Minggu, 23 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Bupati Made Gianyar Minta BUMDes Kembangkan Potensi Desa

21 Desember 2017, 19: 38: 41 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bupati  Made Gianyar Minta BUMDes Kembangkan Potensi Desa

SERAHKAN BANTUAN: Bupati Bangli I Made Gianyar (dua dari kiri) menyerahkan bantuan kepada 10 BUMDes di sela-sela launching BUMDes Panca Sedana Sari Desa Bunutin, Kamis (21/12). (HUMAS PEMKAB BANGLI FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Bupati Bangli, I Made Gianyar meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bangli lebih kreatif, sehingga tidak hanya bergelut di unit simpan pinjam saja. Namun BUMDes diharapkan bisa mengembangkan unit-unit usaha lain sesuai dengan potensi yang ada di desa masing-masing, untuk mendorong pemerataan pembangunan desa di Bangli.

Hal ini disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar, SH, M.Hum, M.Kn, saat meluncurkan BUMDes Panca Sedana Sari Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kamis (21/12). Turut hadir dalam acara kemarin Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dewa Bagus Riana Putra, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Bangli Nyoman Suteja, Camat Bangli Wayan Wardana, Penjabat Perbekel Desa Bunutin I Nengah Muja dan OPD terkait lainnya.

Bupati Made Gianyar menyampaikan, pengembangan BUMDes merupakan salah satu upaya mempercepat pembangunan Bangli dari desa, disamping program unggulan lainnya. Seperti alokasi dana desa (ADD) yang nilainya cukup besar ke desa, Gerbangdessigot, Gerbang Gita Santi hingga program hotmix masuk desa. Untuk itu, Bupati Made Gianyar meminta BUMDes tidak hanya berkutat di unit simpan pinjam semata. Tapi bisa menjangkau unit lain sesuai dengan potensi yang ada di desa masing-masing.

“Kalau di desa ada potensi pertanian, pertaniannya harus didorong. Kalau ada pasar, pasarnya dikembangkan. Kalau ada potensi pariwisata, pariwisatanya dikembangkan. Intinya BUMDes jangan hanya menjangkau satu unit usaha saja, melainkan bisa mendorong dan mengembangkan semua potensi yang ada di desa untuk kesejahteraan bersama,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dipaparkan pula jika di Kabupaten Bangli saat ini sudah berdiri 47 BUMDes. Dari jumlah tersebut, empat diantarannya merupakan BUMDes bersama yang ada di kecamatan. Artinya baru 43 desa di Bangli yang sudah memiliki BUMDes. “Kami targetkan dalam dua tahun mendatang atau tahun 2020, semua desa di Bangli harus memiliki BUMDes,” sambung Made Gianyar.

Pada kesempatan itu Bupati Made Gianyar juga mengapresiasi program Desa Bunutin yang memiliki inovasi di bidang pemberdayaan masyarakat. Dimana masyarakat kurang mampu diberikan stimulan berupa bantuan bergulir dua ekor bibit babi. Kemudian ketika nanti babi-babi tersebut sudah besar dan siap dijual, keuntungannya akan dibagi dua, yakni 65 persen untuk si penerima bantuan, dan 35 persen lainnya masuk ke kas desa.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan bergulir bibit babi ini. Selain pemberdayaan kepada masyarakat kurang mampu, didalamnya juga ada sisi pendidikan. Karena uang yang masuk ke desa merupakan tabungan yang harus dikelola untuk kesejahteraan orang banyak,” pungkasnya.

Di sela-sela acara tersebut, Bupati Made Gianyar secara khusus juga menyerahkan total bantuan Rp 500 juta dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI untuk 10 BUMDes yang ada di Bangli. BUMDes itu antara lain BUMDes Giri Partha Desa Kintamani, Silih Asih Desa Susut, Tri Komala Guna Desa Demulih, Giri Kesuma Desa Pengotan, Asta Satya Wiguna Desa Peninjoan, Bulan Palapa Desa Landih, Suter Jagadita Desa Suter, Jaya Mulia Desa Abang Batu Dingding, Guna Arta Desa Batu Kaang, serta BUMDes Sebayan Taka Desa Selulung.

Tak hanya itu, di kesempatan kemarin Bupati Made Gianyar juga turut menyerahkan bantuan bibit ternak babi kepada keluarga pra sejahtera Desa Bunutin, bantuan alat memasak kepada kelompok wanita tani (KWT) dan menyerahkan penguatan modal BUMDes Panca Sedana Sari Desa Bunutin sebesar Rp 400 juta. 

(bx/wid/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia