28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Adian Napitupulu Sentil Parpol Deklarasi Capres, Sebut Pilpres masih Jauh

Pemilihan presiden dan wakil presiden masih dua tahun lagi, namun suhu politik jelang Pilpres 2024 sudah terasa panas. Anggota DPR RI Adian Napitupulu menyayangkan partai politik yang sudah mendeklarasikan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024. Padahal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo masih dua tahun.

“Saya justru heran ketika ada partai lain yang berlomba-lomba (deklarasi_read), lo ngejar apa sih?” ungkap Bang Adian dalam Kanal Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia dikutip Bali Express, Rabu (23/11).

Menurut Adian, aturan main pemilu belum tuntas dibuat. Undang-undang pemilu memang telah selesai dibuat, hanya saja turunan aturannya belum kelar dibahas.

Suhu politik yang mulai terasa jelang Pilpres 2024 membuat Adian merasa elite partai lebih mementingkan pencalonan presiden ketimbang kepentingan rakyat. Sebab Indonesia hampir tiga tahun dilanda pandemi Covid-19 dan tahun depan terancam krisis ekonomi global.

Baca Juga :  Soal Endorse Prabowo, Pengamat Sebut Jokowi Langgar Etika Politik

“Kita tahu saat pandemi ada ribuan orang yang kena PHK, kenapa tidak ada tokoh politik atau partai yang bicara soal itu, mengapa sudah sibuk soal pencapresan?” imbuhnya.

Pihaknya pun menduga jika elite-elite politik yang sudah sibuk soal pencapresan jangan-jangan sudah bicara soal kabinet dan bagi-bagi kursi.

“Itu sangat menyebalkan bagi saya,” tegasnya.

Disinggung soal kriteria model pemimpin ideal harapan bangsa, secara umum Adian menyebut bahwa pemimpin harus teguh terhadap Pancasila, NKRI, dan keberagaman. Seorang pemimpin harus punya sikap-sikap kebangsaan yang tegas.

“Tidak hanya seorang presiden, kader-kader partai juga harus memiliki sikap toleransi tinggi terjadap keberagaman Indonesia. Harus punya sikap kebangsaan yang tegas, jangan sebentar-sebentar ke sini, sebentar-sebentar ke sana,” pungkasnya.

Baca Juga :  PSI Berpeluang Raih Dua Kursi Kota dan Satu Provinsi





Reporter: Wiwin Meliana

Pemilihan presiden dan wakil presiden masih dua tahun lagi, namun suhu politik jelang Pilpres 2024 sudah terasa panas. Anggota DPR RI Adian Napitupulu menyayangkan partai politik yang sudah mendeklarasikan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024. Padahal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo masih dua tahun.

“Saya justru heran ketika ada partai lain yang berlomba-lomba (deklarasi_read), lo ngejar apa sih?” ungkap Bang Adian dalam Kanal Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia dikutip Bali Express, Rabu (23/11).

Menurut Adian, aturan main pemilu belum tuntas dibuat. Undang-undang pemilu memang telah selesai dibuat, hanya saja turunan aturannya belum kelar dibahas.

Suhu politik yang mulai terasa jelang Pilpres 2024 membuat Adian merasa elite partai lebih mementingkan pencalonan presiden ketimbang kepentingan rakyat. Sebab Indonesia hampir tiga tahun dilanda pandemi Covid-19 dan tahun depan terancam krisis ekonomi global.

Baca Juga :  Rudi Kamri Sebut Anies Baswedan Didukung Pengusung Khilafah

“Kita tahu saat pandemi ada ribuan orang yang kena PHK, kenapa tidak ada tokoh politik atau partai yang bicara soal itu, mengapa sudah sibuk soal pencapresan?” imbuhnya.

Pihaknya pun menduga jika elite-elite politik yang sudah sibuk soal pencapresan jangan-jangan sudah bicara soal kabinet dan bagi-bagi kursi.

“Itu sangat menyebalkan bagi saya,” tegasnya.

Disinggung soal kriteria model pemimpin ideal harapan bangsa, secara umum Adian menyebut bahwa pemimpin harus teguh terhadap Pancasila, NKRI, dan keberagaman. Seorang pemimpin harus punya sikap-sikap kebangsaan yang tegas.

“Tidak hanya seorang presiden, kader-kader partai juga harus memiliki sikap toleransi tinggi terjadap keberagaman Indonesia. Harus punya sikap kebangsaan yang tegas, jangan sebentar-sebentar ke sini, sebentar-sebentar ke sana,” pungkasnya.

Baca Juga :  Setelah Gandeng PKB, Gerindra Persilakan Partai Lain Gabung Koalisi KIR





Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/