Senin, 15 Oct 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Pipa PDAM Bangli Tertimbun Longsor di Tembuku, Bangli

Senin, 15 Jan 2018 12:26 | editor : I Putu Suyatra

Pipa PDAM Bangli Tertimbun Longsor di Tembuku, Bangli

LONGSOR : Musibah tanah longsor di Dusun Kedui, Desa Tembuku, Bangli menimbun pipa jaringan PDAM Jumat (12/1) hingga rusak. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, BANGLI - Tebing sepanjang 300 meter di Dusun Kedui, Desa Tembuku, Bangli Jumat (12/1) longsor. Menimbun jaringan pipa PDAM Bangli hingga putus. Pasca kejadian pihak perusahaan daerah itu harus menyuplai setidaknya 26 ribu liter air bersih bagi tujuh dusun yang terdampak rusaknya jaringan tersebut.

Direktur PDAM Bangli, Wayan Gde Yuliawan Askara Minggu (14/1) kemarin menjelaskan, tujuh dusun yang terdampak antara lain Dusun Tembuku, Tembuku Kawan, Tembuku Seseh, Tembuku Kelod, Penida dan beberapa wilayah lainnya. Sedangkan suplay air bersih dengan menggunakan mobil tangki dilakukan sejak Sabtu lalu.

Dijelaskan, mobil tangki tersebut setidaknya harus lima kali hilir mudik untuk memenuhi kebutuhan air bagi sekitar493 pelanggan yang jaringan air PDAM mengalami gangguan. “Sejak hari Sabtu lalu, atau saat jaringan air itu tertimbun longsor. Setiap hari kami harus memasok setidaknya 25 ribu liter air, bahkan terkadang lebih, menyesuaikan dengan kebutuhan air bersih pelanggan tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, kebutuhan air bersih bagi ratusan pelanggan yang tersebar di tujuh dusun ini memang terlihat nyata. Karena pelanggan yang terdampak tersebut hampir tiap hari dengan rajin menyiapkan ember yang mereka miliki di depan rumah sebelum mobil tangki yang membawa suplay air bersih datang.

“Kebutuhan air bersih ini memang sangat penting bagi warga. Makanya warga sebelum mobil tangki datang sudah menyiapkan ember di depan rumah mereka. Karena itu kami dalam mensuplay air bersih ini bida dilakukan sampai malam hari,” terangnya.

“Syukurnya sampai saat ini proses distribusi air dengan mobil tangki ini belum ada kendala berarti. Intinya kami akan terus berusaha memenuhi kebutuhan air bersih para pelanggan,” sambungnya.

Mengenai perbaikan pipa yang tertimbun longsor sepanjang 300 meter itu, ditegaskan upaya perbaikan sudah dilakukan dan terus dikebut pihaknya. Namun seperti perkiraannya kondisi seperti saat ini bisa berlangsung sampai 15 hari. Lantaran pipa yang putus karena tertimbun longsor mencapai lima meter lebih dengan ukuran pipa 6 dim.
“Kami memang harus hati-hati dalam perbaikan ini. Sebab pembersihan material longsor juga tidak bisa menggunakan alat berat. Lantaran medannya sangat ekstrem, makanya pembersihan dilakukan secara manual,”imbuhnya. 

(bx/wid/ima/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia