alexametrics
24.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Mundur dari Sekjen Hanura, GPS Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

DENPASAR, BALI EXPRESS –  Pasca keluar dari partai dan meninggalkan jabatan sebagai Sekretaris Jenderal DPP Hanura, Gede Pasek Suardika akan membentuk partai baru. Partai tersebut bernama Partai Kebangkitan Nusantara dan dia dipercayai menjadi Ketua Umum. Mantan anggota DPR dan mantan politisi Hanura juga banyak akan bergabung di partai tersebut.

Gede Pasek Suardika mengakui ketekadannya memimpin partai yang baru dirintis tersebut berkonsep kenusantaraan dan nasionalisme. “Kita ingin membuat, dan biar pernah merancang konsep membangun partai yang baru dari nol.  Dengan konsep kenusantaraan, sebagai nasionalisme kenusantaraan.  Bagaiamana Indonesia  ini sebagai negara yang unggul dalam konteks kebijakan publiknya,” jelas dia saat dikonfirmasi, Minggu (31/10).

Keseriusannya juga sudah banyak pihak yang mendukungnya. Mulai dari aktivis, akdemisi bahkan mantan anggota DPR, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sehingga dengan modal keseriusannya tersebut  sudah banyak daerah yang tertarik bergabung. “Mantan anggota DPR cukup banyak, ada aktivis, akademisi. Dari partai Hanura juga ada, dari pusat sampai daerah,” ujarnya.

Terlebih dua hari lagi pihaknya akan mendaftarkan Partai Kebangkitan Nusantara ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia guna mendapatkan legalitas dari negara.

“Kader belum, baru kemarin dicanangkan, tapi lagi dua hari kami akan mendaftar ke Menkumham. Sudah hampir seluruh provinsi ada koordinasi, komunikasi-komunikasi sudah ada. Keluar keputusan dari pusat, maka SK daerah  baru bisa jalan,” sambung politisi yang akrab dipanggil GPS ini.

Disinggung dengan target, dia mengatakan targetnya agar bisa lolos verifikasi terlebih dahulu. Begitu juga dengan meninggalkan partai Hanura apakah tidak ada penyesalan?, GPS menegaskan soal jabatan tidak menjadi masalah bagi dia.

“Kita kan tidak ada urusan soal jabatan dulu, kalau dulu ketua komisi saja saya diambil tidak masalah. Terpenting berpolitik itu apa yang kita bisa buat, ide gagasan, program apa dalam tata kelola kebangsaan kita. Kalau jabatan tanpa berbuat kan buat apa?” tegasnya.

Keputusannya itu juga telah mendapatkan dukungan dari keluarganya. Mulai dari istri , anak-anak, hingga rekan-rekannya. “Tentu paling utama minta doa restu dari keluarga. Sebab ini pertama kali dipercaya orang Bali dipercayai  oleh banyak komunintas memimpin sebuah partai. Mudah -mudahan tidak mengecewakan, maka perlu dukungan dan doa restu juga,” ujarnya.

GPS menambahkan targetnya bulan Desember  2021 sudah selesai pengurus di tingkat pusat dan provinsi. Lanjut membentuk kepengurusan di kabupaten/ kota. Partai Kebangkitan Nusantara memiliki tagline orang yang peduli dengan kenusantaraan, bangga dengan nusantara dan apa yang ada di ibu pertiwi ini.  

“Bagaimana seni budaya nusantara dipertahankan, dikembangkan ekonomi kenusantara dimajukan, dan teknologi sains nusantara dikembangkan.  Ini perlu diperjuangkan secara nyata, dan pengayoman. Banyak hal , ekonomi juga,  kalau dikelola dengan bagus sangat potensial,”  katanya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS –  Pasca keluar dari partai dan meninggalkan jabatan sebagai Sekretaris Jenderal DPP Hanura, Gede Pasek Suardika akan membentuk partai baru. Partai tersebut bernama Partai Kebangkitan Nusantara dan dia dipercayai menjadi Ketua Umum. Mantan anggota DPR dan mantan politisi Hanura juga banyak akan bergabung di partai tersebut.

Gede Pasek Suardika mengakui ketekadannya memimpin partai yang baru dirintis tersebut berkonsep kenusantaraan dan nasionalisme. “Kita ingin membuat, dan biar pernah merancang konsep membangun partai yang baru dari nol.  Dengan konsep kenusantaraan, sebagai nasionalisme kenusantaraan.  Bagaiamana Indonesia  ini sebagai negara yang unggul dalam konteks kebijakan publiknya,” jelas dia saat dikonfirmasi, Minggu (31/10).

Keseriusannya juga sudah banyak pihak yang mendukungnya. Mulai dari aktivis, akdemisi bahkan mantan anggota DPR, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sehingga dengan modal keseriusannya tersebut  sudah banyak daerah yang tertarik bergabung. “Mantan anggota DPR cukup banyak, ada aktivis, akademisi. Dari partai Hanura juga ada, dari pusat sampai daerah,” ujarnya.

Terlebih dua hari lagi pihaknya akan mendaftarkan Partai Kebangkitan Nusantara ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia guna mendapatkan legalitas dari negara.

“Kader belum, baru kemarin dicanangkan, tapi lagi dua hari kami akan mendaftar ke Menkumham. Sudah hampir seluruh provinsi ada koordinasi, komunikasi-komunikasi sudah ada. Keluar keputusan dari pusat, maka SK daerah  baru bisa jalan,” sambung politisi yang akrab dipanggil GPS ini.

Disinggung dengan target, dia mengatakan targetnya agar bisa lolos verifikasi terlebih dahulu. Begitu juga dengan meninggalkan partai Hanura apakah tidak ada penyesalan?, GPS menegaskan soal jabatan tidak menjadi masalah bagi dia.

“Kita kan tidak ada urusan soal jabatan dulu, kalau dulu ketua komisi saja saya diambil tidak masalah. Terpenting berpolitik itu apa yang kita bisa buat, ide gagasan, program apa dalam tata kelola kebangsaan kita. Kalau jabatan tanpa berbuat kan buat apa?” tegasnya.

Keputusannya itu juga telah mendapatkan dukungan dari keluarganya. Mulai dari istri , anak-anak, hingga rekan-rekannya. “Tentu paling utama minta doa restu dari keluarga. Sebab ini pertama kali dipercaya orang Bali dipercayai  oleh banyak komunintas memimpin sebuah partai. Mudah -mudahan tidak mengecewakan, maka perlu dukungan dan doa restu juga,” ujarnya.

GPS menambahkan targetnya bulan Desember  2021 sudah selesai pengurus di tingkat pusat dan provinsi. Lanjut membentuk kepengurusan di kabupaten/ kota. Partai Kebangkitan Nusantara memiliki tagline orang yang peduli dengan kenusantaraan, bangga dengan nusantara dan apa yang ada di ibu pertiwi ini.  

“Bagaimana seni budaya nusantara dipertahankan, dikembangkan ekonomi kenusantara dimajukan, dan teknologi sains nusantara dikembangkan.  Ini perlu diperjuangkan secara nyata, dan pengayoman. Banyak hal , ekonomi juga,  kalau dikelola dengan bagus sangat potensial,”  katanya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/