Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Balinese

PHDI Bangli: Setelah Penyucian, Widiantari Bisa Jadi Sulinggih Lagi

Minggu, 19 Aug 2018 20:06 | editor : I Putu Suyatra

PHDI Bangli: Setelah Penyucian, Widiantari Bisa Jadi Sulinggih Lagi

Drs. I Nyoman Sukra (DIAH TRITINTYA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, BANGLI - Mundurnya Ida Pandita Mpu Budha Maharesi Alit Parama Daksa sebagai seorang Sulinggih karena menikah yang ramai diperbincangkan masyarakat ditanggapi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli Minggu (19/8). Menurut Ketua PHDI Bangli, Drs. I Nyoman Sukra, tidak ada pemecatan ataupun sanksi serta hukuman terkait keputusan melepaskan gelar kesulinggihannya.

“Ingat kami tegaskan, Ida Pandita Mpu Budha Maharesi Alit Parama Daksa tidak dipecat ataupun dihukum. Beliau hanya dikembalikan statusnya dari Sulinggih menjadi walaka,” tutur Sukra.

Sukra menambahkan, keputusan yang diterimanya dari Ida Pandita Mpu Nabe Acharya Prami dari Griya Agung Padang Tegal Ubud, menyatakan prinsipnya seorang Sulinggih tidak dibenarkan melakukan perkawinan dengan seorang walaka (orang biasa). Maka untuk dapat meluluskan keinginan tersebut, Ni Komang Widiantari atau yang lebih dikenal dengan Ida Pandita Mpu Budha Maharesi Alit Parama Daksa harus menanggalkan status kesulinggihannya dan menjadi seorang walaka.

“Kami kan hanya meneruskan keputusan Nabenya. Nah menurut Beliau Ida Rsi harus mundur dulu menjadi sulinggih. Agar statusnya sama menjadi walaka,” ungkap Sukra.

Di sisi lain, Komang Widiantari juga diwajibkan melakukan penyucian diri kembali. “Setelah ini akan ada proses penyucian diri dari. Kenapa? Karena dia saat ini sudah masuk dalam tahap grehasta,” ungkapnya.

Terakhir Sukra menjelaskan setelah selesai proses penyucian, Ida akan dikembalikan Bhiseka kesulinggihannya. “Jika memang jalannya, bisa jadi suatu saat ia akan melinggih lagi. Tapi ada syarat tertentu yang harus dia jalani. Selama dia belum melinggih lagi, Beliau bisa melaksanakan dharma agama sebagai guru spiritual. Bukan muput karya ya,” ujarnya. 

(bx/tya/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia