Minggu, 18 Apr 2021
baliexpress
Home > Enjoy Bali
icon featured
Enjoy Bali

Ada Menu Baru yang Bikin Ketagihan di Gong Jatiluwih

14 Agustus 2018, 12: 11: 25 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ada Menu Baru yang Bikin Ketagihan di Gong Jatiluwih

INOVASI : Gong Jatiluwih Restaurant and Lounge, tak henti berinovasi demi kepuasan wisatawan yang berkunjung ke Jatiluwih, Penebel, Tabanan. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, JATILUWIH - Keberadaan sebuah restoran unik di kawasan  Jatiluwih, Desa Jatiluwih,  Penebel,  menambah menarik destinasi wisata yang menawarkan pemandangan sawah terasering yang ada di kawasan Tabanan.

Tak hanya menjadi tempat bersantap, Gong Jatiluwih Restaurant and Lounge, juga sangat asyik jadi tempat untuk sekadar bersantai menikmati suasana pedesaan yang asri, sembari menyeruput secangkir Teh Beras Merah khas Desa Jatiluwih.

Baca juga: STAHN Mpu Kuturan Latih Guru Agama Hindu Menulis Jurnal

Sejak dibuka, Gong Jatiluwih setiap harinya selalu penuh dikunjungi wisatawan asing maupun domestik. Selain menyediakan makanan dan minuman yang pastinya ‘so yummy’, Gong Jatiluwih juga menjadi restoran yang instagramable alias selalu diincar menjadi latar berfoto yang kemudian akan diupload ke media sosial Instagram. Apalagi, Gong Jatiluwih terus memanjakan pelanggannya dengan menghadirkan menu-menu baru yang dijamin bikin ketagihan.Manajer Gong Jatiluwih Restaurant and Lounge, Agus P Wardhana yang lebih akrab disapa Wayang, menjelaskan, dibukanya Gong Jatiluwih untuk mengimbangi  kebutuhan kuliner karena semakin pesatnya pariwisata di Desa Jatiluwih.

Menurutnya, sebagai salah satu objek wisata yang paling dicari para wisatawan, Desa Jatiluwih harus didukung dengan sarana dan prasarana yang tepat, termasuk salah satunya restoran  sebagai tempat bersantai wisatawan, setelah lelah mengeliling kawasan Jatiluwih dengan Trackking. “ Selain menjadi tempat makan dan bersantai, Gong Jatiluwih juga menjadi ikon baru di Jatiluwih sebagai tempat selfie dan mengabadikan momen bersama orang terkasih,” ungkapnya.Menurutnya, Gong Jatiluwih Restaurant and Lounge  memiliki konsep Ecology Recycle, Back to Nature, dimana bangunan restoran menggunakan bahan kayu bekas  sebagai pilar, atap, dan lantai. Bahkan, atapnya pun menggunakan ilalang kering. “Jadi, kita tidak menebang pohon lagi untuk pembangunan. Kita menggunakan bahan-bahan yang sudah ada, agar menjadi percontohan di sini karena Desa Jatiluwih yang masih alami kurang pas jika membuat bangunan dari beton yang modern. Kami menggunakan bahan yang memang ramah lingkungan,” paparnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group), kemarin.


Menu makanan yang disediakan Gong Jatiluwih Restaurant and Lounge pun berbagai macam, mulai dari Western Food, Indonesian Food, Mediteranian Food, dan tak ketinggalkan Balinese Food. Untuk menu Western Food, para pengunjung bisa memesan Chicken Steak, sedangkan menu Indonesian Food ada Ayam Betutu, Nasi Goreng, Nasi Campur hingga Rendang yang pastinya menggugah selera. Kemudian untuk menu Mediteranian, pengujung bisa menikmati Chicken Kebab. Khusus Italian Food ada Pizza asin dan Pizza manis yang dipatok dengan harga mulai dari Rp 65.000 hingga Rp 95.000,  yang cocok dinikmati bersama keluarga dan sahabat. “Kita juga menyediakan menu Buffet atau prasmanan,” sambungnya.

Sedangkan untuk minuman, Gong Jatiluwih memiliki menu andalan, yakni Teh Beras Merah yang pas dinikmati dengan cuaca Desa Jatiluwih yang cukup dingin. Segelas Teh Beras dipadukan dengan Pisang Goreng sambil menikmati suasana Desa Jatiluwih, merupakan paduan yang pas untuk bersantai. Tak hanya sebatas itu, kini Gong Jatiluwih menawarkan menu baru yang dijamin bikin ketagihan, yakni  Iga Sapi Geprek dengan siraman sambal yang tidak akan ditemukan di tempat lain.

“Kita ada menu baru Iga Sapi Geprek yang jadi favorit,” tegasnya. Harga makanan dan minuman di restoran yang satu ini cukup terjangkau, sehingga pengunjung yang datang bukan hanya wisatawan asing saja. Wisatawan lokal pun ramai berkunjung ke Gong Jatiluwih. “Untuk makanan harganya mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 150.000, dan minuman mulai dari Rp 15.000,” tandasnya.


Rencanakan Pembuatan Arena Outbound

Untuk lebih memanjakan para pengunjung, Gong Jatiluwih juga membuat areal outbound dan Amphiteater (D’uma Jatiluwih ) yang masih dalam proses. Tempat ini rencananya akan digunakan  tempat berlangsung nya Jatiluwih Festival, 14 hingga 15 September 2018 mendatang .

 Fasilitas ini ditujukan untuk wisatawan yang menggemari aktivitas outdoor. Dengan nuansa alami  bukit di tengah hamparan sawah yang indah, akan membuat Anda makin ingin menghabiskan waktu santai di Jatiluwih.  Wisatawan  dijamin akan betah berlama-lama berada di kawasan ini.

“Di Jatiluwih ini penginapan tidak banyak, dan banyak wisatawan yang suka beraktivitas outdoor, sehingga kita wadahi
dengan Camping Ground ini, dan suasananya tetap alami karena tidak akan menebang pohon atau merusak alam yang ada di kawasan ini,” tegas Wayang.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news