Selasa, 11 May 2021
baliexpress
Home > Nusantara
icon featured
Nusantara

Menjajal Rintangan di Extreme Park Lumintang

30 Juli 2018, 13: 50: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Menjajal Rintangan di Extreme Park Lumintang

MELUNCUR: Salah seorang penghobi skateboard sedang melakukan aksinya di Extreme Park di Lapangan Lumintang, Denpasar. Dengan fasilitasnya yang lengkap, Extrema Park menjadi pusat berkumpulnya penghobi skateboard. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Tempat khusus untuk melakukan extreme sport seperti skateboard atau BMX di Bali boleh dikata bisa dihitung dengan jari. Di Denpasar, tempat khusus olahraga yang menguji ketangkasan dan juga nyali ini, salah satunya ada di Lapangan Lumintang.

MINAT anak-anak muda terhadap olahraga ekstrim macam skateboard dan BMX tumbuh subur di Bali. Komunitasnya pun terus bermunculan. Tapi sayangnya, tempat yang menunjang aktivitas mereka masih terbilang langka.

Extreme Park di Lapangan Lumintang boleh jadi satu di antara tempat yang masih jarang tersebut. Di tempat ini, para peminat atau penghobi olahraga ini bisa menjajal berbagai wahana yang menunjang aktivitas mereka.

Baca juga: Sexy Dancer Manjakan Mata Pengunjung Vi Ai Pi

Penggunanya pun bukan hanya warga lokal. Ada juga wisatawan asing yang kebetulan punya hobi yang sama.

Misalkan Surapradnyana. Seorang penghobi skateboard asal Jakarta yang kebetulan sedang berada di Bali. Dia sengaja datang ke Extreme Park Lapangan Lumintang untuk mencoba fasilitas yang disediakan. “Ini pertama kali saya main di sini. Kalau dulu setiap ke Bali, saya selalu main di Canggu,” jelasnya.

Menurut dia, fasilitas yang dimiliki skatepark ini cukup lengkap. Bahkan, penghobi olahraga ekstrim lainnya seperti inline skate, dan BMX bisa memanfaatkan tempat tersebut untuk latihan. Lintasan yang tersedia juga cukup menantang.

Sementara itu, Okta dari Komunitas Skatepark Bali mengatakan bahwa arena skatepark Taman Kota ini merupakan yang pertama dimilik Kota Denpasar. “Sehingga lokasi ini menjadi lokasi utama bagi pencinta olahraga skate di Denpasar untuk latihan,” jelasnya.

Sebelum adanya wahana ini, Okta mengaku aktivitas mereka dilakukan di banyak tempat. Bahkan, dia mengaku sering menggunakan fasilitas umum yang bukan wahana skate sebagai tempat latihan. Seperti lapangan Renon atau di jalan raya.

Selain sebagai tempat latihan, Extreme Park di Lapangan Lumintang sering dijadikan tempat diselenggarakannya beberapa jenis kompetisi. Sebab fasilitasnya yang menunjang dan tentunya memenuhi standar. “Bahkan ketika perayaan Hari Skateborad, Juni lalu, kami rayakan di tempat ini,” imbuhnya.

Biasanya, skatepark tersebut akan ramai pada Minggu pagi dan sore. Karena di hari itu, para penghobi dari berbagai usia akan datang untuk latihan.

Sementara itu, Ketua Persatuan Skateboarders Bali IB Prasuta menjelaskan, sarana Extreme Park yang memiliki luas sekitar 400 meter persegi merupakan fasilitas olahraga yang tidak saja bisa dimanfaatkan sebagai lokasi latihan bagi atlet dan pencinta skateboard yang ada di Bali. “Namun skatepark ini juga bisa digunakan sebagai salah satu obyek wisata di Kota Denpasar,” jelasnya.

Khususnya bagi skateboarders yang berasal dari luar Bali. Ketika datang ke Kota Denpasar, para skateboarders ini tidak perlu lagi kebingungan mencari tempat untuk menyalurkan hobi mereka.

Saat ini, sambung Prasuta, peminat olahraga ekstrim di Denpasar semakin meningkat jumlahnya. Jumlahnya saat ini sekitar 500 orang. Sedangkan untuk inline skate sekitar 80 orang. 

(bx/gek/hai/yes/JPR)

 TOP