alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Kampanye Pilkada Bangli Telah Dimulai, APK Belum Dipasang

BANGLI, BALI EXPRESS – Kampanye Pilkada Bangli telah dimulai, Sabtu (26/9). Namun hingga kini KPU Bangli belum menyerahkan alat peraga kampanye (APK) yang pencetakannya difasilitasi KPU. APK rencananya diserahkan 5 Oktober 2020. 

Ketua KPU Bangli Putu Gede Pujawan mengatakan, APK yang difasilitasi KPU terdiri dari baliho dan spanduk serta bahan kampanye, yaitu poster dan brosur. KPU tidak bisa langsung memasang APK karena waktu pengundian dan penetapan nomor urut paslon serta tahapan kampanye berlangsung mepet. Setelah pengundian dan penetapan nomor urut, langsung kampanye dua hari berikutnya. Rekanan yang ditunjuk mencetak APK tidak bisa langsung melakukan pencetakan semua APK. Saat dimulainya kampanye, Sabtu (26/9), rekanan baru bisa mencetak dua baliho. Baliho masing-masing paslon itu dalam rangka deklarasi damai, sekaligus dimulainya masa kampanye. Itu dipasang di Jalan Kusumayuda, dekat kantor KPU Bangli. “APK dan bahan kampanye nanti, 5 Oktober,” jelas Pujawan.

Disebutkannya, masing-masing paslon difasilitasi lima baliho dan dua spanduk di tiap desa. Sedangkan poster dan brosur,  masing-masing paslon mendapatkan 50 persen dari jumlah kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bangli. Pagu anggarannya Rp 199 juta lebih. “Paslon juga bisa mencetak sendiri baliho dan spanduk di luar yang difasilitasi KPU,” terangnya. Untuk jumlahnya diatur. Tiap paslon boleh mencetak maksimal 200 persen dari yang difasilitasi KPU. “Baliho 200 persen, spanduk 200 persen,” sambungnya.

Sebelum mencetak APK sendiri, paslon harus bersurat kepada KPU. APK yang dicetak harus sama dengan yang difasilitasi penyelenggara, baik ukuran maupun desain. Tempat pemasangan juga telah ditentukan.  Dalam satu zona, APK kedua paslon harus dipasang berdampingan.


BANGLI, BALI EXPRESS – Kampanye Pilkada Bangli telah dimulai, Sabtu (26/9). Namun hingga kini KPU Bangli belum menyerahkan alat peraga kampanye (APK) yang pencetakannya difasilitasi KPU. APK rencananya diserahkan 5 Oktober 2020. 

Ketua KPU Bangli Putu Gede Pujawan mengatakan, APK yang difasilitasi KPU terdiri dari baliho dan spanduk serta bahan kampanye, yaitu poster dan brosur. KPU tidak bisa langsung memasang APK karena waktu pengundian dan penetapan nomor urut paslon serta tahapan kampanye berlangsung mepet. Setelah pengundian dan penetapan nomor urut, langsung kampanye dua hari berikutnya. Rekanan yang ditunjuk mencetak APK tidak bisa langsung melakukan pencetakan semua APK. Saat dimulainya kampanye, Sabtu (26/9), rekanan baru bisa mencetak dua baliho. Baliho masing-masing paslon itu dalam rangka deklarasi damai, sekaligus dimulainya masa kampanye. Itu dipasang di Jalan Kusumayuda, dekat kantor KPU Bangli. “APK dan bahan kampanye nanti, 5 Oktober,” jelas Pujawan.

Disebutkannya, masing-masing paslon difasilitasi lima baliho dan dua spanduk di tiap desa. Sedangkan poster dan brosur,  masing-masing paslon mendapatkan 50 persen dari jumlah kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bangli. Pagu anggarannya Rp 199 juta lebih. “Paslon juga bisa mencetak sendiri baliho dan spanduk di luar yang difasilitasi KPU,” terangnya. Untuk jumlahnya diatur. Tiap paslon boleh mencetak maksimal 200 persen dari yang difasilitasi KPU. “Baliho 200 persen, spanduk 200 persen,” sambungnya.

Sebelum mencetak APK sendiri, paslon harus bersurat kepada KPU. APK yang dicetak harus sama dengan yang difasilitasi penyelenggara, baik ukuran maupun desain. Tempat pemasangan juga telah ditentukan.  Dalam satu zona, APK kedua paslon harus dipasang berdampingan.


Most Read

Artikel Terbaru

/