Kamis, 18 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali
Tempat Wisata Selfie Baru

Green Cliff Dibangun Swadaya, Habiskan Rp 117 Juta

11 Juli 2017, 14: 42: 31 WIB | editor : I Putu Suyatra

MENAWAN: Green Cliff di Desa Yeh Embang Kangin, menjadi tempat wisata selfie baru di Jembrana.

MENAWAN: Green Cliff di Desa Yeh Embang Kangin, menjadi tempat wisata selfie baru di Jembrana. (I GEDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, NEGARA – Pokdarwis Banu Sejahtera, Banjar Bangli memang cukup jeli menangkap kekayaan dan keindahan alam yang dimiliki Desa Yeh Embang Kangin, Jembrana Bali. Pokdarwis yang diketuai oleh I Gede Sukanta ini memberanikan diri untuk mewujudkan rencana membangun obyek wisata dengan memanfaatkan view bukit sebagai objek untuk berfoto selfie.

“Ide pembangunan tempat ini berawal dari tren sebagian besar masyrakat saat ini yang tengah digandrungi selfie. Rencana ini juga lahir  berkat dorongan dari Pemkab Jembrana melalui Dinas Pariwisata Budaya dimana pembangunan pariwisata merupakan salah satu target prioritas yang ingin dikembangkan,” ujarnya.

Sukanta menjelaskan, setelah melalui rapat – rapat banjar serta desa setempat, akhirnya  disepakati membangun tempat ini secara swadaya bahkan tukangnya pun berasal dari sini yang memakan waktu pengerjaan selama 1,5 bulan dari proses awal kita membangun sampai bisa difungsikan seperti sekarang ini. Secara keseluruhan bangunan ini menelan biaya sebesar  Rp 117 juta yang berasal dari swadaya serta sumbangan donatur maupun pihak desa. Keseluruhannya materialnya berasal dari alam dengan bahan bambu dan kayu sehingga kesan alaminya tetap terjaga dan juga aman bagi pengunjung.

“Bahan yang digunakan lebih banyak menggunakan bambu yang dikombinasikan dengan kayu dan beberapa beton dan untuk keamanan, dibeberapa titik kami juga menambahkan tali baja sebagai penahan,” urai Sukanta.

Ia juga menambahkan bangunan green cliff ini sengaja dibangun agak tinggi serta memanjang  agar  masyarakat lebih leluasa menyaksikan pemandangan di sini. Selain itu, guna menambah indah suasana di malam hari , spot green cliff ini sudah dilengkapi dengan terangnya lampu mercuri. Kita berharap tempat ini bisa menjadi alternatif wisata serta ramai dikunjungi  yang berimbas pada pemasukan bagi banjar kami. “Kita ingin melalui tempat ini ada pemasukan bagi warga sekitar sekaligus mendukung pembangunan pariwsata yang tengah digaungkan Pemkab Jembrana,“ ujarnya.

Namun meskipun sebagian besar pengerjaan dilakukan secara swadaya, Ia tetap mengharapkan bantuan serta perhatian dari pemerintah daerah guna melengkapi kelengkapan sarana pendukung lainnya seperti sarana toilet, parkir yang memadai, penataan taman serta tambahan tempat sampah.

Sementara Wabup Jembrana, I Made Kembang Hartawan  sangat mengapresiasi inisiatif yang dikembangkan Pokdarwis Banu Sejahtera Banjar Bangli Desa Yeh Embang Kangin. Bahkan berkat inisiatif serta antusiasme warga di sini, Pokdarwis ini juga disebutnya terpilih mewakili Jembrana dalam lomba kelompok sadar wisata tingkat Provinsi Bali. Hal ini disebutnya juga sejalan dengan program pemerintah yang tengah membangun pariwisata. Dengan semangat serta antusias yang begitu tinggi dari kelompok, Ia juga optimistis hal ini akan mendongkrak target wisata secara keseluruhan di Jembrana.

Kembang juga berharap apa yang dilakukan Pokdarwis Banu Sejahtera ini bisa diikuti oleh pokdarwis  lainnya d iJembrana .Pihaknya akan senantiasa melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku pokdarwis, memantau sejauh mana mereka bisa mengelola dan mengembangkan potensi lokal daerahnya.  Sementara pemerintah Kabupaten akan konsisten melakukan  penataan pariwisata yang lebih besar. “Lokasi Jembrana sebagai salah satu pintu gerbang Pulau Bali sangat potensial menjadi daerah transit maupun dilintasi para wisatawan domestik dan asing. Karena itu keuntungan ini mesti kita manfaatkan karena banyak hal yang  bisa ditawarkan kepada masyarakat umum, maupun  wisatawan asing seperti membangun tempat wisata destinasi baru semacam  Green Cliff ini,“ pungkas Kembang. 

Ada dua akses jalan masuk untuk mencapai lokasi Green Cliff. Bagi pengunjung yang datang dari arah barat (Kota Negara) bisa belok kiri (ke arah utara) di pertigaan jalan utama yang ada pohon beringin besar di kiri jalan. Letaknya kurang lebih dua km ke timur setelah Pura Rambut Siwi.

Sedangkan bagi pengunjung yang datang dari arah timur (Pekutatan) bisa belok kanan di pertigaan dekat Masjid Jami’ Nurut Taqwa, Yeh Sumbul. Jarak objek wisata Green Cliff dari jalan utama Denpasar-Gilimanuk kurang lebih 10 menit. (tor/aim)

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia