alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

PSI Merapat ke Dana-Dipa, Kubu Petahana Disokong Enam Parpol

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pertarungan head to head antara dua pasangan bakal calon bupati-wakil bupati di Karangasem dipastikan bakal berjalan seru. Jika dilihat upaya kedua calon kontestan dalam merangkum dukungan, keduanya tampak saling mengejar membangun kekuatan.

Perebutan kursi orang nomor satu di kabupaten ujung timur Pulau Dewata ini bakal dinanti. Saat ini kubu Petahana IGA Mas Sumatri dan mantan Ketua DPD II Golkar Karangasem I Made Sukarena (paket Masker) disokong enam partai politik, kubu Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) juga demikian.

PDIP yang menjagokan paket Dana-Dipa tidak berjuang sendiri. Ada Partai Hanura yang lebih dulu berada di dalam barisan partai ‘moncong putih’ tersebut. Bahkan kabarnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan segera bergabung. Jika benar, tentu kian menambah amunisi Dana-Dipa memenangkan pertarungan Pilkada Karangasem, Desember mendatang. 

Baca Juga :  Delapan Desa Adat di Tembuku Bulatkan Tekad Menangkan Koster-Ace

Hal itu diakui Ketua DPW PSI Bali Nengah Yasa Adi Susanto. Pria asal Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem ini mengatakan, alasan PSI bergabung ke Dana-Dipa karena melihat figur calon. “Saya sendiri sebagai warga Karangasem memiliki tanggung jawab untuk kemajuan daerah. Sehingga PSI memutuskan untuk bergabung ke Dana-Dipa,” ujarnya, Senin (31/8).

Bagi PSI, katanya, Karangasem memang butuh perubahan. Dengan potensi yang dimiliki Gumi Lahar, sebutan lain Karangasem, memang dibutuhkan pemimpin yang visioner. “Intinya kami ingin menuju Karangasem Era Baru,” ujarnya lagi. 

Saat ditanya kapan rekomendasi bakal diserahkan kepada Dana-Dipa, Adi Susanto menyebut, masih proses di DPP PSI. Dia mengaku bakal mengusahakan rekomendasi sudah keluar dalam pekan ini. “Surat rekomendasi sedang diproses di DPP PSI,” imbuhnya lagi.

Baca Juga :  Aset Pemprov Banyak Jadi Lahan Tidur, Dewan Minta Dikelola Maksimal

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Karangasem, I Gede Dana mengatakan, komunikasi politik dengan pengurus PSI memang terus dilakukan. Tidak saja dengan PSI, tetapi dengan partai lainnya. Gede Dana yang juga calon bupati ini mengakui, bahwa PSI bakal merapat ke PDIP-Hanura. Tetapi, secara resminya belum diterima. “Secara visi kami sama, yakni ingin perubahan. Tinggal menunggu rekomendasi,” ucap Gede Dana.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pertarungan head to head antara dua pasangan bakal calon bupati-wakil bupati di Karangasem dipastikan bakal berjalan seru. Jika dilihat upaya kedua calon kontestan dalam merangkum dukungan, keduanya tampak saling mengejar membangun kekuatan.

Perebutan kursi orang nomor satu di kabupaten ujung timur Pulau Dewata ini bakal dinanti. Saat ini kubu Petahana IGA Mas Sumatri dan mantan Ketua DPD II Golkar Karangasem I Made Sukarena (paket Masker) disokong enam partai politik, kubu Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) juga demikian.

PDIP yang menjagokan paket Dana-Dipa tidak berjuang sendiri. Ada Partai Hanura yang lebih dulu berada di dalam barisan partai ‘moncong putih’ tersebut. Bahkan kabarnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan segera bergabung. Jika benar, tentu kian menambah amunisi Dana-Dipa memenangkan pertarungan Pilkada Karangasem, Desember mendatang. 

Baca Juga :  Mantra-Kerta Siapkan Regulasi Penggunaan Produk Lokal

Hal itu diakui Ketua DPW PSI Bali Nengah Yasa Adi Susanto. Pria asal Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem ini mengatakan, alasan PSI bergabung ke Dana-Dipa karena melihat figur calon. “Saya sendiri sebagai warga Karangasem memiliki tanggung jawab untuk kemajuan daerah. Sehingga PSI memutuskan untuk bergabung ke Dana-Dipa,” ujarnya, Senin (31/8).

Bagi PSI, katanya, Karangasem memang butuh perubahan. Dengan potensi yang dimiliki Gumi Lahar, sebutan lain Karangasem, memang dibutuhkan pemimpin yang visioner. “Intinya kami ingin menuju Karangasem Era Baru,” ujarnya lagi. 

Saat ditanya kapan rekomendasi bakal diserahkan kepada Dana-Dipa, Adi Susanto menyebut, masih proses di DPP PSI. Dia mengaku bakal mengusahakan rekomendasi sudah keluar dalam pekan ini. “Surat rekomendasi sedang diproses di DPP PSI,” imbuhnya lagi.

Baca Juga :  Rekap Suara Pilgub Diminta Tak Ada Pengerahan Massa

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Karangasem, I Gede Dana mengatakan, komunikasi politik dengan pengurus PSI memang terus dilakukan. Tidak saja dengan PSI, tetapi dengan partai lainnya. Gede Dana yang juga calon bupati ini mengakui, bahwa PSI bakal merapat ke PDIP-Hanura. Tetapi, secara resminya belum diterima. “Secara visi kami sama, yakni ingin perubahan. Tinggal menunggu rekomendasi,” ucap Gede Dana.


Most Read

Artikel Terbaru

/