Selasa, 18 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bisnis

Pelaku Pariwisata Pertanyakan Izin Jetski di Amed

12 Agustus 2017, 09: 44: 27 WIB | editor : I Putu Suyatra

DIPERTANYAKAN: Jetski nangkirng di Perairan Amed.

DIPERTANYAKAN: Jetski nangkirng di Perairan Amed. (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, AMLAPURA - Sejak awal bulan lalu, wisatawan yang berkunjung ke kawasan objek wisata Amed, Kecamatan Abang, Karangasem disuguhkan fasilitas watersport, Jetksi. Namun belakangan keberadaan dua unit Jetski ditambah banana boat itu menimbulkan protes dari sejumlah pelaku pariwisata.

Keberadaan Jetski itu dinilai membahayakan. Mengingat kawasan pantai itu selama ini dikenal dengan diving dan snorkling. Sejumlah pelaku pariwisata khawatir, Jetski itu mengganggu aktivitas snorkeling dan diving merusak biota laut.

“Saya rasa kalau buka usaha diving, snorkeling itu tidak masalah. Karena memang tempatnya di sana. Tapi kalau Jetksi, itu banyak dikeluhkan karena mengganggu,” jelas Penasehat Perkumpulan Pelaku Pariwisata Amed (P3A), I Wayan Sentuni Artana kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Jumat (11/8) kemarin.

Mirisnya lagi, menurut dia, tempat atraksi Jetksi tersebut berada di kawasan melasti. “Orang-orang lokal menyebutnya itu kawasan suci. Itu tempat melasti. Saat kajeng kliwon banyak warga mandi di sana.  Jadinya mengganggu warga lokal juga. Nelayan juga terganggu,” terang Sentuni.

Pihaknya pun mempertanyakan izin operasional Jetski itu. Kabarnya, usaha itu milik warga negara asing, bekerjasama dengan warga lokal. “Kalau memang berizin kok bisa? Karena bagi saya tempat atraksinya tidak pas. Tapi ketika tidak ada izin, seharusnya ditutup,”  tegas mantan Perbekel Purwakerthi itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, I Wayan Astika mengaku belum tahu keberadaan fasilitas itu. “Kami akan komunikasikan dengan Dinas Perizinan dan Perbekel Purwakerthi, seperti apa aktivitasnya,” janji Astika.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Karangasem I Wayan Putu Laba Erawan juga mengaku belum tahu keberadaan Jetski itu. Pihaknya belum berani memastikan ketika disinggung soal izinnya. “Nanti saya cek dulu. Apakah sudah ada permohonan apa belum. Yang pasti belum ada masuk ke meja saya,” tegas dia. Laba Erawan mengatakan bahwa ketika belum mengantongi izin semestinya tidak beroperasi dulu. 

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia