alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

Reuni 212 Mau Dipindah ke Bogor, Ini Sikap Gubernur Jabar

BANDUNG, BALI EXPRESS – Setelah tak diperbolehkan menggelar Reuni 212 di Patung Kuda dan Monas, Jakarta, ada kabar aksi tersebut dipindah ke Sentul Bogor, Jawa Barat (Jabar). Rencana itu pun langsung ditanggapi oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil secara tegas menolak dan menyarankan agar kegiatan tersebut tidak dilaksanakan. “Merespons rencana itu, saya meminta agar warga menahan diri dengan tak melakukan kegiatan yang bersifat massal, ” jelasnya, Selasa 30 November 2021 di gedung Pakuan seperti dikutip dari pojoksatu.id ( Grup Jawa Pos).

Emil menambahkan, bahwa saat ini potensi penularan Covid-19 masih mungkin terjadi.

“Ya sebaiknya menahan diri kan Covid belum surut, belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Klungkung Beber Tumpukan Temuan BPK

Ditegaskannnya, bahwa semua kegiatan yang berpotensi mengundang massa besar itu ada potensi.

“Potensi pelanggaran prokes, karena dinamika di lapangan, orang berkerumun ribuan orang,” ujarnya.

Dirinya berharap, sebaiknya semua pihak melaksanakan anjuran dari pemerintah untuk mengurangi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

” Seperti diketahui, kerumunan menimbulkan potensi penularan virus Corona. Saran saya, ikuti arahan pemerintah mengurangi kegiatan-kegiatan yang sifatnya massal, termasuk kegiatan 212,” tutur Kang Emil.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya belum mengeluarkan izin untuk Reuni 212. Panitia Reuni 212 mengatakan pihaknya masih berupaya memenuhi persyaratan. 

BANDUNG, BALI EXPRESS – Setelah tak diperbolehkan menggelar Reuni 212 di Patung Kuda dan Monas, Jakarta, ada kabar aksi tersebut dipindah ke Sentul Bogor, Jawa Barat (Jabar). Rencana itu pun langsung ditanggapi oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil secara tegas menolak dan menyarankan agar kegiatan tersebut tidak dilaksanakan. “Merespons rencana itu, saya meminta agar warga menahan diri dengan tak melakukan kegiatan yang bersifat massal, ” jelasnya, Selasa 30 November 2021 di gedung Pakuan seperti dikutip dari pojoksatu.id ( Grup Jawa Pos).

Emil menambahkan, bahwa saat ini potensi penularan Covid-19 masih mungkin terjadi.

“Ya sebaiknya menahan diri kan Covid belum surut, belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Sutena Dilantik, Minta segera Beradaptasi Jalankan Tugas PAW

Ditegaskannnya, bahwa semua kegiatan yang berpotensi mengundang massa besar itu ada potensi.

“Potensi pelanggaran prokes, karena dinamika di lapangan, orang berkerumun ribuan orang,” ujarnya.

Dirinya berharap, sebaiknya semua pihak melaksanakan anjuran dari pemerintah untuk mengurangi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

” Seperti diketahui, kerumunan menimbulkan potensi penularan virus Corona. Saran saya, ikuti arahan pemerintah mengurangi kegiatan-kegiatan yang sifatnya massal, termasuk kegiatan 212,” tutur Kang Emil.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya belum mengeluarkan izin untuk Reuni 212. Panitia Reuni 212 mengatakan pihaknya masih berupaya memenuhi persyaratan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru