Rabu, 19 Sep 2018
baliexpress
icon featured
Politik

Fokus Nyaleg, Rochineng Memilih Pensiun

Sabtu, 04 Aug 2018 16:57 | editor : I Putu Suyatra

Fokus Nyaleg, Rochineng Memilih Pensiun

Ketut Rochineng (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Penjabat Bupati Gianyar yang juga Kepala BKD Bali Ketut Rochineng memutuskan untuk pensiun. Sebenarnya aparatur sipil negara (ASN) cukup pengajukan pengunduran diri, jika maju sebagai caleg. Dan sehari sebelum DCT (Daftar Calon Tetap) sudah turun SK pensiun. Namun beda dengan Rochineng, memilih untuk langsung pensiun dan fokus nyaleg.

Informasi yang dirangkum koran ini di lingkungan Pemprov Bali, Ketut Rochineng sudah resmi berhenti per 31 Juli 2018. Artinya pada 1 Agustus 2018 sudah pensiun. “Pak Tut Rochineng sudah pensiun, mengajukan pensiun. bukan hanya mengajukan pengunduran diri, namun memilih langsung pensiun. kalau pengunduran diri saja, masih bisa menjabat sampai terbit SK. Namun Pak Rochineng pensiun,” jelas sumber Bali Express (Jawa Pos Group)

Dia mengatakan, sudah memilih pensiun pada 1 Agustus 2018. Karena ingin fokus untuk menjadi caleg. Sedangkan yang menggantikan posisi Rochineng sebagai Kepala BKD Bali, untuk sementara ditunjuk Plt (Pelaksana Tugas) yang ditunjuk adalah Kepala Dinas PMD Bali Ketut Lihadnyana. “Pak Lihadnyana jadi Plt di BKD,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, untuk posisi Penjabat Bupati Gianyar juga akan berubah. Namun sementara, masih dijalankan Rochineng sambil memproses penunjukan Penjabat Bupati Gianyar yang baru. “Untuk di Gianyar, nanti ada pengajuan nama lagi dari gubernur ke mendagri, untuk mengganti Penjabat Bupati yang mundur. Namun sementara tetap Pak Tut Rochineng,” kata dia.

Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali Dewa Mahendra membenarkan jika Ketut Rochineng sudah memilih pensiun dan Lihadnyana dipilih menjadi Plt oleh Gubernur Bali. “Saya sedang Diklat, tidak tahu persis. Namun info yang saya dapat memang Pak Rochineng sudah mundur dan memilih pensiun, sedangkan Pltnya Pak Lihadnyana,” jelasnya.

Penjabat asal Buleleng ini mengatakan, secara detail dia belum bisa mengecek. Apalagi menyangkut dengan usulan Penjabat Bupati Gianyar. “Saya belum bisa ngecek, detailnya,” kata Dewa Mahendra.

Kadis PMD Bali Ketut Lihadnyana saat dikonfirmasi juga membenarkan dirinya ditunjuk menjadi Plt Kepala BKD. “Saya ditugaskan, untuk jadi Plt. Saya belum bisa banyak memberikan penjelasan, karena belum dapat koordinasi dengan Pak Rochineng,” kata Lihadnyana.

Sedangkan menurut Ketut Rochineng membenarkan dirinya memilih mundur dan pensiun, karena ingin fokus untuk berjuang sebagai Caleg DPRD Bali dapil Buleleng. Seperti halnya sebelumnya Rochineng dipasang oleh PDIP untuk menjadi Caleg DPRD Bali dapil Buleleng dari PDIP. “Saya maju sebagai Caleg lewat Partai PDIP, saya ingin fokus dalam perjuangan. Walaupun bisa sampai sebelum DCT, saya memilih untuk memutuskan mundur,” ungkap Rochineng. “Memang karakter saya selalu fokus, jadi fokus berjuang. Termasuk nanti mewujudkan perjuangan partai, sebagai partainya wong cilik,” sambungnya.

Rochineng membenarkan dirinya sudah berhenti sejak 31 Juli 2018. Dan semenjak 1 Agustus tahun 2018 BKD Bali dipimpin oleh Ketut Lihadnyana yang adalah Kadis PMD Bali. 

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia