Kamis, 18 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Jatuh ke Selokan, Jambret Babak Belur

24 Maret 2018, 11: 12: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Jatuh ke Selokan, Jambret Babak Belur

BABAK BELUR: Dua orang pelaku penjambretan turis asing di kawasan Canggu Kuta Utara diamankan oleh warga dan akhirnya diserahkan ke Mapolsek Kuta Utara (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BADUNG – Dua orang pelaku penjambretan Oktori Dimas Pratama, 22, dan Gede Wahyu Arianta, 21, asal Singaraja harus mendekam di balik jeruji Mapolsek Kuta Utara pada Kamis (22/3) malam selang beberapa jam saat melakukan aksinya. Tak cuma itu, mereka harus babak belur akibat digebuki massa.

Kejadian bermula saat korban Lina Hellmen, 21, asal Swedia yang menginap di Castaway Hostel Jalan Tanah Barak nomor 19 A Banjar Canggu, Canggu Kuta Utara selesai makan malam di restoran Matta dan menuju Vila Lebak di Jalan Raya Pantai Batu Bolong pada Kamis (22/3) pukul 21.30. Sesampainya di TKP di depan Balai Banjar Canggu, datang 2 orang pemuda yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam DK 6705 VV dari arah belakang korban. “Tersangka menarik tas hitam korban. Lalu korban terjatuh,” terang sumber.

Usai berhasil merampas tas korbannya, pelaku kemudian berlari ke arah utara. Berdasar keterangan saksi I Made Armawan, 41, yang melihat kejadian tersebut kemudian menghubungi Petugas Polsek Kuta Utara via telepon. Beberapa menit kemudian Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta Utara dibantu masyarakat langsung melakukan pengejaran dan menutup jalur jalan sekitar Jalan Pipitan Canggu.

Tahu bahwa dirinya dikejar oleh petugas, kedua pelaku meninggalkan sepeda motornya di pinggir sawah areal Banjar Padang Linjong Canggu dalam kondisi terjungkal. “Pelaku sempat terjatuh ke selokan namun berhasil kabur meninggalkan motornya. Pelatnya pelat Buleleng,” jelas sumber.

Pengejaran terhadap pelaku pun berlanjut, tim Opsnal Polsek Kuta Utara terus memburu pelaku hingga ke semak - semak. Akhirnya perburuan pun membuahkan hasil, petugas berhasil mengamankan pelaku Oktori Dimas. Saat diamankan banyak warga yang mengerumuni pelaku. Geregetan, beberapa warga sempat menghakimi salah satu pelaku dengan melayangkan pukulan di wajahnya hingga bonyok.

“Dimas berperan sebagai eksekutor penarik tas di sebelah utara Pura Puseh Pipitan, sedangkan Wahyu sebagai joki diamankan di  Chill House Jalan Kubu Manyar Banjar Pipitan Desa Canggu Kuta Utara,” jelasnya.

Beberapa barang bukti yang diamankan berupa tas pinggang merek Salomon warna hitam, uang tunai Rp 2,5 juta, baju tank top milik korban, dengan total kerugian yang dialami korban sebanyak Rp 3,1 juta.

Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes HWD Naainggolan didampingi Kanit Reskrim Iptu Ika Prabawa pada Jumat (23/3) membenarkan penangkapan terhadap pelaku jambret tersebut. “Iya benar kami bersama masyarakat mengamankan dua pelaku jambret yang beraksi tadi malam, kasus ini kami masih kembangkan, masih kami lakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” ungkapnya.

Kejadian yang sama juga terjadi di Ground Zero, Kuta pada Kamis (23/3) dini hari sekitar pukul 04.00. Seorang jambret berhasil menggondol dompet sepasang wisatawan yang baru pulang menikmati hiburan malam di kawasan Jalan Legian.

Aksi tersebut terekam salah satu kamera warga dan diunggah oleh akun facebook Gede Jamrud. Yang telah dilihat sebanyak lebih dari 13 ribu viewers dan 193 share. Video berdurasi 29 detik tersebut merekam aksi seorang laki - laki mengambil paksa dompet yang ada dalam tas wisatawan perempuan yang tengah berjalan dengan teman laki – lakinya yang juga orang asing. Aksi tersebut ternyata dilakukan secara terang -terangan. Tak banyak upaya yang bisa dilakukan sepasang turis itu untuk mempertahankan dompetnya. Padahal saat kejadian pun juga banyak warga yang berlalu lalang. Sementara pihak Kepolisian Sektor Kuta saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan respon terkait kejadian tersebut. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia