Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

RTH Rp 1,2 M Hampir Rampung, Dinamakan Taman Yowana Asri

25 Oktober 2017, 11: 16: 09 WIB | editor : I Putu Suyatra

RTH Rp 1,2 M Hampir Rampung, Dinamakan Taman Yowana Asri

TAHAP PENYELESAIAN: Proyek pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Kelurahan Banyuasri, Buleleng sudah mencapai 85 persen. Tampak pekerja melakukan pekerjaan tahap penyelesaian. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA- Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Banyuasri, Kabupaten Buleleng sudah mencapai 85 persen. Rencananya, proyek senilai Rp 1,2 miliar lebih, yang dikerjakan sejak Juli 2017 selama 120 hari kalender. Akan diserahkan kontraktor kepada Dinas Perkimta pada awal Desember mendatang.

RTH yang berlokasi di wilayah Kelurahan Banyuasri ini dibangun di lahan eks Balai Latihan Pegawai Pertanian (BLPP) milik Pemprov Bali yang sudah bertahun-tahun mangkrak. Pembangunan ini telah direncanankan sejak tahun 2015 lalu, namun lantaran masih terganjal aset, akhirnya tahun ini baru bisa direalisasikan.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Buleleng, Nyoman Surattini, saat dikonfirmasi Selasa (24/10) kemarin, memastikan proyek RTH tersebut sudah rampung 85 persen. Surattini memastikan pembangunan RTH ini hanya dibangun satu tahap saja. Yakni sekali digarap langsung selesai.

“Pembangunannya hanya satu tahap saja dangan anggaran sekitar Rp 1,2 milyar, artinya sekali dibangun langsung selesai hingga tahap finishing. Sekarang progresnya baru mencapai 85 persen. Nanti serah terimanya awal Desember,” ujar Surattini.

Disinggung terkait penamaan RTH tersebut, Surattini mengaku sudah mengantongi dua nama untuk RTH Banyuasri dan RTH Kampung Tinggi. Meski belum di SK kan, namun nama RTH tersebut sudah mengerucut sesuai usulan dan masukan berbagai pihak.

“Kami sudah unjuk ke pimpinan (Bupati, Red), arahnya untuk RTH Kampung Tinggi diberinama Taman Sunda Kecil. Sedangkan untuk RTH Banyuasri diberi nama Taman Yowana Asri. Memang belum di SK kan, tapi akan segera dilaunching,” paparnya.

Pihaknya pun berharap dengan dibangunnya RTH di kawasan Banyuasri ini akan semakin mempercantik Kota Singaraja serta mampu meminimalisir terjadinya banjir. Mengingat kawasan di Banyuasri ini memang kerap menjadi langganan banjir, sehingga dengan dibangunnya RTH  ini bisa membantu penyerapan air di saat hujan.

Sesuai perencanaan jika kawasan RTH ini akan dilengkapi dengan sarana jogging track, stage dan beberapa patung. “Itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk tempat olahraga bagi masyarakat dan rencananya akan dilengkapi tempat kuliner,” tutup Surattini. 

(bx/dik/ima/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia