alexametrics
30.8 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

Anggota DPRD Bangli Akan Dapat Laptop Baru

BANGLI, BALI EXPRESS- Setiap anggota DPRD Bangli bakal mendapatkan jatah satu komputer jinjing atau laptop. Pengadaan dianggarkan pada APBD 2022. Satu unit Rp 12,5 juta.

Kepastian para wakil rakyat yang jumlahnya 30 orang itu bakal kebagian laptop menyusul disepakatinya rancangan APBD 2022 beberapa waktu lalu. Saat dikonfirmasi, Plt Sekretaris DPRD Bangli I Komang Pariartha tak menampik rencana pengadaan laptop baru itu. Anggarannya Rp 600 juta.

Anggaran tersebut tidak sebatas untuk membelikan anggota dewan saja. Sekretariat juga kebagian delapan unit, sehingga total laptop yang akan dibeli sebanyak 38 unit, ditambah satu unit handycam dan kamera untuk Bagian Humas. “Untuk optimalisasi kinerja dewan,” ungkap Pariartha saat disinggung soal tujuan anggota dewan dibelikan laptop, Minggu (28/11).

Disebutkannya, dalam rancangan APBD memang diusulkan Rp 600 juta. Tidak diutak-atik lagi saat pembahasan anggaran, hingga ketok palu tetap segitu. “Bukan untuk gagah-gagahan, tetapi membantu kinerja beliau (anggota dewan),” jelas Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik ini.

Baca Juga :  Pengumuman Paket dari KGB Paling Lambat September

Kasubag Perencanaan dan Anggaran Sekretariat DPRD Bangli I Nyoman Dacin menambahkan, pengadaan laptop untuk meningkatkan kinerja anggota dewan. Salah satunya mengunggah hasil reses di dapilnya masing-masing. “Nanti kalau sudah selesai (selesai menjabat dikembalikan,” kata Dacin.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mengakui bahwa anggota dewan mempunyai inisiatif membeli laptop, kemudian diusulkan secara resmi oleh sekretariat DPRD. Politikus PDIP ini mengatakan, pengadaan laptop itu merupakan bagian dari mengikuti perkembangan teknologi. Ia mencontohkan saat pandemi Covid-19 seperti sekarang. Sejumlah kegiatan harus dilakukan secara virtual, seperti zoom meeting untuk menghindari kerumunan. “Karena mangkin (sekarang) Covid, sidang-sidang pakai zoom meeting. Jadi laptop penting dalam situasi Covid ini, biar tidak berkerumun,”  jelas politikus asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli itu.

Kalau zoom meeting menggunakan handphone, bisa saja tidak optimal karena ada telepone masuk. Sehingga solusinya adalah laptop.

BANGLI, BALI EXPRESS- Setiap anggota DPRD Bangli bakal mendapatkan jatah satu komputer jinjing atau laptop. Pengadaan dianggarkan pada APBD 2022. Satu unit Rp 12,5 juta.

Kepastian para wakil rakyat yang jumlahnya 30 orang itu bakal kebagian laptop menyusul disepakatinya rancangan APBD 2022 beberapa waktu lalu. Saat dikonfirmasi, Plt Sekretaris DPRD Bangli I Komang Pariartha tak menampik rencana pengadaan laptop baru itu. Anggarannya Rp 600 juta.

Anggaran tersebut tidak sebatas untuk membelikan anggota dewan saja. Sekretariat juga kebagian delapan unit, sehingga total laptop yang akan dibeli sebanyak 38 unit, ditambah satu unit handycam dan kamera untuk Bagian Humas. “Untuk optimalisasi kinerja dewan,” ungkap Pariartha saat disinggung soal tujuan anggota dewan dibelikan laptop, Minggu (28/11).

Disebutkannya, dalam rancangan APBD memang diusulkan Rp 600 juta. Tidak diutak-atik lagi saat pembahasan anggaran, hingga ketok palu tetap segitu. “Bukan untuk gagah-gagahan, tetapi membantu kinerja beliau (anggota dewan),” jelas Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik ini.

Baca Juga :  Tukang Suwun Positif Covid-19 di Bangli Diisolasi di RSPTN Unud

Kasubag Perencanaan dan Anggaran Sekretariat DPRD Bangli I Nyoman Dacin menambahkan, pengadaan laptop untuk meningkatkan kinerja anggota dewan. Salah satunya mengunggah hasil reses di dapilnya masing-masing. “Nanti kalau sudah selesai (selesai menjabat dikembalikan,” kata Dacin.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mengakui bahwa anggota dewan mempunyai inisiatif membeli laptop, kemudian diusulkan secara resmi oleh sekretariat DPRD. Politikus PDIP ini mengatakan, pengadaan laptop itu merupakan bagian dari mengikuti perkembangan teknologi. Ia mencontohkan saat pandemi Covid-19 seperti sekarang. Sejumlah kegiatan harus dilakukan secara virtual, seperti zoom meeting untuk menghindari kerumunan. “Karena mangkin (sekarang) Covid, sidang-sidang pakai zoom meeting. Jadi laptop penting dalam situasi Covid ini, biar tidak berkerumun,”  jelas politikus asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli itu.

Kalau zoom meeting menggunakan handphone, bisa saja tidak optimal karena ada telepone masuk. Sehingga solusinya adalah laptop.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru