Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

GPS Dorong Generasi Muda Berjiwa Petarung dan Bekerja ke Luar Negeri

26 April 2018, 19: 59: 14 WIB | editor : I Putu Suyatra

GPS Dorong Generasi Muda Berjiwa Petarung dan Bekerja ke Luar Negeri

BERI MOTIVASI: Gede Pasek Suardika saat memberikan motivasi di hadapan ratusan siswa SMKN 2 Singaraja, Kamis (26/4) siang. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Anggota DPD RI Dapil Bali, Gede Pasek Suardika berharap generasi muda di Buleleng memiliki jiwa petarung dalam memenangkan persaiangan global. Khususnya dalam dunia kerja. Mereka diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk Buleleng, setelah tamat mengenyam pendidikan formal.

Hal itu diungkapkan Gede Pasek Suardika saat menyambangi SMKN 2 Singaraja, Kamis (26/4) pagi. Di hadapan ratusan siswa, Pasek memberikan seminar nasional bertema “Perempuan dan Generasi Muda Investasi Masa Depan NKRI”.

Dalam seminar tersebut, pria yang akrab disapa GPS, ini meminta siswa-siswi di SMKN 2 Singaraja agar menyiapkan diri masuk lapangan kerja setelah tamat sekolah. Bahkan, GPS mendorong agar generasi muda mau kerja di luar negeri demi menambah pengalaman.

“Sekolah ini (SMKN 2 Singaraja, Red) kan langsung menyiapkan diri untuk masuk lapangan kerja. Dari pengalaman kami ke berbagai negara, kita ingin sumbang pikir, pengalaman yang kita dapatkan dibagi dengan adik-adik. Kalau tidak begitu, kita akan jauh kalah dan tertinggal dari anak-anak muda di negara Asean lainnya,” kata Pasek.

Menurutnya, Buleleng memiliki jumlah penduduk dan angkatan muda yang tinggi. Tentu saja, bonus demografi sebut Pasek harus diberdayakan untuk kemajuan Buleleng. Sehingga setelah tamat generasi muda bukan menjadi beban negara atau daerah karena menganggur.

“Apalagi Buleleng jumlah penduduknya banyak. Angkatan mudanya juga tinggi. Jadi kita berharap pertemuan motivasi ini bisa memberikan manfaat. Karena mereka setelah tamat mau kemana? Sehingga ada proyeksi kedepannya, dan tidak menjadi beban daerah,” jelasnya.

Menurutnya, generasi muda harus bermental petarung untuk memenangkan pasar kerja global. Mengingat Buleleng memiliki SDM yang mampu bersaing di tataran internasional. “Contoh Boga misalnya. Saya ketemu orang Buleleng di Ceko. Bahkan di sana dia menjadi Chef. Itu artinya peluangnya terbuka. Selain itu ada Spa. Di Eropa Balinese Spa itu mampu bersaing dengan Thai Spa. Ini artinya orang Bali sangat diperhitungkan,” imbuhnya.

Pasek berharap bila bekerja di luar negeri, pekerja harus menggunakan jalur yang benar dan legal. Tentunya agar terhindar dari persoalan yang membelit akibat menjadi pekerja gelap. “Kalau bekerja di luar, sebisa mungkin harus menggunakan jalur yang benar. Jangan gelap. Karena kalau jalur yang salah, sehingga sering muncul problem. Banyak pekerja gelap yang masuk melalui cara salah ya saat menemukan masalah agak berat,” katanya.

Sementara itu Kepala SMKN 2 Singaraja Nyoman Sudi Mahayasa berharap setelah seminar ini, anak didiknya sudah menentukan arah kemana setelah tamat sekolah. “Kami senang anak didik mendapat motivasi dari Anggota MPR, Pasek Suardika. Dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak bisa ke luar Bali, atau bisa ke luar negeri. Nantinya setelah bekerja, mereka mau berbagai pengalaman dan membangun daerahnya,” paparnya. 

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia