Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Pasar Ikan Tualikilang Tabanan Dijadikan Pasar Umum, Tetap Sepi

09 Januari 2018, 11: 25: 50 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pasar Ikan Tualikilang Tabanan Dijadikan Pasar Umum, Tetap Sepi

TETAP SEPI : Suasana Pasar Ikan Tuakilang, Tabanan walau sudah difungsikan menjadi pasar umum tetap sepi. Sejak beroperasi November 2012 pasar itu tidak optimal. Bahkan sudah sempat direnovasi sekali menghabiskan Rp 150 juta. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN – Sejak beroperasi tahun 2012 lalu, Pasar Ikan Tuakilang di Banjar Tuakilang, Desa Denbantas, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, hingga saat ini belum optimal. Padahal saat ini pasar tersebut tidak hanya diperuntukan untuk aktivitas jual-beli ikan, tetapi pasar itu tatap sepi. Alias keberadaannya mubazir.

Pasar Ikan Tuakilang diresmikan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti pada November 2012 lalu. Dari pantauan Bali Express di lapangan, pasar yang lokasinya bersebelahan dengan Terminal Tuakilang tersebut sehari-hari tampak sepi. Meskipun sejumlah pedagang nampak menjajakan barang dagangan mereka di pasar tersebut.

Sesuai namanya, awalnya pasar ini diperuntukan untuk aktifitas jual-beli ikan, namun karena sepi maka kini pedagang yang tidak menjual ikan sekalipun diperkenankan untuk berjualan di pasar tersebut. Padahal di tahun 2015 lalu, Pasar Ikan Tuakilang ini sudah direnovasi dengan anggaran bersumber dana alokasi khusus (DAK) Pusat Rp 150 juta.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan, I Wayan Subagia mengatakan, saat ini Pasar Ikan Tuakilang sudah menjadi Pasar Umum. Sehingga tidak terbatas hanya menjual ikan saja. “Dan sekarang sudah ada yang berjualan disana, tidak hanya menjual ikan,” jelasnya Senin (8/1) kemarin.

Atas kondisi pasar yang cenderung sepi tersebut, Subagia mengatakan pihaknya tetap melakukan rapat koordinasi dengan turut mengundang para pedagang. Dimana pihaknya berharap para pedagang bisa tetap komit untuk berjualan. “Tetapi sore menjelang malam itu ramai kok, kalau pagi ada saja. Dan kalau siang ya memang agak sepi,” imbuhnya.

Untuk biasa sewa sendiri dibagi menjadi dua kategori, yakni sewa harian dan bulanan. Untuk sewa los per hari dikenakan biaya Rp 3.000. Sewa kios per hari Rp 4.000. Sewa kios ikan hidup Rp 36.000 per bulan. Sewa kios non konsumsi Rp 60.800 per bulan. Dan sewa los Rp 16.800 per bulan. Dan di Pasar Ikan Tuakilang 8 kios produksi non konsumsi, 12 los, dan 5 kios.

 “Tetapi pembayaran sewa melalui UPT Pasar Dauh Pala dan dikoordinir Dinas Perdagangan. Sehingga kami di Dinas Perikinan hanya membina SDM-nya,” paparnya.

Ditambahkan, sejatinya para pedagang ikan di Terminal Pesiapan yang akan direlokasi ke Pasar Ikan Tuakilang, namun hal itu tidak bisa dilakukan. Karena para pedagang enggan pindah lantaran sudah memiliki pelanggan tetap. “Intinya kami terus berkoordinasi agar pasar ini bisa optimal,” tekadnya. 

(bx/ras/ima/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia