Minggu, 26 May 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Pileg 2019, Dapil dan Jumlah Kursi untuk DPRD Tabanan Tetap

04 Mei 2018, 11: 04: 28 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pileg 2019, Dapil dan Jumlah Kursi untuk DPRD Tabanan Tetap

SOSIALISASI : Suasana sosialisasi dapil dan jumlah kursi Pileg 2019 di KPU Tabanan, Kamis kemarin (3/5). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, TABANAN – Daerah Pemilihan (Dapil) dan jumlah kursi di DPRD Tabanan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 tidak mengalami perubahan alias tetap sama dengan Pileg di tahun 2014 lalu. Hal itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan, Luh Made Sunadi, dalam sosialisasi dapil dan pencalonan anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten Tabanan untuk Pileg 2019, Kamis kemarin (3/5) di Kantor KPU Tabanan.

Sunadi menjelaskan jika setelah melakukan uji publik tentang dapil dan menampung usulan, sesuai dengan SK dari KPU RI tidak ada perubahan dapil dan jumlah kursi dari Pileg sebelumnya. “Tidak ada perubahan dari Pileg sebelumnya alias tetap,” ungkapnya.

Dengan begitu maka ditetapkan Dapil I yakni Kecamatan Tabanan dan Kerambitan sebanyak 10 kursi, Dapil II Selemadeg, Selemadeg Barat, Selemadeg Timur, dan Pupuan sebanyak 10 kursi, Dapil III Penebel dan Baturiti sebanyak 9 kursi dan Dapil IV Kediri dan Marga dengan 11 kursi. “Jadi totalnya tetap 40 kursi untuk DPRD Tabanan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk DPRD Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan masuk Dapil III dengan 6 kursi. Hal itu pun langsung disosialiasikan kepada Muspida Tabanan, Panwaslu Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh agama serta 16 partai politik yang akan bertarung di Pileg 2019 nanti.

Dirinya menambahkan, mengenai syarat calon anggota legislative pihaknya masih menunggu aturan PKPU keluar. Kendatipun demikian pihaknya memprediksi persyaratan tidak akan berbeda dengan Pileg sebelumnya karena dipastikan akan merujuk pada UU yang ada. “Diantaranya itu syarat keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, parpol boleh mengusung maksimal 100 persen dari kursi yang tersedia, dan sesuai UU calon yang mendaftar tidak boleh dipidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kecuali dia menjelaskan dan mengakui secara jujur dan terbuka kepada publik,” papar Sunadi.

Nantinya tahapan Pileg akan diawali dengan pengumuman pendaftaran calon tanggal 1 sampai 3 Juli 2018, pendaftaran calon tanggal 4 sampai 17 Juli 2018, verifikasi administrasi syarat calon 5 sampai 18 juli 2018, pemberitahuan hasil verifikasi 19 sampai 21 Juli 2018, penyusunan dan penetapan DCS tanggal 8 Agustus sampai 12 Agustus 2018, dan penetapan DCT dilakukan tanggal 20 September 2018. 

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia