di Karangasem arahnya diprediksi ke pasangan Gede Dana yang notabene ketua DPRD Karangasem saat ini. Dalam prediksi ini, dia akan diduetkan dengan Wayan Artha Dipa yang terhitung masih wakil bupati Karangasem.

Di Bangli, PDIP diperkirakan akan mengusung pasangan Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar. Lalu di Jembrana, rekomendasi untuk posisi bupati mengarah kepada Made Kembang Hartawan. Sementara wakilnya diperkirakan tertuju pada tiga orang kader. Antara Ketut Sugiasa, Ida Bagus Susrama, dan I Dewa Putu Mertayasa.

Lantas di Tabanan, arah rekomendasi diperkirakan tertuju pada Komang Gede Sanjaya yang sejauh ini merupakan wakil bupati Tabanan sekaligus ketua DPC PDIP setempat. Sama seperti di Jembrana, rekomendasi untuk posisi wakil bupati tertuju setidaknya pada dua orang. Seperti spekulasi yang sejauh ini mengemuka, antara I Made Gede Dedy Pratama atau I Made Edi Wirawan.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Waktu pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk pilkada tahun ini akan dimulai 4 September 2020 mendatang. Sejauh ini, pengumuman rekomendasi untuk enam pasangan calon dari PDIP masih menjadi teka-teki. Meski DPP PDIP menjadwalkan pengumuman tersebut akan dilakukan pada tahap keempat.

Sayangnya, kapan tahap pamungkas itu akan dijadwalkan, masih abu-abu. Meski informasi dalam sepekan terakhir menyebutkan pengumuman sedianya akan dilakukan antara 20 atau 21 Agustus 2020. Namun dalam perkembangannya disebut diundur menjadi Senin (24/8).

Meski begitu, jajaran DPD PDIP Bali sendiri mengaku belum mendapatkan instruksi untuk melakukan persiapan yang terkait dengan rencana pengumuman rekomendasi tersebut. Mengingat dalam dua tahapan terakhir, pengumuman dilakukan melalui video converence menyesuaikan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Seperti dikatakan Sekretaris DPD PDIP Bali I GN Jaya Negara, saat dikonfirmasi Minggu (23/8). “Tidak ada. Belum ada konfirmasi untuk itu (pengumuman rekomendasi),” jawabnya singkat saat dikonfirmasi.

Demikian halnya saat disinggung soal informasi yang menyebutkan pengumuman disampaikan pada hari ini, dia pun enggan berspekulasi terlalu jauh. “Kalau mundur mungkin. Atau bisa jadi mendadak diinformasikan pada siang besok,” ujarnya.

Baca Juga :  Trancedental Meditation Bikin Orang Tak Punya Musuh

Meski demikian, politisi yang terhitung bakal calon Walikota Denpasar ini menegaskan, dalam posisi mendadak pun, pihaknya di sekretariat akan siap. Mengingat pengumuman rekomendasi dilaksanakan melalui video conference. “Alat (video conference) kan ada. Jadi tidak perlu repot,” tegasnya.

Sekadar kilas balik, dalam pengumuman tahap ketiga belum lama ini, rekomendasi untuk enam kabupaten/kota di Bali akan diumumkan pada tahap keempat. Berbarengan dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia yang sama-sama belum diumumkan rekomendasinya.

Dalam pengumuman yang berlangsung pada 11 Agustus 2020, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, yang memimpin jalannya rapat tersebut menyebutkan, rekomendasi untuk Provinsi Bali akan diumumkan pada gelombang keempat atau yang terakhir. 

Masuknya Provinsi Bali dalam pengumuman rekomendasi, bersamaan dengan Kota Surabaya serta sejumlah daerah lain di Jawa Timur maupun provinsi lainnya, dikarenakan pertimbangan daerah basis.

Meski belum ada kepastian mengenai kapan pengumuman tahap keempat akan dilaksanakan, spekulasi mengenai pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP di enam kabupaten/kota di Bali sudah muncul sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  BAP Lengkap, Tiga Tersangka Korupsi LPD Kekeran Ditahan

Di Denpasar, rekomendasi diperkirakan tertuju pada pasangan IGN Jaya Negara dengan Kade Agus Arya Wibawa. Di Badung, rekomendasi diprediksi masih tertuju pada pasangan petahana, Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa. Kemudian di Karangasem arahnya diprediksi ke pasangan Gede Dana yang notabene ketua DPRD Karangasem saat ini. Dalam prediksi ini, dia akan diduetkan dengan Wayan Artha Dipa yang terhitung masih wakil bupati Karangasem.

Di Bangli, PDIP diperkirakan akan mengusung pasangan Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar. Lalu di Jembrana, rekomendasi untuk posisi bupati mengarah kepada Made Kembang Hartawan. Sementara wakilnya diperkirakan tertuju pada tiga orang kader. Antara Ketut Sugiasa, Ida Bagus Susrama, dan I Dewa Putu Mertayasa.

Lantas di Tabanan, arah rekomendasi diperkirakan tertuju pada Komang Gede Sanjaya yang sejauh ini merupakan wakil bupati Tabanan sekaligus ketua DPC PDIP setempat. Sama seperti di Jembrana, rekomendasi untuk posisi wakil bupati tertuju setidaknya pada dua orang. Seperti spekulasi yang sejauh ini mengemuka, antara I Made Gede Dedy Pratama atau I Made Edi Wirawan.


Most Read

Artikel Terbaru

/