28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Jika Anies Jadi Presiden, Adian Napitupulu: IKN tak akan Jalan

Presiden Joko Widodo dinilai melanggar etika politik karena terlalu ikut campur soal pencalonan Presiden 2024. Hal ini imbas dukungan Jokowi kepada Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi capres pada Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI Adian Napitupulu pun angkat bicara. Menurut Adian, Presiden Jokowi bukan ikut campur soal pilpres mendatang, melainkan ia memikirkan calon pengganti yang tepat untuk melanjutkan program kerjanya yang belum tuntas.

“Pak Jokowi itu kan membangun berbagai infrastruktur, salah satunya IKN. Jadi beliau memikirkan siapa pemimpin yang bisa melanjutkan program tersebut. Jangan sampai beliau yang merintis, tetapi di tahun 2025 IKN malah berhenti karena tak satu visi,” jelasnya.

Baca Juga :  NasDem Usung Anies, Jokowi Beri Sinyal Reshuffle Kabinet

Hal itu, menurut Adian, adalah wajar karena Jokowi ingin penggantinya mampu melanjutkan program-programnya, tanpa ada program yang mangkrak karena berbeda pandangan. Namun yang harus diperhatikan adalah langkah-langkah politiknya.

Ditanya jika Anies  Baswedan sebagai pengganti Jokowi, Adian Napitupulu merasa khawatir, karena program IKN tidak akan jalan. “Yang paling tahu ya Anies sendiri. Tapi aku sih khawatir kalau gak lanjut,” ujar Adian dalam Kanal Youtube Unpacking Indonesia dikutip Koran Bali Express, Rabu (23/11).

Menurut Adian, perbedaan kepribadian, karakter dan pola politik Anies dan Jokowi yang membuat kemungkinan program IKN tidak berlanjut jika Anies sebagai pengganti Jokowi.

“Kalau pakai istilah abang, Anies itu Antitesa Jokowi,  ya pasti tidak (jalan),” katanya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Ubud

Adian memastikan tidak akan memilih Anies sebagai capres jika ia maju pada Pilpres 2024. Masa kepemimpinan Anies selama memimpin DKI Jakarta menjadi salah satu alasan Adian tidak setuju Anies sebagai calon presiden.

“Kalau ditanya lo mau pilih Anies gak? Gak, gua gak mau milih. Ya ada banyak hal yang saya tidak tahu jawaban dia tentang sikap dia. Salah satu pertimbangannya cara kepemimpinan dia di DKI Jakarta,” pungkasnya.






Reporter: Wiwin Meliana

Presiden Joko Widodo dinilai melanggar etika politik karena terlalu ikut campur soal pencalonan Presiden 2024. Hal ini imbas dukungan Jokowi kepada Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi capres pada Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI Adian Napitupulu pun angkat bicara. Menurut Adian, Presiden Jokowi bukan ikut campur soal pilpres mendatang, melainkan ia memikirkan calon pengganti yang tepat untuk melanjutkan program kerjanya yang belum tuntas.

“Pak Jokowi itu kan membangun berbagai infrastruktur, salah satunya IKN. Jadi beliau memikirkan siapa pemimpin yang bisa melanjutkan program tersebut. Jangan sampai beliau yang merintis, tetapi di tahun 2025 IKN malah berhenti karena tak satu visi,” jelasnya.

Baca Juga :  Konsep IKN Usung Perpaduan Ramah Lingkungan dan Smart City

Hal itu, menurut Adian, adalah wajar karena Jokowi ingin penggantinya mampu melanjutkan program-programnya, tanpa ada program yang mangkrak karena berbeda pandangan. Namun yang harus diperhatikan adalah langkah-langkah politiknya.

Ditanya jika Anies  Baswedan sebagai pengganti Jokowi, Adian Napitupulu merasa khawatir, karena program IKN tidak akan jalan. “Yang paling tahu ya Anies sendiri. Tapi aku sih khawatir kalau gak lanjut,” ujar Adian dalam Kanal Youtube Unpacking Indonesia dikutip Koran Bali Express, Rabu (23/11).

Menurut Adian, perbedaan kepribadian, karakter dan pola politik Anies dan Jokowi yang membuat kemungkinan program IKN tidak berlanjut jika Anies sebagai pengganti Jokowi.

“Kalau pakai istilah abang, Anies itu Antitesa Jokowi,  ya pasti tidak (jalan),” katanya.

Baca Juga :  Tampil Beda, NasDem Gianyar Siap Menangkan Anies dalam Pilpres 2024

Adian memastikan tidak akan memilih Anies sebagai capres jika ia maju pada Pilpres 2024. Masa kepemimpinan Anies selama memimpin DKI Jakarta menjadi salah satu alasan Adian tidak setuju Anies sebagai calon presiden.

“Kalau ditanya lo mau pilih Anies gak? Gak, gua gak mau milih. Ya ada banyak hal yang saya tidak tahu jawaban dia tentang sikap dia. Salah satu pertimbangannya cara kepemimpinan dia di DKI Jakarta,” pungkasnya.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/