Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

KBS-Ace: Wujudkan Kesejahteraan dengan “Nangun Sad Kertih Loka Bali”

28 Januari 2018, 21: 51: 49 WIB | editor : I Putu Suyatra

KBS-Ace: Wujudkan Kesejahteraan dengan “Nangun Sad Kertih Loka Bali”

MENANG: KBS-Ace target menang 75 persen di Badung (SURPA ADISASTRA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali, Paslon Cagub dan Cawagub Bali, KBS-Ace mengemukakan konsep “Nangun Sad Kertih Loka Bali.” Konsep ini merupakan perluasan dari Tri Hita Karana, yakni keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam. Dengan terwujudnya Sad Kertih atau enam bentuk pelestarian, maka diharapkan masyarakat dan alam Bali menjadi harmonis.

Lebih rinci, Sad Kertih yang terdapat dalam Lontar Purana Bali terdiri atas Atma Kertih, yaitu upaya untuk menyucikan atma. Kedua, Samudra Kertih, yaitu upaya untuk melestarikan samudra. Ketiga, Wana Kertih, yaitu upaya untuk melestarikan hutan. Keempat, Danu Kertih, yaitu upaya untuk menjaga kelestarian sumber air tawar di daratan. Kelima, Jagat Kertih, yaitu upaya untuk melestarikan keharmonisan hubungan sosial, serta keenam, Jana Kertih, yakni upaya untuk menjaga kualitas individu.

Menurut Wayan Koster, konsep yang diramu dengan nama “Nangun Sad Kertih Loka Bali” tidak terlepas dengan Tri sakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Eksekusinya melalui program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Di dalamnya terdapat lima skala prioritas, yakni pangan, sandang, dan papan; Pendidikan dan kesehatan; Jaminan sosial dan tenaga kerja; adat, agama, seni, dan budaya; serta pariwisata.

Baca juga: Melihat Lagi Keberhasilan Program Jokowi-JK

“Dengan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Bali benar-benar terwujud,” ungkapnya didampingi Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace dalam deklarasi KBS-Ace Kabupaten Badung di Lapangan Umum Kecamatan Mengwi, Minggu (28/1).

Beberapa contoh program yang dilaksanakan, kata dia, akan mewujudkan pendidikan gratis 12 tahun. Selanjutnya pendidikan berbasis agama Hindu di desa adat. Termasuk pula aset Pemprov Bali di wilayah Badung akan dihibahkan ke desa adat untuk fasilitas umum seperti sekolah, wantilan, pura, dan sebagainya. "Kalau KBS-Ace menang, aset Pemprov ini akan diberikan ke desa adat. Hal-hal yang baik di Badung akan dijalankan di seluruh Bali secara baik dan bersinergi. Dengan demikian perlu satu jalur antara presiden, gubernur, dan bupati. Perlu komitmen dan perencanaan yang terintegrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan, deklarasi dengan konsep menghadirkan sekaa baleganjur dan pertujunjukan tari kecak kolosal, serta seni tari gandrung dan barongsai juga sejalan dengan konsep yang dikemukakan Wayan Koster, khususnya dalam kebudayaan. “Ini adalah salah satu bentuk pelestarian budaya,” tambahnya. 

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP